Posted in BL, Drama, Fluffy, Romance, Unrated, WonKyu Story

My Lovely

By. Miss Lee & Lana

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Other cast silahkan lihat di cerita

Genre : Romance, Friendship, drama

Rate : M (warning) Boys x Boys

“Mian bila Typo bertebaran, tidak di edit dulu soalnya.. selamat membaca”

 

My Lovely

Hari ini Siwon akan kembali menuju Korea semenjak beberapa hari ini dirinya melanglang buana dari Paris hingga ke London, bahkan selama di Paris yang walau hanya 2 hari itu, Siwon menghabiskan waktu dengan berburu wine kelas dunia. Siapa lagi yang menyukai wine bila tidak kekasih tercintanya, Cho Kyuhyun. Sebelum dirinya berangkat menuju Paris, Kyuhyun sudah memberikannya permintaan untuk membelikan wine yang sudah di tuliskan dalam note handphone Siwonnya. Sebagai kekasih yang baik, maka Siwon pun dengan senang hati akan membelikan apapun yang kekasihnya itu minta, bahkan bila Kyuhyun menginginkan Siwon membawa menara eiffel pun Siwon akan berusaha berikan.

“Hyung.. bagaimana? Apa semua sudah diselesaikan?” Siwon sedang memasukkan beberapa helai pakaiannya yang masih tersimpan rapih di atas ranjang kamar hotelnya ke dalam kopernya, sembari sesekali matanya melirik Teddy manager yang sedang sibuk memasukkan beberapa oh bukan tetapi banyaknya barang bawaan Siwon yang akan dibawa pulang ke Korea dan sebagian besar itu adalah hadiah untuk Kyuhyun. Teddy yang ditanya hanya bisa mendengus sebal, “Hadiahnya tidak ada yang untukku, tetapi aku yang harus mengatur menyimpannya, haaah.. nasib..” gerutu Teddy yang masih dapat didengar oleh Siwon walau samar.

“Tenanglah hyung, ada yang untukmu juga, bahkan kau juga kan selama disini sudah banyak yang aku belikan. Ini untuk baby Kyu, agar dia senang” ujar Siwon yang seketika merekah senyumnya setelah nama baby Kyu nya diucapkan olehnya. Teddy hanya memutar bola matanya malas, Siwon selalu menjadi orang yang gila jika sudah menyangkut dengan baby Kyu nya, ya tergila – gila akan cintanya, hingga akhirnya dia rela sempat berkonflik dengan sang appa yang berharap Siwon masih mempertahankan hubungannya dengan mantan yang kini berada di Newyork, tetapi memang takdir siapa yang tau, bahwa kini Siwon memilih Kyuhyun dan hanya memilih Kyuhyun untuk hari ini hingga hari tua nya nanti.

 

“Sampai kapan kau akan tersenyum tidak jelas seperti itu Siwon-ah, cepat masukkan baju – bajumu itu, lalu bawalah kopermu menuju lobby. Kita langsung check out dan langsung ke bandara” Teddy langsung membawa dua koper dan beberapa koper lagi dibawakan oleh petugas hotel yang diminta oleh Teddy untuk membantunya membawakan barang – barang, “Tadi yang menggerutu siapa? Kenapa jadi dia yang bersemangat pulang?” Siwon hanya mengangkat bahunya, lalu kembali menyelesaikan pekerjaannya untuk membereskan bajunya agar bisa masuk ke dalam koper. “I’m coming baby, I miss you so much” Siwon dengan langkah senang meninggalkan kamar hotelnya dan menggiring (??) kopernya menuju lobby.

“Chakamanayo, mengapa aku baru sadar? Kau akan pulang dengan memakai stelan resmi seperti ini?” tanya Teddy yang seakan baru tersadar, saat melihat Siwon menghampirinya di lobby hotel. Siwon yang ditanya hanya melihat penampilannya dari atas hingga kebawah “Tidak ada yang salah, memangnya kenapa?” Teddy hanya bisa menepuk jidatnya minta dilapangkan jidat, ekhm.. dilapangkan hatinya agar kuat bersama dengan Siwon yang terkadang bisa lurus ataupun belok dalam cara berpakaian, ya walau Teddy harus mengakui apapun yang Siwon pakai itu akan selalu pas dengan tubuhnya serta dengan wajah tampannya.

“Kau akan pulang ke Korea, bukan untuk pergi rapat dikantor appa mu, Siwon” Teddy memegang jas Siwon, tetapi langsung ditepis olehnya. “Harus aku beritahu, bahwa setibanya aku di Korea, aku akan langsung mengajak baby Kyu kencan, jadi dibanding nanti babyKyu menunggu lama aku untuk merapihkan diri, jadi lebih baik aku merapihkan diriku dari London, benarkan Kennie noona” ujar Siwon yang seakan meminta dukungan Kennie, sedangkan yang ditanya hanya bisa memberikan ibu jarinya pertanda setuju, Teddy lagi – lagi harus bersabar dengan hal ini, bagaimanapun Kennie adalah salah satu orang yang memang selalu mendukung hubungan Siwon dan Kyuhyun, “Terserah padamu” Teddy lebih memilih untuk kembali duduk menunggu mobil bandara yang akan menjemput mereka. Siwon sendiri pun tidak ambil pusing dan ikut duduk disamping Teddy.

 

My Lovely

Setibanya di Incheon, dengan style yang sangat rapih dan jangan lupakan kaca mata hitam yang dipakainya seakan memperlihatkan bahwa Siwon sebagai boss mafia. Tidak salah jika dulu sang appa disangka sebagai anggota yakuza saat menghadiri perpisahan Sekolahannya dulu, karena ternyata kini sang anak pun persis penampilannya seakan mafia tampan. Jangan lupa dimanapun Siwon berada maka disana pun pasti fans berada, seperti saat ini saat dia baru saja keluar dari bandara. Para fans sudah menunggunya, ada yang merekam, memfotonya, memperlihatkan banner bertuliskan namanya, ada yang meminta foto dan tanda tangan, ada pula yang memberikannya hadiah. Sebagai artis yang baik maka Siwon pun berusaha untuk memenuhi permintaan para fans nya itu ditengah keterbatasan aturan ketat dalam manajemennya, sehingga baru beberapa fans yang ia layani tapi Siwon diharuskan untuk segera pergi oleh asisten dan juga managernya.

“Ternyata setelah sampai di Seoul, panas juga memakai jas” ujar Siwon yang kini melepaskan jasnya dan tidak lupa untuk menggulung kemeja panjangnya sampai sikunya. “Makanya, kenapa kau harus memakai stelan serapih ini saat pulang, kalau kau akan kencan. Bukannya tidak masalah memakai baju yang santai saja?” ujar Teddy yang setia memegangi jas Siwon, Kennie sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan ribut kecil antara Teddy dan Siwon, “Sudahlah Teddy, biarkan Siwon menikmati harinya. Hari ini kan dia senang bisa kembali ke Korea, bertemu dengan baby Kyu nya. Jadi jangan kau rusak dengan ceramah gratismu itu” kini giliran Kennie yang berbicara, yang hanya dibalas dengan senyuman penuh terima kasih kepada Kennie oleh Siwon.

