Posted in Uncategorized

Tears In Pink Rain. I

10154090_1445744805665080_6346301057580644600_n

….

Ini sudah yang ketiga kalinya Kyuhyun keluar-masuk Myeongdong Chatedral dengan wajah yang masam. Lelaki manis itu berjalan dengan langkah yang terhentak kesal ketika mendapati kekasihnya masih saja khusyuk berdoa. Lagi-lagi Kyuhyun berdecak.

“Mau sampai kapan kau terus berdoa disini?” Kyuhyun berusaha meredam rasa kesal pada suaranya meski gagal karena Siwon langsung membuka mata, lantas memandang Kyuhyun dan tersenyum. Kyuhyun yang sudah merasa lelah hanya membuang arah pandangnya keluar katedral. Sudah hampir setengah hari keduanya, atau lebih tepatnya hanya Siwon yang terus mendekam dalam katedral dan menenggelamkan diri pada doa pagi.

Mianhae, Kyu.” Dia berdiri dan kleuar dari barisan kursi kayu, menuju hadapan Kyuhyun. “Ayo, kita jalan-jalan lagi.” Sambungnya dengan senyum khas Siwon yang teduh.

Kyuhyun menepis tangan besar yang hendak mengamit dan menggenggam tangannya. “Kau merusak mood-ku. Lanjutkan saja kencan ini dengan Tuhan-mu itu!” Setelahnya, Kyuhyun langsung beranjak pergi dan meninggalkan Siwon yang masih berdiam di dalam katedral.

Siwon segera mengikuti punggung Kyuhyun yang semakin jauh. Tidak. Siwon tidak boleh mengeluh karena ini memang salahnya. Wajar saja Kyuhyun marah, karena rencananya hari ini mereka ingin berkencan.

Memasuki bulan April di Korea Selatan, yang ditandai dengan semakin hangat , serta bunga-bunga yang perlahan bermekaran di sepanjang sudut kota. Begitupun dengan Cherryblossom yang sudah dia nantikan. Tiap sudut kota menjadi begitu berwarna dengan kelopak bunga, dan suasana menjadi begitu cantik dengan dominasi merah muda bunga Cherryblossom yang menghiasi tatanan jalan. Tidak satu atau dua pasangan yang akan berbondong untuk menikmati suasana romantis seperti ini. Termasuk Kyuhyun.

Meski keduanya belajar di universitas yang sama, namun perbedaan jurusan yang diambil membuat keduanya juga sulit untuk bertemu dan bersama layaknya pasangan yang lain. Terlebih mereka juga tidak bisa bergerak dengan leluasa karena persamaan gender.

Ya, di Negeri Gingseng inipun termasuk yang menganggap tabu percintaan sesama jenis, meski ada beberapa artis yang mendeklarasikan diri sebagai gay, namun bukan berarti perjalanan karir mereka akan lurus. Justru kecaman tidak bisa diabaikan, terkadang membuat dari sebagian mereka lebih memilih berbohong dan hidup dengan berpura-pura mencintai kaum Hawa.

Kyuhyun sadar diri dengan keadaan dan statusnya yang bukan apa-apa jika dibanding dengan Siwon yang seorang anak dari pebisnis yang sukses. Kyuhyun lahir dari keluarga yang sederhana. Ada Appa, Umma, dan juga Noona yang kini tinggal di Gwangju, bersama sanak saudara yang lain. Dia sendiri mendapat beasiswa di Kyunghee University dan menumpang hidup dengan keluarga Kim, yang masih ada pertalian keluarga dengannya.

Awalnya ia pikir hari-harinya sebagai seorang mahasiswa akan menjadi sangat membosankan. Sampai akhirnya di suatu hari dimusim semi—dua tahun yang lalu—seorang senior menyatakan cinta padanya diatap gedung universitas. Dan dia adalah Choi Siwon. Seorang senior dari fakultas bisnis yang menjadi kekaguman dari sebagian perempuan yang berkuliah di sana. Choi Siwon, seorang laki-laki yang kini menggandeng tangannya dengan sembunyi-sembunyi disebuah jalan kawasan Myeongdong, tempat mereka akan menghabiskan waktu hari ini.

.

Tears In Pink Rain

WonKyu

“Bukankah itu Kyuhyun?” Gadis di depan Siwon makin memicingkan matanya kebelakang Siwon ketika melihat seseorang yang sudah tak asing tengah berjalan bersama orang lain.

