Posted in Angst, BL, Drama, Family, Romance, WonKyu Story

Angel of Voice chap.8

By. Miss Lee & Ryupyo

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Donghae x Eunhyuk

Stella & Ahra

Other cast

Genre : angst, friendship, romance

Rate : T (Boys Love)

 

Angel of Voice

Siwon yang merasakan sinar matahari mengenai sebagian mukanya, kini mencoba membuka kedua mata, dia mencoba merenggangkan ototnya, karena merasakan pegal di sebagian tubuhnya. Tertidur dalam posisi duduk semalaman di dalam mobil tentu akan merasakan pegal. Lehernya terasa tergelitik dengan hembusan nafas teratur dari seseorang. Saat dia melihat ke samping, terlihatlah Kyuhyun yang menyandarkan wajahnya di ceruk leher Siwon dan tidak lupa tangan Kyuhyun yang memeluk lengannya erat, Siwon merasakan keberuntungan di saat terbangun di pagi hari dapat melihat wajah namja manis yang ia cintai, bahkan kini namja itu berada disampingnya.

Siwon masih saja betah memandangi wajah Kyuhyun dari jarak yang sangat dekat, pikirannya teringat akan kejadian tadi malam. Dimana akhirnya dia mengetahui, bahwa Kyuhyun mempunyai perasaan yang sama kepadanya. Siwon sangat berterima kasih karena Ahra menghubunginya disaat yang tepat, hingga akhirnya kini dirinya bisa berada bersama dengan Kyuhyun. Mengungkapkan segala isi hatinya yang disambut manis oleh Kyuhyun, bahkan ciuman pertama itu pun masih melekat manis di bibirnya. “Eungh..” lenguhan Kyuhyun menyadarkan Siwon dari lamunannya.

Kyuhyun menggeliatkan tubuh serta melepaskan pelukannya. Sedikit mengerjapkan kedua matanya, Kyuhyun belum tersadar benar bahwa kini dirinya sedang bersama dengan Siwon. Saat dirinya menolehkan wajah ke samping kiri terlihatlah senyuman manis dari malaikat pelindungnya, Choi Siwon yang sedari tadi memperhatikan sang pujaan hati terbangun di pagi hari, “Selamat pagi baby..” sapanya yang membuat Kyuhyun harus rela bersemu merah di pagi hari.

 

“Kau sangat cantik di pagi hari ini” puji Siwon kembali setelah resmi menjadi pasangan kekasih, Kyuhyun menundukkan wajahnya setelah membaca pergerakan bibir Siwon yang memujinya, ia memang tau dirinya bukanlah yeoja, tapi mendapat pujian dari kekasihnya, siapa yang tidak akan merasakan malu. Siwon menarik dagu Kyuhyun, sehingga kini mereka bisa berpandangan, CUP.. “Morning kiss, baby” ujar Siwon kembali, Kyuhyun yang masih belum tersadar akan sikap Siwon yang menciumnya, hanya bisa mengerjapkan kedua matanya imut. Siwon benar – benar merasa sangat beruntung bisa mendapatkan Kyuhyun yang ternyata begitu polos dan di anugerahkan wajah yang bahkan lebih manis dibandingkan yeoja.

“Hyung..” Kyuhyun tergugup untuk berbicara “Waeyo baby?” Siwon memegang bahu Kyuhyun agar tetap berhadapan dengannya, “Eum.. kenapa kau memanggilku baby?” Kyuhyun merutuki ucapannya yang hanya membuat dirinya semakin malu dihadapan Siwon, “Karena kau memang seperti seorang bayi, kau adalah bayi nya hyung. Bayi yang akan hyung cintai, sayangi, lindungi dan hyung berharap bahwa bayi ini bisa bersama dengan hyung selamanya. Sampai maut memisahkan” Kyuhyun hanya bisa menatap Siwon dengan mata berkaca – kaca, sungguh dirinya merasa terharu dicintai oleh makhluk sebaik Siwon.

“Waeyo baby.. uljima..” Siwon menyeka air mata yang sudah lancang turun dari kedua mata Kyuhyun hingga mengenai pipi chubby nya. “Jangan pernah memperlihatkan lagi tangisan di hadapan hyung, karena hyung akan merasa gagal membahagiakanmu baby” Siwon mendekap Kyuhyun setelah mengucapkannya, Kyuhyun hanya mampu menganggukan kepalanya di dada Siwon.

 

Tok..tok..tok..

Lovey dovey pasangan WonKyu harus mau berakhir saat seseorang mengetuk kaca mobil. Siwon yang merasa terusik akhirnya melepaskan pelukannya terhadap Kyuhyun, lalu membuka sedikit kaca mobilnya. Dua namja yang berstatus sahabatnya itu, hanya mampu tersenyum tanpa dosa saat melihat mimik muka Siwon yang sedikit tidak bersahabat dengan mereka. “Ne.. araseo, kami menganggu kegiatanmu. Tapi ini sudah pagi Siwon, kau harus membawa pulang Kyuhyun. Beruntunglah aku sudah menghubungi Ahra noona tadi malam, bahwa Kyuhyun bersama kami untuk mengerjakan tugas hingga menginap. Ppaliwa, kau pun harus segera bersiap menghadapi appa mu” Eunhyuk kembali berbicara karena melihat Siwon yang masih betah berdiam diri, “Kau tunggu apa lagi Siwon-ah?”.

“Chakamanayo.. kalian berdua sedari tadi kah berada disini?” Siwon baru ingat bahwa semalam dirinya memberitahukan kepada kedua sahabatnya itu, bahwa dia sudah berhasil menemukan Kyuhyun di gereja tua, tempat pertama kali mereka berdua bertemu. Tapi Siwon tidak menyangka bahwa kedua sahabatnya itu, sampai menemuinya kemari. “Kami semalaman disini, kau tidak melihat mobil Eunhyuk yang terparkir tidak jauh dari mobilmu?” Donghae menatap gemas Siwon.

“Mana aku melihatnya saat tadi malam. Jadi kalian berdua juga semalaman tertidur di mobil?” tanya Siwon kembali “Ish, memangnya di dekat sini ada hotel? Kalau memang ada hotel, mungkin kau dan Kyuhyun pun sudah menginap disana. Sudahlah kau jangan mengulur waktu. Kasihan Kyuhyun, dia pasti ingin segera pulang” Donghae mengetukkan jarinya di atas jam tangannya sembari melihatkan kepada Siwon, sedangkan Kyuhyun hanya bisa tersenyum geli melihat interaksi antara kekasihnya dan kedua sahabatnya itu, walau dia tidak bisa mengerti apa yang mereka bicarakan karena Kyuhyun tidak bisa membaca dengan jelas pergerakan bibir ketiganya, tapi terlihat dari matanya bahwa interaksi ketiga orang ini sangatlah akrab dan hangat.