“Ya..ya.. baiklah, aku mengalah. Lalu apakah kau akan langsung ke dorm atau apartemen?” tanya Teddy kembali, Siwon seakan mempertimbangkan sesuatu, lalu “Ke dorm saja, jadi nanti barang – barang yang akan aku berikan kepada member dan juga baby Kyu tolong dimasukkan kedalam mobilku saja, sedangkan barang – barangku, eum.. aku mohon hyung yang bawakan ke apartemen ku ya.. aku sangat berterima kasih kepadamu” Siwon segera melenggang menuju mobil yang sudah disediakan oleh managemennya, Kennie sendiri hanya bisa menepuk bahu Teddy prihatin, dia langsung masuk ke dalam mobil dimana Siwon berada, karena memang Kennie pun ikut ke dalam mobil yang ditumpangi oleh Siwon kebetulan arah dorm dan gedung SM memang sejalan, dia ada pembicaraan untuk jadwal SJM, karena untuk sementara Kennie lah yang akan mendampingi SJM selama di Taiwan beberapa hari nanti.

 

Saat di dorm yang pertama kali dilakukan oleh Siwon adalah mencari baby Kyu nya, “Akh.. kau Siwon-ah, sudah pulang. Bagaimana selama disana? Apa banyak yeoja yang cantik?” goda Kangin, “Hyung.. yang cantik, manis, cute, dan selalu membuatku jatuh cinta hanyalah Kyuhyun seorang, tidak ada yang lainnya” Kangin hanya bisa menghela nafas malas, Siwon akan selalu cheesy jika menyangkut Kyuhyunnya. “Oia Kangin hyung, baby Kyu dimana?” sembari Siwon masih mencari – cari keberadaan baby Kyu nya “Kau ini lupa dengan jadwal kekasihmu sendiri?” tanya balik Kangin yang kini lebih memilih untuk duduk di depan tv dan mulai mencari channel tv yang diinginkan, Siwon yang melihatnya seakan teringat bahwa kemarin Kyuhyun sudah memberitahunya bahwa jadwalnya ada yang di ubah karena SJM akan pergi ke Taiwan maka jadwal Kyuhyun pun ada yang dirubah, “Aku sudah siap, berarti sia – sia?” tanya Siwon ntah pada siapa?

Kangin yang melihatnya hanya bisa memberikan rasa prihatinnya, “Tenanglah, nanti malam babymu itu pulang, kau bisa langsung mengajaknya makan malam bukan?” saran Kangin, “Tapi dia pasti kelelahan hyung, apalagi musical kali ini Kyuhyun harus rela diguyur hujan untuk melengkapi penampilannya, aku tidak ingin dia sakit. Lebih baik kencannya ku tunda saja, aku ke kamar Kyuhyun dulu ya hyung?” baru beberapa langkah menuju kamar Kyuhyun, seakan teringat Siwon kembali membalikan badannya “Oh aku hampir lupa, di koper itu ada oleh – oleh untuk hyungdeul dan wookie juga, aku istirahat ya hyung, bila baby Kyu datang kasih tau aku ada dikamarnya, bye hyung..” Kangin langsung mengambil koper yang dimaksud dan mengambil jatahnya yang memang sudah Siwon labeli nama masing – masing member, “Siwon-ah,, gomawo..” Siwon hanya mengangkat tangan kanannya tanpa membalikan badan, lalu masuk ke dalam kamarnya dan Kyuhyun, bila ia menginap di dorm.

Sedangkan itu, Kyuhyun yang baru saja menyelesaikan drama musicalnya masih harus dihadapkan dengan para wartawan dan juga fans yang menunggunya di luar gedung pertunjukkan, inilah yang selalu dia rasakan saat pergi ataupun pulang dari drama musicalnya dan inilah yang membuatnya semakin mencintai karirnya, karena dia dikelilingi oleh orang – orang yang menyayanginya dengan tulus, bahkan karena seperti inilah akhirnya dia bisa bersama dengan seseorang yang di cintainya, Choi Siwon. Mengingat nama itu, membuat rindunya semakin membuncah, Kyuhyun pun baru menyadari bahwa hari ini Siwonnya sudah pulang ke Korea. Dimanakah dirinya, sedangkan sedari tadi handphonenya bersih tanpa pesan maupun telephone masuk.

 

“Siwon hyung, bogosipheo..” itulah yang dilakukan Kyuhyun yang baru saja duduk di kursi penumpang di mobil SM, “Kau akan langsung ke dorm saja Kyuhyun-ah?” tanya prince manager, “Ne.. aku ke dorm saja” sepanjang perjalanan Kyuhyun hanya memainkan handphone nya dengan memutar – mutar handphone di sela – sela jarinya. “Sudah sampai Kyu..” Kyuhyun tersadar dari lamunan, hanya menggaruk tengkuknya malu. Karena dia ketahuan sedang melamun, “Siwon sudah pulang kan? Kenapa kau malah melamun?” Kyuhyun bukannya menjawab lebih memilih untuk membereskan barang – barangnya dan menyimpannya di tas lalu membuka pintu mobil, “Gomawo hyung, gudnite..” dan langsung masuk ke dalam gedung, prince hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Kyuhyun yang terlihat salah tingkah itu, “Kau merindukannya sekali, Kyunie..”.

“Hay Kyu.. kau mau langsung makan?” tawar Ryeowook yang baru saja keluar dari dapur dengan membawa piring yang sudah di isi dengan makanan yang masih terlihat panas dengan kepulan asap di atasnya. “Aku mau mandi dulu..” Ryeowook hanya tersenyum, lalu Kyuhyun berjalan pelan menuju kamarnya dengan mata masih focus melihat ke layar touchscreen yang menampilkan gambar dirinya dan Siwon saat di konser SSK tahun lalu. Belum Kyuhyun membuka pintu, dari dalam sudah ada yang membuka “Baby/Hyung..” Siwon yang awalnya akan keluar mengurungkan niatnya dan kembali masuk ke dalam kamar membawa Kyuhyun untuk mengikutinya, “Baby.. bogosipheo..” Siwon memeluknya dengan erat, Kyuhyun sendiri merilekskan tubuhnya didalam pelukan Siwon sembari menghirup aroma masculine dari tubuh kekasihnya itu.

“Kenapa hyung tidak menghubungiku?” rajuk Kyuhyun saat kini mereka sedang duduk berhadapan di ranjang, “Miannae baby, hyung awalnya ingin memberikan kejutan untukmu. Tapi ternyata hyung saat di dorm baru mengetahui bahwa kau mempunyai jadwal dramus. Hyung tidak ingin mengganggumu, maka itu hyung ketiduran dikamar” ujar Siwon sembari tangannya mengelus surai madu Kyuhyun, “Kau tau aku begitu merindukanmu, hyung.. aku ingin membuka akun social mediaku, untuk mengetahui dirimu ada dimana? Tetapi aku takut, tidak bisa menahan rasa rinduku. Maka itu aku lebih memilih untuk tidak membuka akun serta lebih memilih untuk menghubungimu langsung” Kyuhyun menyandarkan kepalanya di bahu Siwon yang serta merta membuat tangan Siwon bertengger indah melingkar di pinggang Kyuhyun.

