Posted in BL, Family, Fluffy, Genre, Romance, WonKyu Story

Love Fight ! – Pinky Promise

image

LOVE FIGHT!
-PINKY PROMISE-

Author : Ojin. Waktu dulu pakek nama SoJinKey wkwkwkw.. Tapi untuk sekarang, panggil Ojin aja cukup. Di Facebook, ada juga yang manggil Ojin itu ‘Boo’. Boojin lebih tepatnya 🙂

Cats : WonKyu, OnKey, Yunjae, Kibum

Rate : Aman untuk anak 15 tahun, alias Teen xD

Genre : Romance, Family, Fluffyyyyy >__<

Lenght : oneshot berseri*plak!* Lupa namanya adoohh :v

Disclimer : Dengan bangga Ojin mengaku ini karya Ojin 😀 Seri kedua dari ‘Love Fight-Never give up’ Baca dulu hayoo, yang merasa belum baca xD

Warning : Dilarang bashing membashing yak 😀 Kritik saran diterima 🙂 INI YAOI ALIAS BOYS LOVE. Yang kurang demen sama YAOI WONKYU, mending baca yang Genderswitch aja oke? Buat reader baru, selamat datang di WKC 😀

.
.
.

Pagi hari di kediaman keluarga Cho. Masih tampak sepi, walaupun ayam berkokok dengan lantangnya, tetap tak menunjukkan aktifitas dalam rumah itu. Ruang tamu masih gelap. Bunyi tik-tik-tik dari jam besar di ruangan itu semakin menambah kesan lengang, seperti rumah itu tak berpenghuni saja. Jam menunjukkan pukul 06.00 Am. Jarum panjang tepat berada di angka dua belas.

Mungkin di ruang tamu memang masih gelap. Coba kita intip ke arah dapur keluarga Cho. Oops~ Apa di pagi buta begini, seekor tikus tengah merayakan pesta? Kulkas dua pintu di dapur, terbuka lebar-lebar. Lampu kulkas yang bersinar semakin terlihat mencolok, karena ruangan di sekililingnya memang masih gelap.

Dan.. oh tesoro~ rupanya itu bukan seekor tikus!

Sejak kapan tikus mempunyai postur tubuh berkali-kali lipat lebih besar dari ukuran aselinya itu? Lagipula, sosok yang duduk bersila dilantai-lebih tepatnya di depan kulkas- itu sangat tidak sepadan sekali diibaratkan dengan seekor tikus.

Rambut hitam legamnya tampak bercahaya dibawah sinar terang kulkas. Tangan kirinya memegang erat se-cup besar ukuran jumbo ice krim tiga rasa-stroberry, vanila, cokelat-, sedangkan tangan satunya aktif menyendok isi ice cream. Ekspresi gembira begitu kentara saat ice cream itu berhasil masuk ke dalam mulutnya, melumer di lidah, membuatnya semakin ketagihan.

Bahkan bukan hanya se-cup besar ice cream yang telah di ‘curi’ oleh ‘tikus’ nakal ini. Bungkus cokelat pun berserakan di sekitarnya.

1,2,3,4,5.. Mungkin sekitar tujuh sampai delapan batang cokelat telah di makannya. Eoh~ tampaknya ‘tikus’ nakal ini sangat lapar.

“Kyunie~ apa yang kau lakukan disana baby nakal?” suara mengintimidasi dari arah belakang sosok yang dipanggil Kyunie itu, seakan menggeram seperti seekor macan betina. Kedua caramel eyes sang tertuduh, mengerjap-ngerjap takut.

“Oops, Kyunie ketahuan” ucap tikus nakal yang ternyata Baby nya keluarga Cho itu pelan. Menaruh dengan cepat, sisa ice cream beserta sendoknya ke dalam kulkas, kemudian dengan gesit menutup kedua pintu kulkas.

Memandang dengan polos sosok lain yang dengan angkuhnya duduk diatas counter dapur, sambil bersidekap. Nyonya Cho memicingkan mata seolah mengancam sosok mungil yang kini berdiri tegap berhadapan dengannya itu. Sedang menunduk takut.

“Eomma tanya, sedang apa baby disini eoh?” Cho Keybum, sang bunda turun dari atas counter dapur dengan sekali loncatan. Mengitari tubuh mungil -151 cm- baby nya dengan masih memicing tajam.
Lampu di dapur tiba-tiba saja menyala.