 

Saat di jalan Kyuhyun sesekali melirik Siwon, dia hanya ingin sekedar menanyakan kejadian malam hari sebelum Siwon menyusulnya ke gereja, apakah Siwon benar jadi bertunangan atau tidak dengan Stella? Gerak geriknya itu terbaca oleh Siwon, melihat lampu merah, Siwon pun menghadapkan wajahnya ke arah Kyuhyun. Menatap dalam matanya, “Apa yang sedang kau pikirkan, baby?” Kyuhyun hanya terduduk gelisah, ntahlah suaranya seakan tidak bisa dikeluarkan “Baby.. kau hanya perlu percaya pada hyung. Tidak ada yang terjadi, hyung selalu bersamamu. Maka semuanya tidak pernah terjadi, jangan khawatir ne.. hyung hanya memilihmu” setelah mengucapkan itu, Siwon pun mengelus lalu mengecup punggung tangan Kyuhyun. Seakan perkataan Siwon membawa energy positif bagi Kyuhyun, maka Kyuhyun bisa kembali tenang dan tersenyum manis.

 

Angel of Voice

Setelah mengantarkan Kyuhyun pulang, aku langsung mengemudikan mobilku menuju kediamanku, sepanjang jalan aku tidak bisa menutupi rasa gelisahku. Walau aku memang harus mempertanggung jawabkan apa yang telah aku perbuat, tetapi tetap saja rasanya aku tidak bisa melihat wajah eomma yang pasti sedih dan kecewa akan perbuatanku, tapi apa aku menyesal? Tentu tidak, karena kini aku sudah resmi menjalin hubungan dengan Kyuhyun dan hal itulah yang selama ini aku harapkan. Ya jadi aku tidak pernah menyesal, aku hanya tidak ingin melihat eomma bersedih, tapi semoga eomma mengerti akan segala keputusanku ini.

Mobilku sudah memasuki perkarangan rumah, di susul mobil Eunhyuk yang berada dibelakangku. Memang sedari Nowon, Eunhyuk dan Donghae mengikutiku dari rumah Kyuhyun hingga kini ke rumahku. Mereka mengatakan bahwa mereka akan membantu dan selalu mendukungku, beruntungnya aku mendapatkan kedua sahabat yang sangat baik kepadaku. Aku dengan langkah pasti memanjat keluar mobil, melihat ke arah kedua sahabatku dengan tersenyum. Setelahnya aku pun berjalan menuju pintu rumah, tapi belum mencapai pintu, aku sudah dikejutkan dengan appa yang berdiri di hadapanku dengan eomma dan juga keluarga Stella dibelakang appa. Oh sepertinya aku mulai lupa bahwa dirumah ini dipasang cctv dari mulai gerbang, halaman, taman belakang dan tidak terkecuali di dalam rumah, hanya kamar saja yang tidak terjamah oleh cctv, jadi tidak heran bila appa mengetahui kedatanganku ini.

“Appa..” PLAK!! Tamparan keras aku dapatkan dari appa sebelum aku menyelesaikan ucapanku, “Yeobo..” eomma memegang bahu appa mencoba menenangkan, “Masih berani kau menampakkan wajahmu setelah apa yang kau perbuat semalam? Apa yang ada dalam otakmu itu Siwon?!!” appa terlihat sangat murka saat menatap wajahku, “Appa.. aku bisa menjelaskan semuanya..” aku mencoba untuk membela diriku.

 

“Apa yang akan kau katakan, hah?? Mengatakan bahwa kau memilih kabur di acara pertunanganmu itu untuk menyusul namja cacat itu?!!” aku tidak suka bila Kyuhyun dihina, aku tau Kyuhyun mempunyai kekurangan tapi bukan berarti kekurangannya itu adalah suatu aib yang menjijikan, “Appa.. cukup.. Kyuhyun bukan namja cacat, aku mohon..” eomma melangkah mendekatiku, “Kita masuk ya chagi, kita bicarakan di dalam saja” eomma menarik lenganku melewati appa dan kini membawaku menuju ruang keluarga.

Eomma mengajakku duduk di salah satu sofa yang ada di ruang keluarga, tak lama appa beserta Stella dan keluarganya datang dan juga duduk di sofa untuk mendengarkan penjelasan dariku, sedangkan Eunhyuk dan Donghae memilih untuk berdiri, tidak ingin terlibat lebih jauh dalam persoalan. “Siwon, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau pergi saat acara pertunanganmu?” eomma berusaha berbicara dengan penuh kelembutan kepadaku, Stella yang memang juga berada disana hanya bisa terdiam. “Mian.. miannaeyo eomma, appa.. ahjussi, ahjumma dan terutama untukmu Stella. Aku memang sedari awal tidak berharap mengenai pertunangan ini, karena aku.. eum.. aku mencintai orang lain” aku berusaha untuk jujur tentang hatiku kepada semua orang yang berada disini.

“ANIEYO OPPA KAU TIDAK BOLEH MENCINTAI ORANG LAIN, ANDWAE..” Stella setelah mendengar ucapanku langsung berdiri dan berteriak histeris.. “Tenanglah Stella..” pinta ahjumma Kim. “Siwon-ah, apa yang kau katakan? Bukankah kau menyetujui perjodohan ini, lalu kau pun bersedia untuk bertunangan dengan Stella, tapi kenapa kau menjadi seperti ini?” ahjussi Kim yang sedari tadi diam kini mencoba bersuara untuk menanyakan alasanku, “Miannaeyo, seharusnya sedari awal sebelum pertunangan saya mengatakan kepada ahjussi tentang hal ini, tapi..”

 

“Cukup Siwon.. masih berani kau membantah appa mu ini? Katakan pada kami bahwa perbuatan semalam tidak akan terulang kembali. Setelahnya kami akan memaafkanmu dan merundingkan kembali pesta pertunanganmu” appa berbicara tanpa melihat sedikitpun kepadaku, “Appa.. aku mohon, aku tidak menginginkan pertunangan ini” aku terus membujuk appa, agar appa membatalkan niatannya untuk melanjutkan pertunanganku dengan Stella.

“Oppa.. apa yang oppa katakan? Bukankah oppa mencintaiku? Bukankah oppa yang memintaku untuk selalu bersamamu, tapi apa sekarang ini?” Stella menangis bersimpuh dihadapanku, aku ingin sekali menghapus air matanya. Bagaimanapun aku tidak mungkin tega membiarkan seorang yeoja menangis dihadapanku, “Stella, oppa meminta maaf kepadamu. Oppa ternyata selama ini salah, oppa tidak mencintaimu, maafkan oppa..” , “Tidak oppa, tidak.. kau tidak boleh mengatakan hal itu, kita tetap akan bertunangan” Stella menghapus kasar air matanya, dirinya berdiri untuk mendekati appa.