 

“Kau memakai pakaian rapih?” Siwon hanya menganggukan kepalanya yang dirasakan pula oleh Kyuhyun, karena kepala Siwon yang kini berada di atas pucuk kepalanya. “Waeyo? Memang hyung akan kemana?” tanya Kyuhyun kembali, “Awalnya hyung akan mengajakmu kencan, tapi tidak apa. Besok kita masih bisa kencan kan?” ujar Siwon menenangkan. “Lebih baik sekarang kau mandi, lalu kita makan bersama dengan yang lainnya. Eum.. permintaanmu sudah hyung simpan di sudut lemari itu” tunjuk Siwon yang mengarah ke koper yang ada disamping lemari, Kyuhyun berjalan pelan menghampiri koper. Merebahkannya lalu membukanya dengan hati – hati, terlihatlah beberapa botol wine yang disimpan rapih agar tidak pecah yang memang dipesan oleh Kyuhyun kepada Siwon, “Wonie.. kau benar – benar membelikannya??” ujar Kyuhyun dengan mata berbinar, “Untukmu, hyung akan selalu berusaha memberikan yang terbaik” Siwon mendekati Kyuhyun lalu memeluknya dari belakang, “Gomawo hyung, saranghae..” Siwon mencium pipi Kyuhyun, “Ne nado saranghae, sekarang kau mandilah. Hyung tunggu diluar bersama hyungdeul ne..” sebelum pergi Siwon kembali mencium pipi Kyuhyun dan meninggalkan Kyuhyun yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, sekoper penuh isi dengan wine berbagai jenis dan merk yang tidak mungkin murah harganya, itulah mengapa Kyuhyun sangat mencintai Siwonnya, Siwon yang akan selalu mengikuti apa yang diinginkannya.

 

My Lovely

Di pagi yang menyenangkan ini aku dan Siwon hyung berencana akan mengganti kencan kemarin yang gagal dengan seharian aku akan bersama dengan Siwon hyung di apartemennnya, karena Siwon hyung hanya ingin berdua dan tentu aku langsung mengiyakannya. “Baby.. kajja, kita ke supermarket dulu ne, setelahnya baru ke apartemen” Siwon hyung sudah rapih dengan pakaiannya, lalu menggandengku menuju ke luar kamar, hyungdeul yang berada diruang tengah hanya menatap datar, “Kalian akan pergi?” pertanyaan yang bodoh karena bila melihat kita sudah rapih, bukankah itu artinya akan pergi? Hanya sekedar basa – basi, “Ne hyung, aku dan Kyuhyun berangkat ne..” sebelum sampai pintu keluar, “Jangan membuat Kyuhyun tidak bisa berjalan Siwon, besok kita berangkat ke Taiwan” ujar Eunhyuk yang sok bijak, aku hanya memutar bola mata malas.

Siwon hyung hanya melihatku dengan tatapan yang errr aku sendiri tidak mengerti, “Apa yang kau pikirkan hyung? Jangan dengarkan ucapan si monyet gunung itu, kajja kita berangkat” aku menarik tangan Siwon hyung, membawanya menuju mobilku, karena memang Siwon hyung datang ke dorm tidak memakai mobilnya. Sepanjang perjalanan, Siwon hyung menceritakan semua tentang kegiatannya selama di Paris dan London kepadaku. Hingga kita sampai didepan supermarket yang biasa kita datangi, kebetulan supermarket ini memang sering dikunjungi oleh para artis, hingga masuk ke dalamnya pun seakan memasuki sebuah apartemen mewah yang dijaga oleh keamanan, bila tidak ID card untuk bisa masuk.

Selesai berbelanja kita langsung menuju apartemen, rencananya memang kita akan membuat beberapa makanan untuk makan siang nanti. “Kau ingin apa baby? Jjangmyeon, ttokbeoki atau bulgogi? Kimbap?” ujar Siwon hyung yang masih sibuk memasukkan belanjaan ke dalam kulkas dan juga lemari yang ada di dapur. “Apa saja hyung, asalkan makan bersamamu tentu rasanya pasti enak” Siwon hyung tersenyum sembari mendekatiku, menyentil hidungku “Kau mulai pandai menggombal baby..” aku hanya tersenyum menanggapinya, lalu Siwon hyung mulai berkutat dengan beberapa perlatan masak beserta bahan – bahan yang akan dia masak, aku tidak mungkin membantunya, Siwon hyung bilang dia tidak ingin tanganku luka atau lecet bila membantunya, dengan menemaninya di meja bar ini serta melihatnya saja sudah sangat membantu dirinya, itu yang selalu dirinya katakan kepadaku.

 

“Tada… jjangmyeon untuk my baby Kyu..” Siwon hyung menyajikannya dihadapanku dengan tampilan yang cantik, dia selalu mengerti bagaimana cara memanjakanku, “Heumm… sepertinya enak” aku mengambil sumpit yang sudah disiapkan oleh Siwon hyung, mengambil jjangmyeon dengan hati – hati, meniupnya hingga terasa sudah tidak panas maka aku mulai memasukkannya kedalam mulutku dan rasanya.. heumm yummy.. “Ini enak sekali Siwon hyung, aku suapi ya hyung..” aku pun mengambil jjangmyeon lalu meniupnya setelahnya memberikannya ke suapan Siwon hyung, “Bagaimana?” aku menunggunya mengunyah sampai habis “Masakan hyung akan terasa enak bila hyung melihatmu, karena kau motivasi hyung untuk selalu membuat masakan atau apapun yang hyung lakukan dengan perfect”, “Stop talk cheesy hyung..” aku kembali menyuapkan jjangmyeon ke dalam mulutku dibanding mendengar Siwon hyung bercheesy ria.

Kini kami berdua sedang menikmati waktu bersantai dengan menonton film, kami duduk diatas sofa dengan aku yang menyandarkan tubuhku di dada Siwon hyung, mendengarkan detak jantungnya yang selalu membuatku menjadi merasa tenang. Lalu saat mataku melihat ke arah handphone Siwon hyung, aku dengan sengaja mengambilnya. Siwon hyung sendiri seakan tidak perduli karena masih focus dengan tontonannya. Aku mengotak atik handphone Siwon hyung, seperti melihat pesan, telephone masuk dan keluar, tidak lupa melihat galerinya dan terkejutnya aku saat melihat Siwon hyung yang banyak berfoto dengan yeoja, aku segera mengangkat tubuhku yang awalnya bersandar menjadi terduduk, Siwon hyung yang terkejut langsung melihat ke arahku.

wpid-wp-1403544523098.jpeg

“Waeyo baby??” tanyanya penasaran, “Ini apa hyung??” aku balik bertanya sembari memperlihatkan pict Siwon hyung yang bersama dengan artis Hollywood di peragaan busana di London dan yang membuatku tidak bisa terima adalah pict yang memperlihatkan Siwon yang sedang memegang gelas wine dan disampingnya ada beberapa yeoja dengan,, argh.. aku tidak suka melihatnya, “Baby.. ini salah paham, aku bisa menjelaskannya” ujarnya sembari menarikku yang sudah berdiri membelakanginya. “Penjelasan seperti apa hyung? Apa yang sebenarnya kau lakukan beberapa hari di London? Memakai baju formal tetapi memakai short jeans? Kau ingin menarik perhatian orang – orang hah?” aku tau aku terlalu possessive, tapi aku hanya possessive padanya, karena aku mencintainya.