“Ada apa sayang?” Namja paruh baya yang masih bisa dikatakan awet muda, tak kalah mudanya dengan sang nyonya rumah, menguap pelan. Setelah mendengar suara berisik dari arah dapur, ia memutuskan menyusul sang istri yang lebih dulu pergi. Takut terjadi sesuatu pada sang istri tercinta, Cho Jinki bergerak malas bangun dari tidurnya. Berjalan seakan dirinya sedang ber-sleep walker, ke arah dapur.

Menghidupkan saklar lampu, kedua mata sipitnya terbuka-dipaksakan- melihat sang istri tampaknya sedang mengeksekusi sang baby, karena baby Cho nya hanya menunduk diam tak berani melihat wajah Keybum.

“Lihatlah kelakuan baby mu ini. Pagi-pagi begini sudah menggeledah isi kulkas. Coba kau bayangkan yeobo, semalam demamnya kambuh. Dan sekarang dia sudah bebal memakan ice cream diam-diam” suara Keybum sarat akan kecemasan dan rasa gemas yang campur aduk menjadi satu. Di satu sisi, Keybum ingin sekali menjewer kuping selembut kapas itu. Tapi ia tahu bahwa metode itu sangat tidak baik untuk psikologis sang baby-terlalu dimanjakan-.

“Apa itu benar baby Kyu?” Jinki ikut menyidang Kyuhyun. Merasa kedua tatapan orang tuanya terfokus padanya, Kyuhyun mengangguk pelan. Mengakui kesalahannya, daripada di hukum oleh sang appa nanti.

“Hah.. wae baby? Baby Cho kan tahu, kalau Baby itu sedang sakit. Orang yang sedang sakit tidak boleh memakan ice cream. Apalagi pagi-pagi buta begini. Baby mau demam baby kambuh lagi?” Jinki berujar pelan. Mencoba memberi pengertian kepada sang baby, tanpa memarahinya yang ujung-ujungnya pasti membuat Kyuhyun menangis. Ck, cengeng sekali eoh Baby Cho?

“Mianhae appa, Kyu tiba-tiba sangat ingin makan ice cream” Kyuhyun masih menunduk. Mempoutkan bibirnya. Kyuhyun sadar dirinya salah. Kyuhyun tahu memakan ice cream pada saat kondisi tubuhnya sedang tidak fit, akan membuat ketahanan tubuhnya semakin menurun. Sekarang saja, Kyuhyun merasakan sakit kepalanya kemarin kambuh lagi. Hidungnya terasa tersumbat sesuatu. Suaranya bahkan terdengar seperti kodok.

Keybum meraba dahi Kyuhyun. Dahi Keybum mengernyit, karena merasakan panas tak biasa di telapak tangannya. Sepertinya demam baby Kyu kambuh lagi.

“Kyuhyun, kembali ke kamar. Tidur!” Bentakan Keybum membuat Kyuhyun berkaca-kaca. Namun Kyuhyun menahan tangisnya. Lebih tepatnya tidak mau menangis. Tidak mau dikatakan cengeng lagi oleh Siwonienya.

Kyuhyun menggeleng tak sejutu dengan suruhan sang bunda. “Tapi eomma, Kyu harus sekolah hari ini.” Ujarnya memelas.

“Tidak boleh. Demam mu kambuh lagi” Keybum menggiring Kyuhyun masuk ke dalam kamarnya. Sedikit kepayahan, karena sesekali Kyuhyun meronta dan ingin melepaskan diri dari jeratan Keybum.

Sang appa yang masih betah melihati interaksi Ibu dan anak itu sampai Kyuhyun masuk ke lantai dua kamarnya dibarengi oleh omelan sang istri yang tengah memarahi babynya. Menghembuskan napas pelan. Tampaknya, dia harus menghubungi tetangga sebelahnya lagi. Dokter Choi Yunho-Appa Siwon- adalah seorang dokter di rumah sakit terbesar di kota metropolitan Seoul. Lebih tepatnya, beliau lah sang pemilik rumah sakit tersebut.