“Ahjussi Choi, bagaimana bila lusa pertunangannya dilaksanakan?” Stella tetap bersikeras untuk melanjutkan semuanya, aku melihat ke arah eomma. Berharap eomma membantuku untuk mencegah semuanya kembali terulang, eomma tersenyum menenangkan kepadaku lalu berjalan menuju appa “Yeobo.. pikirkan ulang tentang semua ini. Bukankah kau bilang ini demi kebahagiaan masa depan Siwon, maka itu pikirkan kembali, dia anak kita satu – satunya, Siwon berhak memilih masa depannya sendiri. Jangan paksakan kehendakmu” aku dapat melihat Stella yang terkejut karena eomma mendukung keputusanku. “Anieyo ahjumma, Siwon oppa harus tetap melangsungkan pertunangannya denganku.” Stella masih tetap bersikeras agar pertunanganku tetap dilaksanakan.

 

Angel of Voice

“Ahjussi.. mian bila saya ikut berbicara disini, tapi alangkah lebih baiknya ahjussi mengetahui bagaimana calon menantu yang ahjussi banggakan lakukan selama ini dibelakang Siwon” ucap Eunhyuk tenang, “Apa maksudmu Hyuk-ah? Apakah kau ingin membela perbuatan Siwon yang memalukan keluarga?” tanya appa Choi sedikit emosi. “Tenanglah ahjussi, saya tidak mungkin membela Siwon bila dia melakukan kesalahan, tapi saya membela Siwon karena saya tau bahwa itu lah yang seharusnya ia perbuat. Mungkin ahjussi harus melihat ini terlebih dahulu, maka ahjussi akan tau bagaimana Stella selama ini” Eunhyuk menyerahkan beberapa lembar foto, yang menunjukkan Stella seakan dalam kondisi mabuk dibawa oleh seorang namja ke dalam sebuah hotel.

“Tidak ahjussi, ini fitnah.. itu bukan aku, tidak mungkin aku mengkhianti Siwon oppa” Eunhyuk hanya tersenyum sinis mendengar pembelaan Stella, dirinya yakin tidak mungkin Stella akan mengakui keburukannya dihadapan keluarga Choi. Lalu dengan tenangnya Eunhyuk menyerahkan tablet dan memutar sebuah video, tertera di tanggal bahwa itu adalah sehari sebelum keberangkatan Stella ke London, Siwon yang penasaran pun mendekati appanya untuk ikut melihat apa yang ada dalam video itu.

 

“Hay.. Stella akhirnya kita bisa bertemu kembali” suara music sedikitnya terdengar keras di dalam diskotik “Aku akan selalu ada untukmu chagi, hahaha..” racau Stella yang jelas dalam keadaan mabuk. “Aku dengar kau akan pergi ke London untuk study dan juga karir modelmu? Apa benar?” tanya sang namja, “Itu benar. Ya.. dan kau tau Siwon pabo itu menangis bersedih saat aku mengutarakan niatku itu, hahaha.. oh Tuhan, andaikan aku tidak melihat dirinya yang berlimpah harta mungkin aku sudah meninggalkannya.” Stella masih asik sesekali minum vodka dan tubuhnya yang meliuk mengikuti irama.

“Memangnya kenapa? Bukankah Siwon itu mencintaimu, dia pun baik padamu. Dia juga tampan” ujar namja itu kembali, “Ya.. kau benar.. tapi dia membosankan, dia berkali – kali menceritakan tentang teman masa kecilnya yang dia sebut angel of voice, hahahaha.. dia sangat bodoh mempercayai bahwa takdir akan mempertemukannya kembali. Oh iya, saat takdir mempertemukannya, maka Siwon sudah menjadi milikku. Menjadi seseorang asset yang berharga bagiku” Stella tersenyum senang. “Maksudmu? Bukankah menjadi model sudah membuka peluang bagi masa depanmu. Bahkan orang tuamu pun adalah orang yang bukan dikatakan miskin, bukan?”.

“Sini.. sini.. aku ingin memberitahumu, tapi kau tidak boleh mengatakan kepada yang lainnya” Stella menarik kerah baju namja itu, lalu berbicara dengan volume sedang “Appaku sebenarnya di ambang kebangkrutan, perusahaan kami masih bisa hidup karena sokongan dana dari keluarga Choi. Dengan aku masih menjadi kekasih Siwon, maka aku tetap mempertahankan kehidupan layak keluargaku. Aku sebenarnya benci seperti ini, tapi aku tidak berhak menjadi miskin. Maka selama Siwon masih mencintaiku bukannya dengan mudah aku bisa memanfaatkannya, hahahahaha…” Stella kembali meminum vodkanya dan juga berdansa mengikuti irama.

Tanpa stella tau bahwa namja yang sedari tadi dirinya ajak berbicara, kini tersenyum senang sembari mengarahkan jempolnya ke kamera.

 

Video pun mati setelah namja itu memberi kode OK. Eunhyuk kembali berucap “Namja itu bernama Kiseop. Dia adalah teman Stella saat junior high school dan dia juga adalah teman dance ku, kami bertemu tanpa sengaja. Hingga akhirnya terlibat pembicaraan mengenai dirimu dan Stella, Siwon-ah. Kiseop menerima tawaranku untuk mencari tau tentang apa yang diinginkan Stella, hingga akhirnya aku menemukan fakta itu. Aku minta maaf padamu, Siwon, karena sudah menutupi semua ini. Tapi aku hanya ingin dia yang mengatakan yang sebenarnya tapi ternyata hal itu tidak pernah terjadi, maka inilah yang harus aku lakukan.” Eunhyuk menepuk bahu Siwon pelan.

Siwon memandang Stella penuh amarah, “Apa yang akan kau katakan untuk pembelaanmu Stella-ssi?” Siwon memakai kembali suffix untuk memanggil Stella, Siwon benar – benar marah akan tindakan Stella. “Oppa kau harus percaya kepadaku, aku pasti dijebak.. iya pasti aku sudah dijebak” Stella tetap membantah semua perkataannya didalam video, sedangkan kedua orang tua Stella sudah menunduk malu, ntah karena tingkah laku Stella, ntah karena keinginan mereka terbongkar kehadapan keluarga Choi.