 

wpid-wp-1403585968820.jpeg

“Baby.. ini hanya teman – temanku saja, kau bisa lihat disana ada Kennie noona dan teddy hyung, aku tidak sendiri kan?” ujarnya mencoba membela diri, “Ya.. memang mereka ada disana, tetapi mengapa kau duduk ditengah, bahkan yeoja itu… kau menyukainya kan hyung?” aku masih dikuasai oleh amarah, aku hanya tidak suka ada yang berdekatan dengan Siwon hyung, mungkin aku tidak akan seperti ini bila saja dulu Siwon hyung tidak berbohong kepadaku saat dia ternyata ketahuan makan malam dengan mantannya itu, aku kini menjadi over protect karena dirinya juga. “Baby.. hyung mohon, dengarkan dulu” aku masih enggan untuk menatap wajahnya walau tangan Siwon hyung dibahuku untuk mencoba menarikku melihatnya pun tidak aku tepis, bukan berarti aku sudah tidak marah padanya.

“Hyung.. apa aku masih kurang? Mengapa kau selalu menyakitiku? Mengapa kau selalu seperti ini kepadaku?” aku kini membalikan tubuhku, bahkan air mata yang sebenarnya sudah ku tahan dengan lancangnya, jatuh begitu saja. “Baby.. itu tidak seperti yang kau bayangkan, hyung disana hanya untuk bersantai saja, kau bisa menghubungi Teddy hyung atau Kennie noona, bila kau tidak percaya dengan kata – kataku ini” sembari menyerahkan handphone nya kepadaku. “Tidak perlu, aku sepertinya membutuhkan waktu untuk sendiri dulu hyung” aku pun bergegas keluar dari apartemennya, dengan menghapus kasar air mata yang membasahi kedua pipiku, meninggalkan Siwon hyung yang bisa terdiam tanpa mencegahku pergi.

 

My Lovely

“ARGH…!!!” aku mengambil gelas yang berada di meja dan menjatuhkannya tidak jauh dari kakiku, PRANG!! Pecahan kaca menghambur kemana – mana, tapi aku tidak terlalu memperdulikannya. Sungguh bukan ini yang aku harapkan, aku awalnya ingin memberitahukannya tetapi ternyata bagi Kyuhyun aku selalu salah. Aku tau dulu aku sempat berbuat salah dengan tidak mengatakan yang sebenarnya soal makan malam aku dengan Stella, tapi aku benar – benar tidak berkeinginan untuk menutupinya. Aku hanya ingin memberitahukannya di saat yang tepat, sayangnya ada fans yang memfoto kejadian itu dan mengunggahnya sehingga Kyuhyun mengetahuinya. “Baby…” aku masih dengan setia melihat ke arah pintu berharap bahwa Kyuhyun kembali berlari dan memelukku saat ini.

Aku berjalan menuju kamarku, tanpa aku sadari ternyata ada pecahan kaca yang akhirnya menusuk kakiku hingga berdarah dan sepertinya luka ini sedikitnya dalam, “Argh.. shit!!” aku melupakan untuk memakai sandal saat akan ke kamar, pikiranku terlalu focus kepada Kyuhyun, aku segera melangkah menuju kamar mandi. Membasuh lukaku, mengambil kotak P3K lalu mencoba mengobatinya seadanya, selanjutnya aku membersihkan pecahan – pecahan kaca yang berserakan.

Aku mengambil handphone ku lalu mengetikkan “Baby miannae, ini tidak yang kau pikirkan. Aku mohon percayalah padaku” setelah mengirimkannya, aku memilih untuk menangkn pikiranku dengan merebahkan tubuhku diranjang. Hingga akhirnya aku tertidur dan tidak terasa waktu sudah masuk ke malam hari, aku melihat ke handphone ku tidak ada satupun balasan darinya, saat aku akan ke kamar mandi aku baru menyadari bahwa sebagian bed cover ku sudah penuh dengan darah dari kaki yang memang dengan asal aku perban, “Sepertinya lukanya dalam, lebih baik aku hubungi Kennie noona” tidak membutuhkan waktu lama kini Kennie noona sudah berada di apartemenku dengan muka yang terlihat kesal kepadaku, “Apa yang kau lakukan Siwon, hingga membuatmu terluka seperti itu?” sembari mensidekapkan tangannya di dada. “Aku tidak sengaja menyenggol gelas hingga akhirnya terjatuh dan pecah, aku pun tidak tau bahwa pecahan kacanya akhirnya mengenai kakiku hingga kini yang terlihat harus dijahit dan membutuhkan beberapa hari untuk pemulihan” ujarku santai atau bisa dibilang dibuat sesantai mungkin.

 

“Kau tidak bodoh bukan? Besok kau dan SJM akan tampil di konser bahkan setelahnya ada beberapa stasiun tv yang mengundang SJM untuk tampil dan kini apa yang kau lakukan??” Kennie noona terduduk diranjang sembari menatap cemas ke arahku “Sebenarnya apa yang terjadi? Aku tidak yakin kau sengaja memecahkan gelas” aku masih enggan untuk menjawab pertanyaanya, “Baiklah, kalau begitu. Haah.. aku harus memutuskan kau tidak bisa ikut dengan SJM dan lebih baik kau bedrest disini, berharap setelah SJM pulang luka dikakimu sudah sembuh Siwon-ah, aku pulang” setelahnya Kennie noona pulang dengan muka yang kecewa kepadaku, “Miannae noona, aku ntah harus mengatakan apakah aku senang atau tidak, tapi dengan seperti ini mungkin ada baiknya. Aku dan Kyuhyun memang harus menyendiri terlebih dahulu”.

Aku kembali melihat layar touch screen handphone ku dan tidak ada satupun panggilan darinya, dia benar – benar marah padaku, “Baby.. kau salah paham, sama seperti saat itu. Kenapa kau tidak pernah mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu? Mengapa kau tidak pernah mempercayaiku?” aku pun mulai merasa mengantuk, mungkin reaksi obat sudah mulai bekerja, apa yang akan dirinya pikirkan saat aku tidak akan pergi bersama dengan member esok hari, aku pun merasa bersalah kepada member dan juga fans yang berharap bahwa aku bisa ikut dan bergabung bersama member untuk konser dan juga variety show di Taiwan besok, tapi ini sudah terjadi aku memang harus lebih dewasa lagi dalam bersikap.

 

My Lovely

Para fans sudah berkumpul di bandara Incheon dikarenakan hari ini para member SJM beserta Kangin akan pergi menuju Taiwan, tapi tidak nampak hadir Siwon bersama dengan mereka. Salah satu fans ada yang menanyakan hal itu kepada asisten SJM tentang Siwon, yang hanya diberitahukan bahwa Siwon punya jadwal lain. Kyuhyun pun sama rasanya dengan para fans yang merasa mendung harinya dikarenakan Siwon tiba – tiba membatalkan kepergiannya, “Apa karena kejadian kemarin? Tetapi walau kita bertengkar seperti saat akan Sushow pun Siwon hyung tetap ikut, tapi mengapa kali ini tidak?” inner Kyuhyun yang bisa dibaca oleh Kangin. Hyung tertuanya yang kali ini ikut bersama SJM menghampiri Kyuhyun, sudah bisa ditebak bahwa Kyuhyun tidak dalam keadaan baik di pagi hari ini. Bisa dilihat dari kaca mata hitam yang bertengger sempurna di hidung mancungnya, serta muka pucatnya, belum lagi tidak pernah ada senyum indah yang terukir di bibirnya sejak ia keluar dari kamarnya saat di dorm tadi hingga tiba di bandara saat ini.