Cho Kyuhyun, sudah menjadi pasien tetap Mr Choi. Setiap Kyuhyun demam, Jinki pasti akan segera memanggil tetangga sebelahnya itu untuk mengobati baby Cho nya. Yunho-Appa Siwon- dan Jinki-Appa Kyuhyun- menjadi akrab karena anak-anak mereka yang memang sudah berteman sedari kecil. Bahkan saking akrabnya, kedua keluarga berbeda marga tersebut sudah menganggap satu sama lain seperti keluarga yang real, keluarga sebenarnya. Tak ayal mereka saling bahu-membahu dan saling bekerja sama. Terutama bekerja sama memuluskan rencana perjodohan antara Siwon dan juga Kyuhyun. Kedua orang tua ini sangat bernapsu ingin segera menimang cucu. Namun Siwon tampaknya tak berpikir demikian.

Choi Yunho tak habis pikir, segala perhatian yang Siwon curahkan kepada Kyuhyun sudah pasti karena Siwon jatuh cinta pada sosok mungil itu. Tapi Siwon masih saja menyangkal dan tak mau menjadikan Kyuhyun miliknya. Kedua orang tua itu ingin sekali rasanya menyeret wonkyu kopel ke altar tanpa persetujuan masing-masing. Hah~ mereka gemas sendiri dengan pikiran itu. Di satu sisi mereka kemudian menyadari, bahwa anak-anak mereka hanyalah sosok remaja yang masih menjalani pendidikan di Senior High School–Kelas dua Senior High School– Bahkan Kyuhyun sendiri umurnya belum genap 15 tahun.

Tubuh mungil 151 cm itu, memang ditunjangi juga oleh umurnya yang belum genap 15 tahun. Segala tingkah manjanya selain karena faktor orang tua, faktor umur pun turut campur di dalamnya. Hah~ coba bayangkan, uri baby Cho ini sudah kelas 1 SD saat umurnya menginjak 5 tahun. Waktu itu ia merengek pada sang bunda ingin ikut bersekolah seperti Siwonienya. Dan apa yang bisa orang tua Cho lakukan selain menuruti semua keinginan baby Cho nya? Beruntung walaupun umur baby Cho belum genap untuk masuk sekolah dasar, namun ia berhasil menjalani serangkaian tes masuk di sekolah yang sama seperti Siwonienya. Bahkan mereka sekelas. Uri baby Cho sangat pintar aniya?
.
.

Sementara itu sang baby Cho masih terus menggerutu di balik selimut pikachunya. Tubuhnya ia sembunyikan, tak mau menatap sang bunda yang duduk di pinggir kasur, berusaha melepas selimut Kyuhyun penuh perjuangan karena Kyuhyun sama sekali tak mau melihat Keybum.

Kyuhyun masih kesal karena tidak di ijinkan masuk sekolah. Bagaimana jika Siwonienya di dekati oleh sosok centil itu?-Kibum- Kyuhyun harus melindungi Siwonienya dari rayuan maut Kibum. Hah, bahkan Kibum dan Ibunya saja memiliki nama ejaan yang sama. Tapi Kibum yang dekat-dekat Siwonienya itu kenapa begitu sangat menyebalkan?

“Kyu baby, buka selimutnya. Eomma kesusahan baby. Kau harus minum obat, supaya kau cepat sembuh sayang. Untuk sementara, nanti eomma akan menyuruh appamu untuk mengunci kulkas. Supaya baby tidak menjadi tikus nakal yang menggeledah isi kulkas, mencuri ice cream atau pun cokelat lagi.” Keybum masih berusaha menyeret selimut itu dari tubuh Kyuhyun. Namun Kyuhyun mempunyai pertahanan yang sangat kuat. Melilitkan tubuhnya dengan selimut bak kepongpong

“Shireo eomma! Kyu tidak mau minum obat. Shireo shireo! Pahit! Kyu tidak mau! Kyu mau sekolah” Kyuhyun masih saja kekeh tetap tidak mau minum obat. Dalam hati Keybum merutuki tingkah manja sang baby. Tapi bukankah karena dirinya dan Jinki juga yang membuat Kyuhyun menjadi manja begini?