“Pergi dari rumahku sekarang juga” ucapan appa Choi seakan harga mati dari semua pembelaan Stella, “Jangan pernah menampakkan mukamu kembali dihadapanku. Dan kau Kim, tunggu surat pembatalan kerjasama kita kembali. Yeobo aku akan ke kamar” appa Choi langsung beranjak menuju kamarnya yang disusul oleh eomma Choi dibelakangnya, Siwon, Donghae dan Eunhyuk masih menatap datar kepada Stella dan keluarganya. Dengan langkah gontai kedua orang tua Stella memilih pergi meninggalkan kediaman keluarga Choi, sedangkan Stella masih bertahan untuk mempertahankan hubungannya dengan Siwon.

 

“Apa yang kau tunggu Stella-ssi?? Tidak kah mengerti ucapan dari ahjussi Choi? Atau aku harus mengeja perkataan ahjussi kembali?” Eunhyuk berkata sinis kepada Stella, yang hanya bisa dibalas dengan tatapan kesal. Lalu tanpa berkata apa – apa lagi Stella memilih keluar rumah keluarga Choi. Siwon masih betah termenung dengan kejadian tadi, dia seakan tidak percaya bahwa Stella tega mengkhianatinya bahkan dia tidak pernah menyangka bahwa Stella hanya memanfaatkan dirinya saja. “Dari kapan kau mengetahuinya Hyuk?” Siwon akhirnya membuka suaranya.

“Heum..” Siwon kembali bertanya, karena Eunhyuk belum menjawab pertanyaannya. “Kapan kau mengetahuinya? Mengapa kau tidak mengatakan kepadaku?” Siwon menatap tajam Eunhyuk, “Siwon-ah.. Hyuk pasti punya alasannya, tenanglah. Kau tidak akan marah pada Hyuk kan? Hey..” Donghae mencoba menengahi, “Aku mengetahuinya sedari awal, sebelum kau dijodohkan dengan Stella. Aku tidak sengaja bertemu dengannya di diskotik saat itu, kau tau? Dia sempat merayuku, tapi mungkin dia sudah lupa karena Stella sudah sangat mabuk berat dan akhirnya dia dibawa oleh teman namjanya ntah kemana? Hingga akhirnya kau mengatakan bahwa kau dijodohkan dengan Stella dan dengan senangnya kau melihatkan fotonya pada kami berdua, aku tidak mungkin merusak secepat itu kebahagiaanmu, terlebih aku tidak mungkin mengatakan tanpa bukti.” Eunhyuk berjalan mendekat ke arah Siwon, menepuk bahunya pelan.

“Aku selama ini mencoba mencari segala bukti agar kau percaya kepadaku. Hingga akhirnya aku mengetahuimu sudah menemukan angel of voice, aku turut bahagia saat itu. Aku sempat melupakan untuk mengatakannya, karena aku yakin kau akan lebih memilih Kyuhyun dibandingkan Stella, tapi ternyata aku harus membongkarnya karena Stella sudah bermain dengan kelicikannya, memanfaatkan ahjussi yang memang menyayanginya untuk bisa bersamamu. Maka itu aku baru mengatakannya semua ini, maafkan aku bila kau kecewa dengan sikapku ini Siwon-ah” Eunhyuk menundukkan kepalanya, dia tau seharusnya dia mengatakan dari awal, mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini.

 

“Gwaenchana Hyuk-ah, yang terpenting saat ini Siwon sudah mengetahuinya kan?” Donghae mengelus punggung Eunhyuk guna menenangkannya, “Tapi yang aku tau, kau bukan penyuka minuman keras. Lalu untuk apa kau datang ke diskotik, sendirian?” ujar Donghae, “Aku hanya sedang ada masalah saat itu, ada seseorang yang membuatku kesal hingga saat ini dan membuatku frustasi akan hal itu, tapi saat ini aku sudah bisa mengatur perasaanku” Eunhyuk berkata ambigu, Donghae masih tidak mengerti akan ucapan Eunhyuk. Tetapi berbeda dengan Siwon yang hanya tersenyum tulus pada Eunhyuk.

“Aku mengerti. Gwaenchana, setidaknya aku tidak harus bertunangan dengan dia. Gomawoyo karena kau sudah mengumpulkan bukti, sehingga aku tidak perlu bersusah payah untuk menolak pertunanganku. Dan aku mengerti apa yang menjadi alasanmu itu Hyuk-ah” Siwon mengerlingkan matanya pada Eunhyuk, seakan kata – katanya menjadi bahan ejekkan bagi Siwon, Eunhyuk lebih memilih meninggalkan ruang keluarga Choi dan pintu keluarlah yang menjadi pilihannya, tapi ternyata saat dirinya baru saja akan menuju mobilnya. Stella sudah menghadang dirinya.

“Hyuk-ah..” Donghae yang berlari menuju Eunhyuk karena ingin menanyakan lebih jelas perkataannya tadi, disuguhkan dengan pemandangan yang tidak mengenakan matanya. Stella sedang mencengkal tangan Eunhyuk, tetapi Donghae sendiri yang memang masih penasaran lebih memilih untuk mendekati mereka dan mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh Stella kepada Eunhyuk-nya.

 

“Kau selama ini mengintaiku? Kau berusaha untuk menjatuhkanku? Apa kau mencintaiku hingga kau melakukan hal ini kepadaku, menjatuhkan imageku di hadapan Siwon oppa dan keluarganya?” Stella masih memegang tangan Eunhyuk erat, tapi masih dengan tatapan datarnya Eunhyuk menampik tangan Stella hingga terlepas dari genggamannya. “Aku menyukaimu? Tidak kah merasa jiwamu sedikit terguncang dengan mengucapkan hal itu kepadaku? Hahaha..” Eunhyuk tetap berjalan menuju mobilnya tapi lagi – lagi Stella menghadang jalannya.

“Lalu apa maumu? Berapa yang harus aku bayar agar kau kembali ke dalam mengatakan bahwa yang kau tuduhkan itu tidak benar” Eunhyuk menatap tajam Stella, “Kau tidak mengenal keluargaku dengan baik Stella-ssi? Aku bahkan bisa membelikanmu mobil yang sedang kau pakai 10 bila aku mau, buat apa aku harus mempertaruhkan kebahagiaan sahabatku dengan memintanya kembali kepadamu, aku sangat yakin bahwa Siwon hanya akan bahagia bersama dengan Kyuhyun bukan denganmu, jadi kau tidak perlu bersusah payah untuk tetap berusaha memperbaiki image mu di hadapan keluarga Choi terutama Siwon” Eunhyuk membuka pintu mobilnya dan langsung masuk ke dalam di ikuti Donghae yang duduk di kursi navigator. “KAU!! Aku membencimu..” Stella pergi dengan amarah yang memuncak, menghentakkan kakinya layak seorang anak kecil yang tidak digubris keinginannya.