“Kau kenapa Kyuhyun-ah?” sembari memegang tengkuk Kyuhyun, “Anieyo” jawaban yang singkat dan padat, Kangin semakin yakin ada yang tidak beres dengan Kyuhyun, terlebih dengan pembatalan mendadak Siwon yang tidak ikut dalam rombongan SJM untuk ke Taiwan. “Kemarin kalian tidak ada masalah kan?” tanyanya lagi yang hanya dibalas dengan gelengan kepala oleh Kyuhyun, Kangin tidak ingin terlalu banyak bertanya yang nantinya hanya akan membuat mood Kyuhyun semakin rusak, “Kau tau? Apapun yang terjadi kami akan selalu mensupport hubungan kalian. Kau harus percaya pada Siwon, seperti Siwon mempercayaimu, itu adalah salah satu penguat hubungan kalian, selain komunikasi yang lancar ujarnya menyemangati Kyuhyun yang lagi – lagi hanya dibalas dengan senyuman tanpa bicara dari Kyuhyun.

Semua member bukan berarti tidak tau dan tidak mengerti keadaan Kyuhyun, tapi bagi mereka permasalahan Kyuhyun dan Siwon, mereka jualah yang harus menyelesaikannya berdua. Karena mereka yakin keputusan yang terbaiklah yang akan di ambil oleh mereka. Perjalanan SJM dari Korea menuju Taiwan tidak memakan waktu yang cukup lama, setibanya disana mereka hanya bisa beristirahat untuk berganti baju dan makan siang, setelahnya mereka langsung melakukan rehearsel di arena konser. Donghae tidak lupa merekam persiapan mereka ini dan di unggah di IG nya, walau dia tau bahwa Siwon tidak mungkin mengetahuinya karena Siwon tidak mempunyai IG akan tetapi pasti aka nada fans yang mengunggahnya ke social media lainnya dan itu bisa sedikit membantu Siwon untuk mengetahui kegiatan mereka saat ini.

 

Dugaan Donghae benar adanya, karena kini sosok namja tampan yang masih terbaring di ranjangnya itu sedang membuka akun twitternya, banyak fans yang menanyakan keberadaanya yang tidak ikut bersama member SJM, Siwon merasa bersalah akan tetapi mau bagaimana lagi dia juga tidak mungkin semakin memperkeruh keadaan dengan nekad untuk ikut dalam keadaan dirinya yang sedang tidak baik. Pasti akan banyak spekulasi yang akan terjadi bila para fans mengetahuinya, untuk itu lebih baik dengan mengatakan adanya schedule lain setidaknya membuat fans tidak terlalu bertanya – tanya. Siwon melihat ke arah meja nakas yang berada disamping ranjangnya, mengambil pigura berisikan fotonya bersama baby Kyu nya.

“Baby aku merindukanmu, miannae.. miannae..” Siwon mengelus pigura dan tersenyum pada foto Kyuhyun, seakan Kyuhyun pun bisa mendengar permintaan maafnya. “Oppa.. makan dulu setelahnya minum obat” suara Jiwon sang adik membuyarkan lamunannya tentang Kyuhyun, “Apa harus menyelesaikan masalah dengan menyakiti dirimu sendiri, heum?” ujar Jiwon yang kini duduk disamping Siwon sembari menyendokkan bubur ke arah mulut Siwon yang langsung dimakan oleh Siwon. “Aku tidak sengaja membuatnya seakan menjadi rumit seperti ini Jiwon-ah” kentara sekali raut sedih di muka Siwon setelah mengucapkannya, “Haah.. kalian ini, hubungan sudah bertahun – tahun bahkan rela membuat appa marah besar, kenapa malah seakan menggampangkan hubungan setelah semua restu didapat? Masalah kecil mengapa harus diperbesar?” Jiwon kembali menyuapkan bubur ke mulut Siwon.

“Oppa tidak bermaksud untuk menyembunyikannya pada Kyuhyun, tetapi dia tidak ingin mendengarnya” Siwon mengusap wajahnya kasar, Jiwon hanya bisa menatap prihatin. “Oppa.. Kyuhyun oppa dalam hubungan kalian berperan sebagai selayaknya yeoja, walau dia akan tetap menjadi namja tapi hatinya pun terbagi seperti yeoja yang sensitive mengenai kekasihnya. Protective mengenai kekasihnya, terlebih sebelumnya oppa pun pernah tidak berterus terang padanya, itulah mengapa Kyuhyun oppa berbuat seperti itu, lebih baik setelah pulang kalian bicarakan baik – baik, aku tidak ingin melihatmu seperti ini lagi oppa” Siwon merentangkan tangannya, Jiwon yang mengerti menyimpan buburnya di meja lalu mendekati Siwon dan memeluknya, “Kau memang yeodongsaeng oppa yang terbaik, saat yang lain tidak bisa menerima, kau datang dan memelukku berkata bahwa kau menerimaku apa adanya, mendukungku apapun yang menjadi keputusanku, oppa sangat menyayangimu Jiwon-ah” Siwon mengeratkan pelukannya serta mencium pucuk kepala Jiwon, membelai rambut panjang Jiwon yang terurai. “Oppa akan mengikuti nasehatmu, Jiwon-ah” inner Siwon.

 

My Lovely

Ternyata ketidak hadiran Siwon hyung benar – benar membuatku kesepian, hingga kini aku hanya bisa terdiam di atas panggung, tersenyum palsu walau hatiku dilanda kecemasan. Bagaimana tidak? Jiwon tadi mengirimiku pesan untuk menyemangati dan tidak lupa memberitahukan kondisi Siwon hyung yang saat ini sedang sakit. Itulah yang membuatku menjadi tidak menentu, terlebih esok kami masih harus melakukan recording untuk acara TV hingga di tanggal 23, barulah di tanggal 24 kami pulang. Itu terlalu lama bagiku menunggunya.

“Kyunie.. apa yang kau cemaskan?” Kennie noona mendekatiku yang kini sedang duduk di pojok ruangan sendirian, “Siwon hyung sedang sakit kan? Mengapa noona membohongiku? Mengatakan bahwa Siwon hyung mempunyai jadwal lain yang tidak bisa ia tinggalkan?” aku berusaha menanyakan alasan dari semuanya, “Kau mengetahuinya darimana?” Kennie noona seakan terkejut dengan pertanyaanku, “Tidak perlu tahu aku tau darimana? Tetapi mengapa noona membohongiku?” aku semakin tidak bisa mengatur emosiku, aku terlalu cemas dengan keadaan Siwon hyung saat ini, terlebih aku tidak berada disana saat dia membutuhkanku.