“Hah, baiklah. Biar eomma adukan Kyu ke Siwonie saja. Kyu kira eomma tak berani membocorkan rahasia Kyu yang diam-diam mencuri ice cream di dalam kulkas? Bukan kah kemarin malam Kyu sudah berjanji tidak memakan ice cream untuk sementara waktu?” Keybum mengeluarkan smirknya yang mengerikan. Melipat kedua tangannya di depan dada. Tersenyum angkuh, yakin Kyu akan mengalah dan mau menuruti keinginannya sekarang. Pasalnya Siwon tahu kemarin Kyuhyun demam sehabis hujan-hujanan dari taman. Diam tak berkutik saat Siwon memarahinya. Yang berujung dengan adegan pinky promise yang sangat manis menurut Keybum. Ehem, diam-diam sebenarnya Keybum melihat itu. Momen romantis anaknya dengan calon menantu gagahnya.

Kita tunggu saja… dan, gundukan kepongpong itu bergerak-gerak sampai kepala mungil muncul ke permukaan dengan malu-malu.

Ish! Memang hanya selalu Siwon yang bisa mengontrol bayi besar ini.

“Eomma..” bibir pucat itu berucap pelan.

“Heum..” Keybum bergumam sebagai balasan. Tersenyum karena bayi besarnya akhirnya menuruti keinginannya.

“Kyu mau minum obat, tapi sebelum itu… Kyu mau mencari Siwonie hyung dulu. Hihihihi” Dengan kecepatan yang tak terjangkau oleh kedua mata Keybum, tiba-tiba saja sang bayi besar sudah terjun bebas dari atas kasur queen sizenya. Cekikikan jail yang terlontar dari bibirnya membuat Keybum gemas sampai akhirnya sang bunda berteriak,

“KYUHYUNIEEEEEE!!!!!!”

Saking menggelegarnya teriakan sang Nyonya rumah, Jinki yang notabene suaminya sampai spontan menyemburkan kopi panas yang sudah di minumnya. Terbatuk hebat. Kopi yang sudah sempat sampai ditenggorokan itu terpaksa keluar karena refleks terkejut begitu mendengar teriakan istrinya yang membahana.

“YEOBO! TANGKAP BAYI NAKAL ITU! AKAN KUHUKUM DIA!” Keybum meneriaki Jinki dari atas tangga. Meminta bantuan sang suami yang masih bergeming di dapur. Batuknya tampak belum reda. Saking sibuknya dengan si batuk, Jinki tak sempat menangkap Kyuhyun yang berlarian di depannya, menuju pintu keluar rumah itu. Tanpa memakai alas kaki pula.

“Hihihi.. eomma, Kyu pergi sebentar saja. Kyu cuma ke rumah Siwonie hyung kok” Masih dengan cekikikannya, Kyu berlari-berbalik-menghadap ke arah eomma dan appanya yang berdiri di pintu keluar. Tanpa melihat objek di depannya. Itu berbahaya sekali baby Kyu~

Baby besar itu sudah membuat gaduh pagi-pagi begini. Kedua orang tua Kyuhyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Pusing akan tingkah laku Kyuhyun yang seperti tidak bisa diam barang semenit pun.

Sudah agak lebih tenang sekarang karena si pawang Kyuhyun akhirnya datang, bersama satu sosok lain yang dikenal baik oleh keluarga Cho. Sebelah tangannya tampak menenteng sebuah tas hitam besar.

Tanpa melihat dua sosok didepannya, Kyuhyun masih saja berjalan-dengan posisi berbalik-  menghadap ke orang tuanya. Tanpa menghiraukan resiko dirinya akan celaka. Bagaimana kalau uri baby Kyu sampai terantuk pagar kokoh rumahnya?

Syukurlah itu tidak terjadi. Begitu Kyuhyun hampir menabrak pagar, alih-alih besi keras yang ditubruknya, Kyuhyun malah mendarat di sebuah dada bidang dan kokoh yang sangat dikenalinya.

Bau ini.. Siwon hyung, pikirnya.

“Si–HUWAAAA HYUNG” Sekarang kedua orang tua Kyuhyunlah yang tertawa heboh. Rasakan baby Cho! Terima hukuman dari pawangmu. Pawang tampanmu, Choi Siwon.

Lagi dan lagi, Siwon menggendong Kyuhyun dengan pose gendongan favoritnya itu–gendongan ala koala.

“Apa yang sedang kau lakukan Baby Cho?” Heol, suara mengintimidasi itu lagi. Kyuhyun dibuat tak bisa berkutik lagi karenanya.