Eunhyuk sendiri hanya acuh melihat Stella mengatakan hal itu kepadanya, Donghae terus menerus memperhatikan gerak gerik Eunhyuk. “Untuk apa kau memperhatikanku terus?” Eunhyuk mulai risih dengan cara pandang Donghae kepadanya, “Aku hanya heran, kau memang tidak menyukai Stella? Dia termasuk yeoja yang cantik” Donghae memuji Stella didepan Eunhyuk tanpa tahu bahwa Eunhyuk sedang menahan cemburunya, “Untuk apa aku menyukai seseorang yang tamak, aku lebih memilihmu untuk aku cintai dibanding dia” ujar Eunhyuk tanpa sadar, “Apa? Kau tadi mengucapkan apa?” Donghae mencoba memastikan pendengarannya, “Apa? Aku tidak mengatakan apapun” Eunhyuk merutuki ucapannya, ternyata gumamannya terdengar oleh Donghae, “Sudahlah lupakan” Eunhyuk menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan meninggalkan kediaman keluarga Choi, “Tapi aku tadi mendengar kau mengatakan sesuatu kepadaku” Donghae masih saja membahasnya, Eunhyuk hanya melirik sekilas dan tersenyum “Dasar pabbo, tapi aku tetap mencintai ke-pabo-anmu itu” inner Eunhyuk.

 

Angel of Voice

Sebenarnya ini adalah rutinitas biasa dimana Siwon hyung menjemputku untuk pergi Sekolah bersama, tetapi ini menjadi istimewa karena kini Siwon hyung sudah berstatus sebagai namjachinguku. Dan ini sudah berjalan menuju sebulan, Siwon hyung pun sudah menceritakan semua kejadian yang terjadi di saat malam pertunangannya, hingga kenyataan tentang Stella. Aku tidak pernah menyangka akan hal itu, tapi ternyata aku harus menyadari bahwa semua manusia tidak ada yang sempurna, bukan?

Tangan Siwon hyung yang memegang lenganku, menyadarkanku dari lamunan. “Kita sudah sampai, baby..” sebenarnya perkataan baby yang ditujukan Siwon hyung kepadaku sudah semingguan ini aku tau, tapi ntah mengapa aku masih saja merona saat Siwon hyung mengucapkan kata itu kepadaku. “Baby..” Siwon hyung menggantungkan ucapannya, “Waeyo hyung?” tetapi tiba – tiba Siwon hyung hanya tersenyum “Aku hanya ingin memanggilmu saja, baby.. baby.. baby..” aku memukul lengannya, selalu saja Siwon hyung menggodaku.

Aku baru tau bahwa selain Siwon hyung orang yang bertanggung jawab, baik, sopan, tapi dia juga seorang yang cheesy, tapi aku justru sangat menyukai segala hal itu yang ada padanya. Semoga Siwon hyung akan selalu bersama denganku. “Kajja kita ke kelas, baby” ajaknya sembari segera memanjat keluar dari pintunya dan berlari menghampiri pintu mobilku, membukakannya lalu mengulurkan lengannya untuk aku sambut. Aku dengan senang hati menyambut uluran tangannya, lalu kami berdua pun memasuki kelas untuk memulai pelajaran di hari ini.

 

Setelah kejadian pembatalan pertunangan oleh appa Siwon hyung, Stella sempat datang menemuiku untuk memintaku melepas Siwon hyung, agar Siwon hyung tetap bersamanya. Tapi bolehkah aku egois? Saat itu aku memang merasa iba kepadanya. Pertunangannya batal, bahkan merger perusahaan Hyundai dengan perusahaan Kim dihentikan ditengah jalan. Tapi aku tidak mungkin menyerahkan Siwon hyung, dia bukan barang. Maka saat itu aku hanya bisa memberikannya empati tapi tidak dengan merelakan hubunganku dengan Siwon hyung, sebutlah aku kejam tapi aku pun ingin bahagia bersama dengan Siwon hyung.

Saat itu pun Stella marah besar kepadaku dan kali ini siraman air didapatkanku, aku tidak pernah mengatakan hal itu kepada Siwon hyung. Biarkan ini menjadi rahasiaku, biarkan hal itu menjadi suatu perjuanganku dalam mempertahankan hubunganku dengan Siwon hyung, biarkan itu akan menjadi kenangan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, karena ternyata yang selama ini aku pikir bahwa Stella yeoja yang baik, yeoja yang bermartabat tetapi semua hilang sejak hari dimana ia bermain licik untuk mendapatkan Siwon hyung.

“Baby..” tepukan Siwon hyung membuatku langsung menolehkan wajahku kepadanya, “Baby.. gwaenchana?” tanyanya yang hanya kau balas dengan senyuman seperti biasanya, “Setelah pulang sekolah, kita jalan – jalan dulu ya? Kita berkencan” tidak lupa dengan kedipan mata di akhir perkataan, oh Tuhan mengapa Siwon hyung semakin lama semakin tampan, aku memang tidak akan pernah bisa melepas dirinya, dengan menutupi rona merah pipiku, aku pun berpaling sembari menganggukan kepala pertanda setuju dengan ajakannya.

 

Angel of Voice

Pasangan WonKyu beserta EunHae dan Henry kini sedang bermain di lotte world, merayakan hubungan sebulannya Siwon dan Kyuhyun. Walau hubungan mereka masih digantung restu oleh appa Choi, tapi bagi Siwon dimana sang appa tidak memintanya untuk berpisah dengan Kyuhyun berarti sang appa tidak berkehendak pula untuk melarangnya berpacaran dengan Kyuhyun. Terlebih sang eomma sangat mendukung keputusannya, baginya adanya dukungan dari orang – orang sekitar setidaknya membuat Siwon bisa terus semangat mengejar restu dari sang appa.

“Baby.. kau akan naik apa? Apa kita naik bianglala saja? Atau kau ingin menaiki kora – kora?” Kyuhyun yang setelah membaca gerakan bibir dari Siwon langsung melihat sekelilingnya, matanya berbinar melihat permainan yang sedari dulu ingin ia naiki. Dia memang mempunyai phobia tapi bukan berarti dirinya pun mempunyai phobia dalam menaiki permainan yang sangat disenanginya saat kecil itu “Aku mau naik itu hyung” tunjuknya pada rollercoaster , Siwon hanya tersenyum getir “Oh haruskah aku menaiki itu?” innernya, Eunhyuk dan Donghae yang mengetahui bahwa Siwon paling anti menaiki permainan tersebut hanya bisa ikut prihatin, “Kajja hyung..” ajak Kyuhyun yang sudah mulai menarik lengan Siwon.