“Kyunnie.. tenanglah, Siwon yang memintaku untuk tidak memberitahukannya. Dia tidak ingin membuatmu cemas, terlebih dengan seperti ini, kalian bisa menjernihkan pikiran kalian masing – masing. Tenanglah ada Jiwon yang menemani Siwon saat ini” Kennie noona memegang bahuku dan mengelusnya lembut, “Tapi aku gagal sebagai kekasih, aku hanya bisa membuat Siwon hyung bersedih, sedangkan saat dia membutuhkanku. Aku tidak ada bersamanya” Kennie noona memelukku mencoba menenangkanku, “Tunggu beberapa hari lagi, kau bisa menemaninya dan menjaganya hingga sembuh. Bila saat ini kau juga meninggalkan SJM untuk kembali ke Korea bukan hanya fans yang kecewa tetapi juga Siwon”. Setelah Kennie noona menenangkanku, kini aku hanya bisa melihat wallpaper handphoneku yang selca bersama dengan Siwon hyung, “Miannae hyung..”.

 

Keesokan harinya aku berusaha untuk menjalankan kewajibanku dengan baik, melakukan syuting di salah satu stasiun TV yang ada di Taiwan, setelahnya aku pun mendatangi kampus UPI dimana kampus ini merupakan milik appa. Appa sempat khawatir dengan keadaanku yang katanya sedikit pucat dari biasanya, tetapi aku bisa meyakinkan appa bahwa aku baik – baik saja. Hingga saat ini, hari terakhir kami ke Taiwan, dengan segala bujukan akhirnya Kennie noona mengabulkan keinginanku untuk bisa kembali ke Korea dengan cepat. Aku meminta untuk kembali ke Korea malam hari ini juga, aku tidak mau menundanya lagi, pikiranku selama di Taiwan pun hanya berpusat pada diri Siwon hyung.

Walau selama disini aku selalu bertukar informasi dengan Jiwon, akan tetapi aku ingin menggantikan posisi Jiwon untuk menemaninya di saat sakit seperti ini. Aku telah kembali dengan selamat ke Korea, menggunakan baju yang diberikan olehnya kaos putih bertuliksan bleu atau dalam arti bahasa France yakni Biru warna kesukaanku.

wpid-wp-1403543760606.jpeg

“Kau bahagia sekali Kyu?” Eunhyuk hyung menggodaku saat kami baru saja tiba di bandara Incheon, “Ya.. kita tiba dengan selamat” ujarku mengalihkan pembicaraan, “Owyah?? Tiap kali kita pulang dari Negara – Negara lain kau tidak akan segembira ini? Apa karena kau akhirnya akan bertemu lagi dengan Siwon? Karena bila Siwon ikut maka mukamu yang cerah seperti inilah yang selalu didapati, karena Siwon selalu bersamamu” goda Eunhyuk kembali.

“Memangnya kalau benar mengapa? Aku dan Siwon hyung kan memang berpacaran” ujarku cuek sembari berjalan mendahuluinya, lama – lama aku bersama dengan Eunhyuk hyung hanya akan membuatku semakin memerahkan pipiku ini. “Hyungdeul, aku akan langsung menuju apartemen Siwon hyung saja ne..” hyungdeul hanya menganggukkan kepala mereka, karena mereka sendiri mengetahui bahwa Siwon hyung sedang sakit dan sendirian di apartemennya, yang pasti akan sangat membutuhkan kehadiranku saat ini.

 

My Lovely

Kyuhyun berjalan riang menuju apartemen Siwon, tetapi setibanya didepan pintu rasa ragu menyeruak didadanya, dia seakan malu bila langsung masuk saat ini. Hingga pintu pun terbuka menampakkan sosok Jiwon yang sudah rapih, “Jiwon-ah/Kyuhyun oppa..” Jiwon membawa Kyuhyun masuk ke dalam, Kyuhyun sendiri seakan canggung berada didalam. “Siwon hyung sedang tidur?” Jiwon hanya menganggukan kepalanya dan menyimpan segelas air mineral dihadapan Kyuhyun, “Ne.. oppa baru saja tertidur, aku akan pulang karena selama kalian di Taiwan maka aku berada disini, setelah aku tau bahwa kalian telah pulang, aku yakin pasti Kyuhyun oppa akan datang, maka itu aku memutuskan pulang ke rumah.” Jiwon mengambil mantelnya yang disimpan di atas sofa, “Aku titip Siwon oppa, eum aku pulang ya oppa..” Jiwon langsung melangkahkan kakinya menuju pintu keluar tanpa menunggu jawaban dari Kyuhyun.

Kyuhyun yang ditinggalkan sendirian, akhirnya memberanikan dirinya masuk ke dalam kamar Siwon. Melihat sosok yang dicintainya tertidur membuatnya damai, didekatinya sosok namja yang selalu dan akan selalu mencuri perhatian hati dan pikirannya, “Siwon hyung..” ujar Kyuhyun dengan nada yang pelan agar tidak mengangganggu tidur Siwon. Menaikan selimutnya yang memang sedikit tersingkap, membelai pipi Siwon yang sedikitnya agak sedikit gemuk serta ditumbuhi janggut halus disekitarnya. Kegiatan Kyuhyun itu membuat Siwon terbangun, sebenarnya Siwon memang sudah terbangun saat pintu kamarnya terbuka, tetapi dia menyangka itu Jiwon, maka dia melanjutkan tidurnya tanpa melihat terlebih dahulu, akan tetapi setelah mendengar suara dan juga sentuhan Kyuhyun, membuat Siwon yakin bahwa yang datang bukanlah Jiwon melainkan Kyuhyunnya.

Siwon membuka kedua matanya yang refleks membuat Kyuhyun terkejut dan melepaskan belaiannya, “Baby..” Siwon mencoba mendudukan dirinya di ranjang, “Hyung..” Kyuhyun langsung menerjang Siwon hingga kini Siwon kembali tertidur dengan Kyuhyun yang berada di atas tubuhnya, terdengar isakan kecil dari bibir Kyuhyun. “Uljima,, uljima baby.. miannae, mungkin hyung selalu tidak jujur padamu, tapi itu semua ada alasannya” Siwon mengelus punggung Kyuhyun lembut, “Anieyo.. aku yang salah hyung, aku egois, aku terlalu cemburu kepadamu..hiks..hiks..” Kyuhyun melepaskan pelukannya, mengangkat wajahnya yang kini dibasahi oleh air matanya, “Ssstt.. uljima.. hyung senang dengan segala keposesifanmu” Siwon menghapus air mata Kyuhyun dengan kedua ibu jarinya, membelai wajah Kyuhyun. Sungguh ini sangat menyenangkan baginya, jarak mereka yang hanya beberapa jengkal dan juga wajah Kyuhyun yang semakin hari semakin cantik (??) membuatnya semakin mencintai namja ini.

 

Siwon mendekatkan wajahnya kepada wajah Kyuhyun, deru nafasnya membuat Kyuhyun dengan segera menutup kedua matanya, hingga kini kedua bibir itu bertemu. Awalnya hanya menempel biasa untuk merasakan atmosfir yang tercipta bila kedua bibir itu bertemu, hingga akhirnya ntah siapa yang lebih dulu memulai hingga membuatnya menjadikan lumatan – lumatan yang menggairahkan, posisi Kyuhyun pun kini berada dibawah Siwon. Mereka kembali melanjutkan ciuman itu, ciuman yang selalu memabukan dan juga kecanduan bagi keduanya, “Baby , hyung begitu merindukanmu, pertengkaran kemarin membuat hyung tidak bisa menahan hasrat ini lebih lama lagi. Hmmm “. Namja tampan berlesung pipi itu terus menggerayangi tubuh polos dibawahnya. Ntah sejak kapan baju mereka sudah lepas dari tubuh masing – masing. “Hmmm…nnnhhhhh..sssshhh” desahan sensual membangkitkan gairah terdengar keseluruh penjuru ruangan itu ketika Siwon mencium penuh hasrat bibir plum merekah itu.