“Sudahlah Wonnie-ah, jangan terlalu menekan calon istrimu ne. Tidak baik” Sosok lain yang sedari tadi melihat kehebohan yang dilakukan Kyuhyun juga, menepuk punggung Siwon memberinya sedikit anjuran. Berdehem pelan, berlalu meninggalkan kedua sejoli yang masih tetap fokus satu sama lain itu.

Daripada menjadi obat nyamuk disini, bukankah lebih baik dia masuk ke dalam kediaman keluarga Cho, mungkin nyonya rumah akan berbaik hati menyajikan secangkir kopi sederhana dan setoples biskuit. Aih~ bukannya sang istri-Choi Jaejoong- di rumahnya tidak mau membuatkan secangkir kopi untuknya. Namun telepon yang berdering pagi-pagi di kediaman keluarga Choi membuat ia urung melakukan rutinitas tiap paginya itu. Bahkan Siwon yang mendengar baby Kyuhyunnya kambuh lagi, hampir saja berlarian keluar rumah hanya memakai celana merek calvin kliennya saja. Padahal sudah kentara sekali perasaan Siwon ke Kyuhyun itu. Yunho heran, kenapa sampai sekarang anaknya tetap kekeh pendirian tidak mau menjadikan Kyuhyun miliknya. Paling tidak adakan pesta pertunangan dulu, kalau memang Siwon tak setuju untuk langsung ke jenjang pernikahan.

“Baby Kyu, jangan di luar lama-lama okey? Appa perlu memeriksa mu lagi” Bahkan Yunho sudah menyebut dirinya sendiri ‘appa’ pada sosok yang masih berada dalam gendongan Siwonienya itu. Bisa dibayangkan seberapa dekatnya kedua keluarga tersebut?

Kyuhyun mengangguk membalas perkataan Choi appa. Tidak berani mengeluarkan suara sepatah kata pun. Lidahnya terasa tertahan sesuatu, kaku, tidak bisa digerakkan seakan lidahnya dikutuk menjadi batu. Hukuman karena dia nakal lagi hari ini kah?-pikir Kyuhyun- Oh Cho Kyuhyun baby polos sekali aniya?

Orang tua Kyuhyun dan Appa Siwon masuk lebih dulu ke dalam rumah. Menghilang dibalik pintu kokoh yang terbuat dari jati pilihan, meninggalkan kesunyian yang begitu kentara di sekeliling WonKyu kopel.

Setelan seragam sekolah yang dipakai Siwon, menandakan dirinya sudah akan siap berangkat menuju ke Sky Blue High School.

Omona, ini pasti lagi-lagi ulah sang bunda yang melapor pada Siwonienya. Kyuhyun mempoutkan bibirnya tanpa sadar. Kenapa ibunya itu sungguh senang sekali melaporkan kenakalannya pada Siwon?

Aniya baby Cho, sebenarnya ini ulah appa mu sendiri. Secara tidak langsung membuat Siwon ikut panik karena mendengar kau kambuh lagi. Aigo~ bayi besar yang nakal ne.

“Kemarin baby Kyu berjanji apa pada hyung?” Siwon menengadah dengan angkuh. Kyuhyun yang ditanya seperti itu menundukkan kepalanya semakin dalam.

“Mianhae. Kyu bukannya tidak menepati janji, hyung. Tapi sungguh, Kyu sangat sangat lapar tadi. Eomma tidak memasak. Kyu mencari roti di dalam kulkas, tapi tidak ada roti. Kyu hanya memakan sedikit cokelat dan mencicip ice cream yang menggoda Kyu itu. Mereka seolah memanggil Kyu untuk memakan mereka” ucap Kyuhyun dengan antusiasnya bercerita kepada Siwon. Sekali-kali jemarinya dia kepalkan kuat-kuat, bercerita dengan antusiasnya kepada Siwon. Hayo baby Kyu berbohong aniya? Yakin hanya memakan sedikit?

Siwon mengernyit geli melihat ekspresi Kyuhyun saat menceritakan ice cream dan cokelat tadi. Ish, hanya baby Kyu nya yang bisa membuat dirinya merasa jengkel dan gemas disaat yang bersamaan.