“Oia.. apa semuanya akan ikut?” tanya Kyuhyun yang tersadar bahwa dirinya tidak hanya berdua melainkan bersama 3 orang teman yang lainnya. Eunhyuk, Donghae dan Henry hanya mengangkat bahu dan menggelengkan kepalanya kompak. “Kami akan menaiki permainan yang lain saja, cha.. kalian nikmatilah waktu berdua..” Eunhyuk mendorong tubuh WonKyu untuk menjauh dari mereka. Setelah Siwon dan Kyuhyun pergi menuju permainan rollercoaster, Eunhyuk dan Donghae lebih memilih untuk menaiki bianglala. Poor bagi Henry yang tidak berpasangan karena ditinggal sendirian, “Haish.. begini sekali nasibku, baiklah.. aku akan menaiki permainan yang aku suka sesuka hatiku. Siapa tau akan bertemu dengan yeoja cantik yang nantinya akan menjadi kekasihku” Henry pun pergi menuju permainan rumah hantu (??).

 

Tanpa mereka tau bahwa Stella sedari tadi menatap benci kepada pasangan WonKyu, “Kau tidak boleh menang dariku Cho Kyuhyun, hanya aku yang berhak atas diri Choi Siwon. Karena dia adalah milikku” Stella berjalan perlahan menuju tempat permainan dimana WonKyu sedang naiki. Rencana jahat sudah tersusun rapih di kepalanya. Siwon yang merasa pusing saat baru saja menaiki hanya bisa terus memasang senyum palsu didepan Kyuhyun, bukan Kyuhyun tidak tau bahwa Siwon tidak menyukai permainan ini. Tapi Kyuhyun hanya ingin bisa ikut berteriak dimana saat permainan meluncur, maka orang yang menaikinya berteriak gembira, ketakutan bahkan mungkin teriak mengeluarkan beban? Kyuhyun hanya bisa berharap bila saja dirinya bisa ikut berteriak dan mendengar suaranya, suara kekasihnya, bukankah akan bahagia rasanya? Bolehkah dia berharap ada keajaiban?

Kereta pun mulai bergerak perlahan dan mulai menaiki rel ke atas, Siwon sudah mulai memasang muka panik sedangkan Kyuhyun masih bisa tersenyum senang. Saat berada di atas ketinggian, Kyuhyun malah masih sempat – sempatnya menggoda Siwon untuk membuka matanya dan melihat ke arah bawah, karena menurutnya ini indah. Hingga akhirnya kereta meluncur cepat dan kembali ke atas dengan posisi kepala penumpang kereta berada dibawah, TEET!! Tiba – tiba kereta mati secara mendadak, hingga orang – orang yang berada didalamnya merasakan panik, Siwon yang merasakannya pun kini membuka matanya. “Apa yang terjadi? Ini…” Siwon yang baru mengetahui bahwa kereta terdiam dengan posisi mereka seakan menggantung, langsung mengarahkan wajahnya kepada Kyuhyun.

Tidak ada reaksi berlebihan dari Kyuhyun hanya tatapan mata kosong dengan pegangan tangan erat pada penyangga badan yang terpasang safety pada tubuhnya, sesekali matanya akan menutup dan membuka lagi. Siwon memberanikan diri untuk menyentuh lengan Kyuhyun. Seakan tersadar dari hipnotis, Kyuhyun langsung mengarahkan wajahnya pada Siwon. “Baby..” belum sempat Siwon berucap selanjutnya, Kyuhyun langsung kembali menutup matanya, menyandarkan kepalanya pada tangan Siwon, “Tenang baby.. mungkin ada kerusakan, pasti kita cepat bisa turun dari sini”.

Kerumunan orang yang menyaksikan rollercoaster yang menggantung dengan penumpang yang histeris meminta bantuan, membuat mereka yang menyaksikan hanya bisa berdoa agar rollercoaster bisa kembali berjalan dan orang – orang bisa selamat. “Baby.. tatap mata hyung” Siwon mengelus rambut Kyuhyun, tetapi tidak ada reaksi bahwa Kyuhyun akan melihat kepadanya. “Tuhan selamatkan kami..” Siwon hanya bisa berdoa dalam hati, sebenarnya dirinya pun merasakan pusing digantung dengan kepala yang berada dibawah. Seakan aliran darah kini berpusat di otaknya.

 

Eunhyuk, Donghae dan Henry yang mencuri dengar bahwa permainan rollercoaster terhenti di ketinggian dengan keadaan kereta sedang memutar balik, langsung berlarian menuju arena permainan. Syok, panic semua tercampur aduk. “Bagaimana ini?” Henry memecah keheningan di antara mereka bertiga, saat dalam keadaan panik dan juga suara berisik dari orang – orang yang berkerumun menyaksikan, Eunhyuk melihat samar kehadiran yeoja yang ia yakini itu adalah Stella, tersenyum puas melihat ke arah rollercoaster “Kita ke ruangan pengendali, pasti ada yang tidak beres” Eunhyuk berlari menuju ruang kendali di ikuti oleh Donghae dan juga Henry.

Tapi mereka tidak bisa segera masuk karena ternyata petugas pun sedang berkerumun di luar ruangan, pintu untuk masuk ke ruangan terkunci dan mereka sedang berusaha membuka pintunya, “Aku yakin ini sabotase” ujar Eunhyuk sembari melihat ke arah Donghae dan juga Henry, “Maksudmu, ada yang ingin menyelakakan penumpang? Siapa? Lalu siapa yang diincar?” Donghae bertanya beruntun, “Aku melihat Stella” Donghae maupun Henry hanya bisa memasang muka bertanya, apa mungkin benar yang dikatakan oleh Eunhyuk.

“Tapi kita tidak ada bukti bila ini kelakuan Stella, lebih baik sekarang ini bagaimana kita bisa menyelamatkan Siwon dan juga Kyuhyun” Henry kembali mengingatkan kepada Eunhyuk untuk mengambil tindakan cepat dalam mengatasi kejadian tersebut, “Kau lihat pintu nya sedang dibuka, ada gembok yang terpasang di pintu. Itu tidak mungkin terjadi akibat kelalaian bukan? Atau mungkin kerusakan, ada orang yang akan mencelakakan mereka. Aku akan menuju ruang keamanan, lebih baik kalian berdua menuju kembali ke arena rollercoaster, sepertinya pintu sudah bisa dibuka dan permainan bisa lanjut” Eunhyuk berlari menuju ruang keamanan yang berada di sudut arena permainan. Donghae dan juga Henry pun memilih kembali menuju arena rollercoaster, menunggu Siwon dan Kyuhyun untuk turun dari permainan.