Mula-mula Siwon menjilat dan menghisap permukaan bibir milik namja manis a.k.a Kyuhyun yang berada dibawahnya, dan sesekali menghisapnya membuat pemuda manis itu melenguh. Kyuhyun yang merasa hampir kehabisan napas memukul dada Siwon pelan, Siwon yang mengerti segera melepaskan tautan bibir itu dan membiarkan Kyuhyun mengambil napas. Namun, Siwon tidak tinggal diam, selagi Kyuhyun mengatur napas, Siwon mengarahkan bibirnya untuk menjelajahi leher putih mulus Kyuhyun dan memberikan tanda kemerahan yang menegaskan bahwa Kyuhyun hanyak milik Choi Siwon seorang.“Ngghhhhhmmmm…sssshhh…. Akh uhhh hyunghhhh” Kyuhyun tidak bisa berhenti mendesah, selain karena kegiatan Siwon di lehernya yang tidak berhenti untuk menjilat, menggigit, dan menghisap lehernya, juga karena lutut Siwon yang dengan sengaja menggesek kejantanannya yang tidak tertutupi sehelai benang pun.

Siwon kemudian menghentikan kegiatannya, kemudian tatapan matanya beralih kepada kejantanan Kyuhyun yang sudah tegak berdiri dan mengeluarkan sedikit cairan precum. “Wah…wah.. baby udah tidak sabar eoh?” Pertanyaan Siwon sukses membuat pipi chubby  yang sudah memerah itu tambah memerah lagi. Membuat Siwon mau tidak mau tersenyum lembut. “Hyung jangan tatap aku seperti itu” Masih dengan senyuman hangat yang bertengger dibibirnya,  Siwon kemudian mendekatkan wajahnya kewajah Kyuhyun dan mencium bibirnya mesra.“Ngaaahhhh…..ukh…..hhmmmm….” Desahan Kyuhyun tertelan karena ciuman Siwon, tangan kirinya menyangga tubuhnya agak tidak menindih tubuh Kyuhyun, sedangkan tangan kananya sudah bergeriliya di kejantanan Kyuhyun yang tidak lebih besar dari miliknya. Kyuhyun yang terkejut karena aksi tiba-tiba Siwon mendesah kaget dan sedikit membuka mulutnya, kesempatan itu tidak disia-siakan Siwon, dengan cepat dia menelusupkan lidah lihainya kedalam mulut Kyuhyun dan mengabsen gigi-giginya dan menggelitik langit-langit mulut Kyuhyun dan terakhir mengajak lidah Kyuhyun untuk berperang bersamanya, mereka saling membelit untuk menunjukkan siapa yang paling berkuasa dan juga sekaligus bertukar saliva, dan pertarungan itu dimenangkan oleh Siwon. “Hmmm uuummmnnn babyhhh..hah..hah…hah… saliva mu manis seperti biasanya” ujar Siwon yang masih bisanya memuji ditengah nafsu yang melanda.

 

“Hah..hah..haha…. hyung juga hebat…palli hyung kita selesaikan ini,, besok aku ada jadwal lagi dengan hyungdeul” ujarnya tidak sabaran, Siwon mengangguk kemudian bibirnya dia arahkan menuju dada sang baby yang sedikit berisi, seingatnya beberapa bulan sebelum dia meninggalkan sang kekasih badannya tidak begitu montok apalagi dadanya, tapi seperti apapun Kyuhyun tetap Siwon akan terus mencintainnya. “Yaaahhhh sssshh ….Wonniehh terussshhh…sssshhhh..”  Mendengar desahan Kyuhyun yang sexy  membuat Siwon bersemangat menghisap nipple sebelah kanan Kyuhyun yang berwarna cokelat  seperti bayi yang kehausan. Sedangkan nipple sebelah kirinya dicubit dan ditarik Siwon menggunakan tangan kanannya. Puas dengan nipple kanan kemudian dia beralih ke nipple sebelah kirinya agar adil.

“Wonniieeeeee….. hhh..palli aku sudah tidak tahan..uuuhhhhhh…” Siwon yang mengerti segera mengalihkan bibirnya menuju kejantanan mungil yang menerus mengucurkan precum. Dengan sekali gerakan seluruh kejantanan mungil itu masuk kedalam mulutnya, kemudian dengan pelan menaik turunkan kepalanya dan sesekali menggigit kejantanan mungil itu karena gemas.

“Kyaaaaahhhnnnn uuuhhh Wonniiieeeeehhhhh faster…faster…..” Kyuhyun tidak berhenti mendesah karena merasakan kejantanannya di selimuti kehangatan mulut Siwon membuatnya menjadi gila dan melupakan segalanya. Sedangkan Siwon terus melakukan tugasnya sambil sesekali melirik wajah Kyuhyun. Lihatlah wajah Kyuhyun begitu manis dan menggoda. Pipi yang memerah, mata yang tertutup, dan bibir plum yang mengoda itu terbuka sedikit untuk menyuarakan desahan merdunya. Uuhhh hanya dengan melihat ekspresi Kyuhyun sekarang membuat kejantanannya  semakin tegang. Tidak berapa lama Kyuhyun merasakan kejantanannya berdenyut hebat pertanda dia ingin menumpahkan hasratnya. Siwon yang merasakan kejantanan Kyuhyun semakinber denyut-denyut , dengan sengaja melepaskan benda mungil itu dari mulutnya, membuat Kyuhyun mengerang protes karena tidak jadi klimaks.

 

“Wonnieeee……..” rengekan Kyuhyun hanya di jawab senyuman Siwon. “Tidak secepat itu baby.” Siwon kemudian menaikkan kedua kaki Kyuhyun kepundaknya dan menampakkan lubang yang berkedut cepat seolah tak sabar ingin segera dimasuki. Siwon yang melihatnya hanya menjilat bibirnya, uuhh hanya membayangkannya saja membuat kejantanannya berdenyut-denyut. Dengan perlahan Siwon menusukakn satu jarinya yang tidak memberikan efek pada Kyuhyun, kemudian di lanjutkan dengan kedua jari sekaligus jadi total tiga jari dilubangnya.

“Saakiiiittt hyung…hiks keluarkan hiks…hiks” Mendengar tangisan pilu Kyuhyun, Siwon pun langsung membungkam bibir kyuhyun dengan bibinya agar rasa sakitnya sedikit teralihkan. Merasa Kyuhyun sudah tenang dengan sangat perlahan Siwon menggerakkan jarinya di rectum sempit Kyuhyun. Perlahan-lahan erangan kesakitan berubah menjadi erangan nikmat ketika dengan tidak sengaja Siwon menyentuh sesuatu di dalam sana.  “Uhhhh Siwooonn hyungnnnnhh there…there… more….more faster pleaeeessshhhhh.” Dengan semangat Siwon meng in-out kan ketiga jarinya di dalam rectum Kyuhyun yang hangat dan sempit sambil sesekali menjilat bibirnya.