Siwon mengangkat kepalanya kemudian memutar tubuhnya mengikuti pandangan Kim Yerim —sepupunya— dan melihat Kyuhyun sedang bercengkrama dengan Choi Seunghyun, senior dijurusan yang Kyuhyun ambil.

“Ah iya…” hanya itu yang keluar dari bibir Siwon sebelum pria itu kembali menekuni tugas-tugasnya yang sudah menumpuk karena hampir 2 minggu dia tidak masuk kuliah.

Yerim mengerenyit melihat tanggapan Siwon yang terkesan cuek. Ada apa dengan sepupu laki-lakinya ini? Apa dia tidak cemburu melihat kedekatan Kyuhyun dan Seunghyun? Orang awam saja mungkin akan berpikir lain jika melihat keduanya terlihat serasi dan dengan raut bahagia sedang tertawa.

Ya, Yerim salah satu yang tahu hubungan Siwon dan Kyuhyun di keluarga mereka, setelah keluarga utama Choi tentunya. Mendapat kecaman dan tekanan dari pihak keluarga bukan sesuatu yang ringan. Mungkin jika orang biasa, besar kemungkinan akan mengalami depresi dan stres, namun Siwon terlihat biasa.

Tapi bukan Yerim namanya jika dia tidak tahu apa yang tersembunyi dihati Siwon. Dia sudah bersama lelaki itu sejak mereka lahir, karena keduanya lahir hanya berjarak beberapa hari. Tidak mudah menjadi seorang Choi Siwon yang lahir dikeluarga terhormat serta memegang tradisi lama untuk terus melanjutkan keturunan keluarga Choi.

Melihat Siwon yang masih saja acuh membuat Yerim lagi-lagi menghela napasnya. Siwon memang pintar berakting didepan orang bodoh, tapi Yerim terlalu pintar untuk ditipu. Dia kembali diam dan membantu Siwon menyelesaikan tugas-tugasnya kemudian pulang. Dari sela poninya yang menggantung, Yerim menatap miris lelaki di depannya yang terlihat menyedihkan.

“Sejak mencintainya, kau menjadi manusia paling bodoh yang kukenal, Siwon-ah”
.

.

Dari jauh, Kyuhyun melihat Siwon terus memunggunginya. Awalnya dia sedikit bahagia ketika Siwon menoleh kebelakang, namun senyumnya hilang saat Siwon kembali berbalik dan bersikap tidak peduli. Siwon berubah. Dia tidak sehangat awal mereka bersama. Belakangan ini Kyuhyun merasa Siwon menjadi dingin dan terkadang menyebalkan. Itu sebabnya dia mendekati salah seorang seniornya, Choi Seunghyun, untuk setidaknya membuat Siwon cemburu. Tapi sepertinya gagal. Dia menghela napas dan itu membuat Seunghyun menatap dengan pandangan lain.
.

.

“Kau berubah, Siwon.” Kyuhyun melipat kedua tangan didepan dada. Tatapan yang biasanya hangat kini terasa datar.

Begitupun dengan Siwon. Sama acuhnya dengan Kyuhyun, seolah mereka sedang beradu siapa yang paling angkuh. “Apanya yang berubah, Kyuhyun-ah?”

“Aku bosan seperti ini terus, Choi!”

“Katakan saja apa yang sebenarnya kau inginkan.”

Kyuhyun tidak percaya kalau yang berbicara barusan adalah Choi Siwon, kekasihnya yang sehangat mentari pagi. Kini yang dia rasa hanya hawa dingin menyebalkan dimusim salju. “Aku ingin kita berakhir.”

Gerakan tangan Siwon —yang entah sedang mengerjakan apa— berhenti. Namun hanya beberapa detik kemudian kembali menekuni pekerjaan membosankan yang terus dia lakukan sejak pagi di kantin universitasnya. “Apa karena Seunghyun?”

“Ya.” Kyuhyun menjawab mantap dengan dagu yang sedikit terangkat. “Dia jauh lebih baik darimu. Dia bahkan sudah membawaku pada keluarganya. Sedangkan kau, seorang pria terhormat pengecut yang tidak mengakui kekasihnya.”

“Kau mendapatkannya, Kyuhyun-ah. Kita berakhir.”

Kyuhyun tersedak dengan ludahnya sendiri saat merasa nada dingin keluar dari mulut Siwon. Pria itu pergi meninggalkan Kyuhyun sendiri dengan rasa campur aduk didadanya. Dia mencintai Siwon dan sungguh tidak percaya jika laki-laki itu melepaskannya dengan mudah. Kyuhyun seolah tidak memiliki harga lagi didalam hidup Siwon.