 

“Bila ini benar kau yang melakukannya, maka penjaralah tempat yang pantas untukmu Kim Stella” ujar Eunhyuk murka sembari mempercepat kakinya untuk berlari menuju ruang keamanan, setelah pintu ruang kendali dibuka paksa. Akhirnya tombol untuk menghidupkan dicoba ditekan tetapi nyatanya rollercoaster tidak bisa berjalan, ada salah satu kabel yang putus dan itu central menghubungkan langsung menuju ke kereta. Petugas disana akhirnya mengambil keputusan untuk mengeluarkan penumpang dari tangga darurat permainan, walau memang berbahaya dimana posisi penumpang yang kini sedang menggantung terbalik.

Mobil pemadam kebakaran masuk ke dalam lotte world dan langsung menuju ke arena permainan rollercoaster, tangga dari mobil pemadam kebakaran sengaja digunakan untuk bisa mencapai penumpang. “Henry-ah..” Donghae menatap cemas keadaan Siwon dan Kyuhyun yang masih bergantung di kereta rollercoaster, “Tenanglah bala bantuan sudah datang” Henry pun bisa melihat mobil ambulance sudah berada disana, semua orang yang melihat hanya bisa berdoa agar penumpang bisa selamat dan tidak ada yang cedera.

“Baby..” Siwon masih saja mencoba membuat Kyuhyun tenang, akhirnya Kyuhyun mau menegakkan kepalanya. Kyuhyun merasa bersalah karena keinginannya bermain seperti ini, akhirnya membuat keduanya terjebak di arena permainan bahkan kini dalam bahaya, karena bisa saja sewaktu – waktu mereka jatuh. Kyuhyun berharap itu tidak akan terjadi, “Hyung..” air mata yang menumpuk di kedua matanya membuat dirinya melihat buram ke arah Siwon, “Ada hyung disini, tenanglah..” Kyuhyun hanya menganggukan kepala dan berusaha tersenyum untuk Siwonnya.

 

Eunhyuk sudah berada didepan ruang keamanan, disini pun tidak kalah paniknya. Dimana pihak keamanan sedang mencegah ketakutan yang terjadi dari para pengunjung. “Pak.. saya membutuhkan untuk bisa masuk ke dalam” Eunhyuk berusaha untuk bisa masuk ke dalam ruangan, dia harus memastikan bahwa yang ia yakini bahwa Stella pelakunya adalah benar adanya. “Tidak bisa, kau tidak bisa masuk kesini tanpa izin” petugas keamanan mencegah Eunhyuk untuk masuk ke dalam, “Saya Jung Eunhyuk, kalian tau siapa saya dan biarkan saya masuk ke dalam, bila tidak saya akan membuat kalian kehilangan pekerjaan detik ini juga” ucap Eunhyuk mengintimidasi.

Mereka tau bahwa Jung corp perusahaan Korea yang berpengaruh, bila mereka masih tidak mengizinkan maka mereka akan kehilangan pekerjaan dalam sekejap mata. “Baiklah, silahkan masuk” ujar seorang namja berperawakan sedikit gemuk yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahunan itu. Eunhyuk langsung masuk dan langsung menuju cctv yang dipasang dekat arena rollercoaster, “Coba putar cctv di dekat sini (menunjuk arena rollercoaster) sekitar 20 menit sebelum kejadian” Eunhyuk meminta seorang petugas untuk memutar ulang rekaman cctv, tidak terlalu banyak tanya si petugas yang melihat komandannya menganggukan kepala mengikuti permintaan Eunhyuk. Mereka dengan detail melihat ke arah pengunjung, hingga terdapat seorang yeoja yang mencurigakan. “Stop!! Zoom..” minta Eunhyuk. Lagi – lagi si petugas mengikuti perintah dari Eunhyuk, “Aku mendapatkanmu, kau terlalu gegabah Stella-ssi” Eunhyuk tersenyum puas saat melihat tingkah laku Stella yang dipantau oleh cctv, hingga di dalam cctv Stella pun terekam sedang berjalan menuju ruang kendali, walau sayangnya di dekat ruang kendali cctv nya sedang bermasalah.

Tetapi Eunhyuk sudah sangat yakin bahwa Stella lah pelakunya, “Hubungi pihak kepolisian dan serahkan rekaman ini kepada mereka, saya bersedia menjadi saksinya” Eunhyuk segera keluar dari sana dan berlari kembali menuju arena rollercoaster. Sedangkan itu di arena rollercoaster, satu persatu pengunjung yang sedang menaiki permainan termasuk Kyuhyun dan Siwon, dibantu oleh para petugas pemadam kebakaran untuk turun. Setelahnya mereka dibawa ke mobil ambulans untuk ditindak lanjuti penanganan kesehatannya. “Siwon-ah..” Eunhyuk berlari menuju ambulans dimana Siwon sedang berbaring di blankarnya, Siwon diberikan masker oksigen dikarenakan Siwon mengalami tekanan batin diatas sana hingga dirinya seakan kesulitan bernafas. Kyuhyun sendiri berbaring disamping Siwon, keadaannya lebih membaik dibanding Siwon, karena selama diatas Siwonlah yang selalu menyemangatinya dia tidak tau bahwa Siwon sendiri mengalami tekanan perasaan saat berada dalam posisi sulit.

 

“Ini sabotase Siwon, aku sudah menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian. Apakah kau akan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut?” tanya Eunhyuk memastikan, Siwon hanya menggeleng lemah sembari tersenyum tidak ada jawaban darinya, Siwon terlalu lelah dengan kejadian tadi. Kyuhyun terus saja menggemgam tangan Siwon erat seakan ingin membantu Siwon untuk lekas sembuh. Donghae dan Henry pun masih betah berdiri menyaksikan pasangan yang sedang berusaha menyalurkan kekuatan. “Kita pulang setelah Siwon sudah baikan” Donghae kini membuka suaranya yang diaminkan oleh Henry dan juga Eunhyuk.

Siwon pulang diantar oleh Kyuhyun, Eunhyuk, Donghae dan juga Henry. Sebenarnya Kyuhyun selama ini berusaha untuk menghindar agar tidak pergi ke rumah Siwon, dikarenakan dirinya belum siap bila bertemu dengan appa Choi. Tapi ini pengecualian Siwonnya sedang sakit dia tidak bisa egois, maka itu Kyuhyun mengesampingkan ego nya untuk tetap berada di sisi Siwon. “Kyu, lebih baik kau pulang. Nanti Henry yang akan mengantarmu, biar kami berdua yang menjaga Siwon” pinta Donghae, Kyuhyun yang memang tidak bisa mendengar perkataan Donghae masih betah duduk diranjang samping Siwon.