“Tapi itu tetap saja namanya ingkar janji baby Kyu.” Kyuhyun lagi-lagi mempoutkan bibirnya. Ingin menyangkal namun mau bagaimana lagi. Dirinya memang mengingkari janjinya pada sang pangeran impiannya.

Namja gagah setinggi 183 cm itu terus melayangkan tatapan mengintimidasi kepada Kyuhyun. Mencubit hidung Kyuhyun usil, berharap bayi besar itu tidak mempoutkan bibirnya begitu. Siwon jadi ingin menciumnya kan. Heol, sedangkan sang tersangka cute ini memainkan kancing seragam Siwon-aktifitas favorit Kyuhyun jika ia digendong ala koala adalah selalu memainkan kancing baju Siwon atau sekedar memutar-mutar jemarinya di dada bidang Siwon saat pangeran tampannya itu tak sedang memakai baju berkancing–

“Maafkan Kyu hyung” Akhirnya kedua caramel eyes itu berani menatap kedua mata Siwon. Siwon tersenyum, memamerkan dimplenya yang manis.

Seakan tertular senyuman Siwon, Kyuhyun jadi ikut tersenyum juga. Kyuhyun yakin kalau Siwonienya itu sudah tidak marah lagi.

‘Cup’

Kyuhyun mengecup bibir menggoda Siwon kilat. Terkekeh lagi, merasa berhasil membuat Siwonienya tak marah lagi padanya. Demi pantat bugsy, Kyuhyun yakin Siwon pasti tak bisa marah lama-lama. Lebih tepatnya tak tega. Kyuhyun memanfaatkan rasa tak tega Siwon dengan sangat baik.

“Sekarang baby harus iatirahat ne” Siwon mengacak rambut Kyuhyun sayang. Membalas kecupan bibir Kyuhyun dengan kecupan di pipi dari Siwon.

“Shireo” Bayi besar itu menggeleng-gelengkan kepalanya menggemaskan. Kalau dirinya tak masuk sekolah hari ini si Kibum ular berbisa pasti merayu-rayu Siwonienya. Ah andwe! Kyuhyun berteriak histeris dalam benaknya. Bahkan sekarang kedua caramel eyes itu melotot-lotot lucu membayangkan Kibum menggantikan semua aktifitas yang biasanya dia kerjakan untuk Siwon.

Menyuapinya makan siang saat jam istirahat, dengan duduk manis diatas pangkuan Siwon juga. Menjaga petuah Siwon untuk tidak dekat-dekat dengan yeoja atau namja lain. Tetapi Kyuhyun merasa sulit melakukan tugas itu di karenakan hampir semua siswa dan siswi menatap dirinya seolah-olah dirinya adalah bakpao yang siap di santap kapan saja. Apalagi teman-teman sekelasnya selalu berusaha untuk mencubit-cubit pipinya. Uh! Menjengkelkan!

Baby Cho jangan heran begitu. Apa baby Cho tidak pernah melihat cermin? Walaupun tubuh bayi besar itu terbilang kurus, tapi kedua pipi bulatnya seperti bakpao. Ingin dimakan ya?

Maka dari itu, Kyuhyun merasa aneh. Padahal Kyuhyun sudah menjalani segala syarat yang diajukan Siwon untuk menjadi sekretaris osis. Tujuannya sebenarnya sih hanya ingin menempel terus dengan Siwon. Kyu~ baby Kyu Kyu~ setelah sebelumnya terperdaya oleh sang bunda-masalah peralatan mandi merk bayi- apakah sekarang Kyuhyun terperdaya juga oleh Siwon? Ck baby Cho~~

“Wae shireo?” tanya Siwon heran.

“Kalau Kyu istirahat, berarti Kyu tidak sekolah hari ini? Shireo! Nanti kalau hyung di goda-goda oleh Kibumie bagaimana? Shireo shireo!” bantah Kyuhyun dengan hebatnya. Berlonjak-lonjak dalam gendongan Siwon seakan sedang menunggangi kuda. Ah~ Baby Cho tidak bisa diam ya Tuhan.