Dia mengangkat dagunya sembari menarik napas, agar airmatanya tidak jatuh. Siwon tidak pantas ditangisi! Namun apa daya, cairan bening itu perlahan merembes pada jalannya sendiri.

Ketika ada hati yang begitu mencinta, dia bahkan rela menjadi pecundang, pengemis, bahkan si bodoh yang menyedihkan. Asal cintanya bisa bahagia, menjadi tokoh buruk dalam kisahnya sendiripun ia rela. Hanya demi cintanya… Ya, cinta singkat yang manis.
.

.
“Kyuhyun akan pergi ke Virginia dan kau tidak menahannya? Kau bukan seperti Choi Siwon yang kukenal. Kau asing dimataku…”

Suatu hari, Yerim berdiri tepat menghadap dan memandang lurus sepupu laki-lakinya yang sedang duduk di taman rumah dengan beberapa buku bertema kedokteran, dan sayangnya Yerim tidak peduli dengan buku Siwon. Dia hanya ingin tahu, apa yang terjadi dari lelaki dihadapannya? Bukankah dulu dia begitu antusias dengan kisah cintanya yang menggebu, seperti remaja kecil yang baru saja punya pacar. Tapi sekarang, dia merelakan Kyuhyun dengan begitu mudah tanpa aling-aling  pertahanan apapun.

“Apa kau akan percaya jika aku katakan kalau aku sudah bosan dengan anak itu? Setidaknya keluarga ini mengajariku banyak hal, bahwa tidak ada pernyataan benar berdasarkan cinta. Semua hanya omong kosong, Yerim-ah.”

Yerim mencelos dengan jawaban Siwon. Pria itu benar-benar berubah. “Aku menyesal menjadi salah satu pejuang dalam kisah cintamu, Siwon-ah. Harusnya sejak awal kupatahkan saja semua ambisi bodohmu hanya untuk seorang Cho Kyuhyun. Kau benar-benar pengecut!”

Setelahnya, langkah Yerim menjadi cepat dan semakin menjauhi Siwon. Sedangkan pria itu melepas kacamata bacanya kemudian mendongak, dan bibir tipisnya mengulas senyum ketika segumpal awan membentuk sesuatu. Tanpa menghilangkan perkataan Yerim barusan dalam kepalanya.

“Kau benar-benar pengecut!”

 

“Sejak awal aku memang sudah kalah, Yerim-ah… Kyuhyun akan lebih bahagia jika tanpa aku disisinya.”
.

TBC.

Advertisements

35 thoughts on “Tears In Pink Rain. I

  1. Kenapa???
    Apa siwon sakit??
    Ngapain siwon baca buku kedokteran??
    Waktu kyu ma seunghyun sempat kasian ma won, tapi trnyta kyu ga selingkuh dunk.
    Kan cuma manas2in.
    Mmmm masih blm jelas ttg klrga siwon.
    Awalnya kupikir klrga siwon tau karna ada sblumnya penjelasn yg bilang bbrpa klrga won mengecam tapi kyu bilang dia blm dikenalin ke klrga siwon.

    Btw agak ngak asing ma penulisan n gaya bhsa yg dipake

  2. Suhaaaaaaaa,
    Eh iya kan author ff ini suha???
    Eonni g bisa baca d wp-mu,syukurlah ini ada d sini…
    Yah yah yah diawali dg kesedihan eoh??? Ani ani…ini lebih menyakitkan. Siwon yg dingin dan kyuhyun yg berlagak angkuh dan tdk trluka?? Itu lebih menyakitkan….
    Suha-ya…ini g bakal angst aniy???? #pelototinsuha kkkkkkkk

  3. ini knpa? siwon apa yg kamu tega sama kyuhyun.? dan Kyu.. kenapa kamu nguji siwon sperti itu.
    ya mgkin keduanya mulai jenuh. terutama kyuhyun.
    tp ya aku yakin siwon msh sangat mencintai kyuhyun bgti pula sebaliknya.

  4. apasih yang disembunyikan wonnie sebenarnya… ???? kenapa dia begitu mudahnya ngelepas kyunnie. pasti ada sesuatu yang wonnie simpan sendiri. bahkan pada sepupunya sendiri.
    lanjuuuuuuttttttttttt…..

  5. Heey Choi apa maksudmu Kyu akanlebih bahagia tanpamu?
    itu Kyu mau kemana?
    kok Siwon baca buku kedokteran bukannya dia jurusan bisnis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s