“Baiklah baby aku akan memulainya, bersiaplah sayang yang masuk akan lebih besar lagi” Kyuhyun hanya mampu mengangguk karena lemas. Perlahan Siwon mengeluarkan jarinya dan menuntun kejantanannya yang sudah sangat hard menuju lubang yang sedari tadi berkedut seolah-olah memanggil. Dengan perlahan kepalanya masuk, terdengar erangan kesakitan dari mulut kyuhyun. “Hmmpppp……….uuuuaaagggghhh” Dalam sekali hentakakn kejantanan yang super besar itu masuk dan tepat mengenai sweetspot Kyuhyun. “Shhhhhhh ooohhhh baby ssshhh ngahhh…lubangmu semptihhhnn  sayang…” Siwon mendesah hebat ketika merasakan betapa sempit dan lembut serta hangatnya lubang yang sedang dimasukinya saat ini.

 

“Hiksss..appo hyunghhh..hiksss” Kyuhyun merasakan rasa sakit “Mian baby,, sakitnya sebentar lagi akan hilang, ne?” Kyuhyun hanya mampu merintih menahan kesakitan di rectumnya, meskipun mereka sudah berkali-kali melakukannya, tetap saja sakitnya terasa. “Hmmmm..anghhhhh…Wonnieehhh sshhhh” Kyuhyun kembali meyuarakan desahan kenikmatan ketika Siwon menggerakkan kejantanannya secara perlahan kemudian berubah menjadi cepat seiring desahan kyuhyun yang menggila karena sweetspotnya di tumbuk secara akurat, “More..more fasterhhh hyunghhhhhh..gahhhhhh”.

“Shhhhh sebut namaku Kyuhhhnn nahhhh..lubangmu benar-benar nikmathhhh”, Siwon secara berulang menumbuk sweetspot Kyuhyun membuat pemuda bermarga Cho itu seolah terbang ke atas awan. “Wonnieee hyunghhh..ooohhhhssssshhh akuh. Akuh….. hampirhhhhh haaaahhhh sshhh ngangggggg” Siwon  segera mempercepat goyangan pinggulnya dan meremas serta mengocok kasar kejantanan Kyuhyun, setelah Kyuhyun memberi peringatan bahwa dia akan segera keluar. “Oooohhhh baby bersama sayang,,,,,,” Siwon terus menumbuk rectum Kyuhyun secara brutal. Saat dirasa dia akan klimaks, Siwon mempercepat sodokannya.

“Ohhhhh hyunghhh wonnieee hyung akuh sudahhhhhnngg tidak bisa menahannyahhhhh, Siwooonnn hyunggggggg” Bersamaaan dengan teriakan Kyuhyun menyembur pula spermanya. Mengenai dada bidang Siwon dan sedikit mengenai wajahnya. “Ohhhh ohhh baby hyung jugha sayang…baby…..Kyhyunnnnnnn ahahahhaaaahhhh” Siwon jatuh menindih kyuhyun yang telentang dibawahnya karena lemas sehabis bergulat dengan pria manis pemilik hatinya.

 

“Gomawo baby…” Siwon kemudian mengecup kening kyuhyun mesra dan menyingkir dari atas tubuh Kyuhyun, mengambil selimut yang terjatuh dibawah ranjang dan menyelimuti tubuh polos mereka berdua. “Ne cheonman hyung.. aku mengantuk hyung.. jaljayo” CUP, kecupan manis Kyuhyun daratkan di bibir joker Siwon yang tengah tersenyum. “Ne baby jaljayo tidur yang nyenyak dan mimpikan hyung ne?” Keduanya pun terlelap sambil berpelukan erat. Membiarkan bulan menyinari sisa malam tersebut.

Keesokan harinya kedua insan yang masih tertidur pulas dibawah selimut yang menutupi tubuh polos keduanya terjaga hingga menjelang siang, hingga salah satu dari mereka kini memilih untuk terbangun dari mimpi indahnya, si pemilik lesung pipi ini tersenyum senang saat terbangun melihat di sisinya terdapat namja yang sangat ia cintai, “Morning baby..” ujar Siwon sembari mencium pipi Kyuhyun, yang hanya dibalas dengan gumaman tidak jelas dari Kyuhyun. “Baby.. kau tidak akan mandi??” tanyanya kembali, “Atau kau mau mandi dengan hyung?” goda Siwon yang langsung dihadiahi jitakan manis di kepala Siwon, “Appo baby.. mengapa kau memukulku?” tanyanya tanpa dosa, “Diam hyung, aku lelah.. kau itu selalu pervert” Siwon hanya tersenyum “Tetapi kau menyukainya kan?” Siwon pun langsung berjalan cepat menuju kamar mandi dibandingkan dirinya harus mau dihadiahi jitakan dari Kyuhyun kembali.

“Ish.., dia selalu membuatku malu” Kyuhyun menenggelamkan kepalanya di bantal, sedangkan Siwon hanya terkikik geli melihat kelakuan manis sang kekasih. Walau kakinya belum sembuh benar, akan tetapi energy semalam seakan membuatnya sembuh seketika. “Gomawo baby.. hyung akan selalu berusaha untuk membicarakan apapun yang terjadi padamu, agar tidak ada lagi prasangka buruk lagi” Siwon menutup pintu kamar mandinya. “Gomawo hyung, aku tau kau tidak mungkin mengecewakan dan mengkhianatiku, aku yang terlalu ke kanak – kanakan, aku akan berusaha lebih dewasa lagi agar tidak akan kejadian ini terulang kembali” ujar Kyuhyun dengan mata terus menatap arah kamar mandi dan senyuman manis itu kembali terkembang di wajahnya.

 

-End-

 

 

Hay..hay.. ketemu lagi, tapi dengan jenis ff yang berbeda, oh iya saya mengerti ini rate M maafkan sudah mau masuk puasa bukannya tobat malah bikin ginian, tapi asli deh ini yang buat #NunjukRateM nya bukan diriku, aku masih polos… sueeerrr… hahahaha… oia makasih juga Lana yang sudah berduet dengan saya di ff ini… makasih yang sudah membacanya,, sampai jumpa di ff yang lainnya, oh mungkin di ending AOV, nantikan saja.. mungkin gak lama lagi..

Sedian tisu dan juga jangan timpuk kalo kurang HOT, hahaha… mungkin ada sedikit berkurang bakat yadongnya, karena mau puasa mungkin, heheh.. oia salam kenal lagi aja ya dari saya Lana.. terima kasih sudah membaca ff ini… sampai jumpa di ff saya yang lainnya..

76 thoughts on “My Lovely

  1. Hi, author…
    Thanks for this cute en ht story…. kkkkkk
    Dingin2 gini baca yg hot bginian jd agak panas nih badan.. kkkkkk
    Gara2 si pervert won en cutie kyu nih.. hehehee

  2. How sweet and HOT, lagi hujan baca yang hot gini jd hangat hehe…aq suka bngt sm manja2 babykyu ke siwonie… ditunggu cerita2 wonkyu yg lain…😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s