“Hyung tidak akan dekat-dekat Kibum. Hyung janji. Untuk apa dekat-dekat Kibum? Kyu harus istirahat supaya besok bisa masuk sekolah bersama hyung” si mungil Cho tampak puas dengan jawaban Siwon. Apalagi pada saat Siwon mengucapkan kalimat ‘untuk apa dekat-dekat Kibum’. Hihihihi.. secara tidak langsung, Siwon sudah mengungkapkan kalau ia sama sekali tidak mau menjalin hubungan dengan Kibum. Dan sudah pasti dikarenakan karena Siwon tidak menyukai Kibum. Yeay~ Kyuhyun bersorak riang dalam hati.

“Pinky promise?” Memamerkan gigi putih mungilnya, mewakilkan perasaan bahagianya yang begitu membuncah. Menyodorkan kelingking kanannya dihadapan Siwon.

Siwon yang memang tak akan pernah menyangkal dari pinky promise bayi besar itu, dengan senyum mengembang memamerkan dimplenya, ia menyambut pinky promise Kyuhyun.

“Pinky promise baby Cho yang manja, cengeng dan susah di atur”

Kyuhyun hanya tertawa mendengar ejekan yang terlontar dari bibir Siwon.

“Siwon hyung saranghae~” Kyuhyun memeluk leher Siwon. Menunggu beberapa saat, tak ada jawaban dari pangeran kudanya itu. Walau pun di dalam hatinya merasa sesak tiba-tiba, tapi tetap tak membuat semangat Kyuhyun meredup untuk mengambil hati Siwonienya.

Suatu saat..
Pasti!
Siwonienya akan membalas mengatakan ‘nado saranghae’ padanya 🙂

Uri baby Cho sangat tegar aniya?
.
.
.
.
.

Ojin’s note : Ojin bawa seri kedua dari Love fight ya ^_^ Setelah sukses membangun karakter manja di ‘never give up’, Ojin bawa lagi si Kyu manja di chapter kedua dari love fight, ‘pinky promise’. Beberapa pertanyaan yang bersarang di benak readers deul sekalian satu persatu udah mulai kejawab. Contohnya, ‘Kyuhyun itu apanya Siwon?’ Hahahaha.. jawabannya, Kyu itu bukan siapa-siapanya Siwon 😦 Poor uri Kyunie. Ehhhhh tapi kenapa Siwon cium-cium Kyu cobaaakk?? Protes kan? Nanti di chap selanjutnya Ojin jawab :p Tanpa ngilangin kesan fluffyyy dari epep ini ya 🙂 Terus banyak juga yang nanya, ‘umur Kyu berapa? Manja banget xD’ atau- ‘Kyu semungil apa sih?’ ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ di chap ini ude dijawab juga 🙂 Kyu itu umur belum genep 15 taon :v alias masih 14 jalan xD Hahahahaha.. dengan tinggi badan cuma 151 cm :v Wehhh bayangin Kyu imut gak ada abisnya -_- Nyempil pasangan shiper ojin yunjae dan Onkey T_T terharuuuu… pasalnya ojin tu ude lama pengen gabungin mereka jadi satu baru kesampaian sekarang xD Hahahahahaha xD Mudahan suka seri keduanya :v Kelanjutannya tergantung readers deul sekalian. Unsi eon yang publishin epep Ojin makasiii…. Kritik dan saran membangun diterima! Salam Wonkyu shiper, btw Ojin suka sama yang bikin kalimat ini. “Dilarang membhasing wonkyu jika ingin selamat” Hahahahahaah xD untuk karakter Kibum di epep ini, inget loh ini cuma epep ya 🙂 Ojin gak maksud buat ngundang war ya 🙂 Bocoran deh, Kibum itu akan ojin pasangkan dengan Changmin :v Wkwkwkwkwk.. Changbum? Why not??? XD annyeong~ tesoro :*

Advertisements

72 thoughts on “Love Fight ! – Pinky Promise

  1. Hoaaa,
    Kalo ada tikus kek babykyu mah gpp, aq mo pelihara banyak. . XD
    Haaah, won msih blom mau ngaku suka ama kyu yah. .
    Pdahal, protektif banget ama babykyu. .
    Keknya, abang won minta di sruduk kuda (?) dlu baru bsa sadar. . .
    Ahahahahaha

  2. hahaha imutnya babykyu..
    dasar ‘tikus’ nakal.. demam malah makan ice cream keke

    hubungan wk masih gantung(?) . haha tp akhirnya tetap bersatu kan ya??

    lucu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s