Siwon yang mendengarnya lalu menggerakan tangannya agar Kyuhyun bisa focus melihat wajahnya, “Kyu.. kau pulanglah, hyung yakin kau pun masih syok dengan kejadian tadi. Kau harus istirahat baby.. biar Henry yang akan mengantarmu, hyung bisa ditemani oleh Donghae dan juga Eunhyuk” Siwon tersenyum di akhir kalimatnya, Kyuhyun yang akan membantah perkataan Siwon langsung dipotong ucapannya oleh Henry, dengan menepuk bahu Kyuhyun, Henry mengajak Kyuhyun untuk pulang “Kajja, Kyu kau pasti lelah. Aku tau pasti badanmu masih sakit kau pun berusaha menguatkan dirimu, lebih baik kita pulang. Bila kau sakit, maka Siwon pun akan semakin sakit” ujar Henry yang akhirnya mau tidak mau dituruti oleh Kyuhyun.

 

“Aku pulang hyung, cepat sembuh ne..” Kyuhyun mendekati wajahnya, hembusan nafas Kyuhyun menerpa hangat wajah Siwon, Kyuhyun mendaratkan ciuman ringan di dahi Siwon. Setelahnya dia beranjak dan pergi meninggalkan kamar Siwon. Selama di rumah Siwon, Kyuhyun tidak bertemu dengan appa Choi yang memang saat itu sedang berada diluar kota. Tetapi mendengar Siwon sakit maka appa dan eomma Choi bergegas pulang kembali ke Seoul.

Setelah kejadian naas di lotte world, Siwon maupun Kyuhyun tidak sekolah selama 2 hari, mereka pun sama sekali tidak bertemu karena memang mereka tidak di izinkan keluar rumah sebelum kondisi mereka fit secara benar oleh keluarga masing – maisng. Stella sendiri sudah dijebloskan ke dalam penjara dengan segala bukti yang ada dari mulai cctv, sidik jari di kabel yang putus dan juga memberikan obat bius kepada petugas ruang pengendali permainan. Appa Choi sangat berang mengetahui mantan calon menantunya begitu tega berbuat keji, dia benar – benar tidak menyangka bahwa Stella bisa bertindak nekad hingga membahayakan nyawa Siwon. Hingga akhinrnya kini appa Choi mulai membuka hatinya kepada Kyuhyun untuk bisa bersama dengan Siwon, walau belum sepenuhnya.

 

7 month later

Angel of Voice­-

Siwon membawa Kyuhyun berjalan menuju bukit yang berada di sudut kota. Mereka menyebutnya kencan special, meskipun nampaknya hanya Siwon yang menikmatinya karena ternyata Kyuhyun, sang kekasih. Terlihat menggemgam erat tangan Siwon pertanda dirinya takut akan sesuatu dan tentu saja Siwon tahu penyebabnya, kegelapan. Ya saat ini mereka menaiki bukit ditengah kegelapan malam, walau masih ada penerangan dari cahaya bulan. Tapi Kyuhyun masih tetap takut akan kegelapan. “Hyung kenapa kita kesini?” tanya Kyuhyun dengan raut wajah cemas dan suhu tubuh yang mulai menurun, reaksi yang alami akan terjadi pada seseorang bila rasa takut muncul pada dirinya.

“Hyung ingin menunjukkan sesuatu padamu, baby.. kau tidak perlu takut karena hyung akan selalu menjagamu” jawab Siwon dengan menangkupkan tangannya pada pipi Kyuhyun yang mulai berisi. Kemudian Siwon membawa kekasihnya itu untuk berjalan kembali, agar segera sampai ke atas bukit. Tak berapa lama sampailah mereka di tempat tujuan, dimana terdapat pohon besar yang dikelilingi kunang – kunang dan serangga malam lainnya menyemarakkan suasana malam hari. Kyuhyun yang melihatnya seketika mengembangkan senyumnya, “Hyung.. ini indah sekali” ujarnya penuh kekaguman.

“Ne.. tempat ini memang indah. Tidak selamanya kegelapan itu menakutkan, kegelapan juga mempunyai keindahan yang mengagumkan. Bulan, bintang dan juga kunang – kunang itu akan menjadi sempurna tanpa kegelapan” ujar Siwon dengan terus memegang pundak Kyuhyun. “Hyung..” belum Kyuhyun selesai berkata, Siwon sudah melanjutkan pembicaraannya kembali “Hidupku menjadi sempurna karena dirimu, Kyu.. dan hyung akan melakukan apapun agar kita bisa bersama selamanya” Kyuhyun hanya mampu terdiam memperhatikan apa yang Siwon ucapkan.

 

Mereka terdiam melihat kunang – kunang yang menghiasi kegelapan malam dengan kerlipan lampu dari sayapnya. Kyuhyun terpesona dengan keindahan yang tercipta, hingga Siwon kembali membawa wajah Kyuhyun menuju kehadapannya. “Appa memintaku untuk melanjutkan studi di luar dan mengembangkan perusahaan yang ada di Amerika” Kyuhyun yang membaca gerakan mulut Siwon hanya mampu terdiam, dia tidak tahu harus berkata dan bereaksi seperti apa? “Dan hyung menyetujuinya. Mungkin kita tidak akan bertemu selama 6 tahun” lanjut Siwon, inilah mengapa Kyuhyun seakan ragu saat tadi siang Siwon mengajaknya pergi, keraguan itu ternyata terjawab karena kini Kyuhyun tau bahwa dirinya setelah lulus Sekolah akan berpisah dengan kekasihnya, malaikat pelindungnya.

Kalimat itu tentu membuat hati Kyuhyun campur aduk dan tidak mengerti mengenai perasaan Siwon sebenarnya, sementara Siwon masih akan melanjutkan ucapannya “Ini adalah syarat yang diajukan oleh appa bila ingin hubungan kita direstui olehnya. Aku tau ini akan sulit, tapi hyung berjanji padamu. Hyung pasti bisa memenuhinya, hyung akan berjuang untuk kebahagiaan kita” ujar Siwon penuh dengan keyakinan dan menatap lekat  mata sang kekasih, Kyuhyun membalasnya dengan senyuman bangga pada Siwon.

“Kita sudah pernah berpisah selama 10 tahun, jadi 6 tahun pun pasti kita bisa melewatinya. Akupun disini akan berjuang agar bisa menjadi seseorang yang pantas untuk bersamamu dan bila saat itu tiba aku bisa dengan bangga mengatakan pada dunia. Akulah Cho Kyuhyun, seorang penyandang tuna rungu yang telah jatuh cinta pada malaikat tampannya yakni namja tampan, Choi Siwon” ujar Kyuhyun sembari meletakkan telapak tangannya pada kepala Siwon seolah sedang melakukan pemberkatan dan Siwon tentu saja langsung memeluk erat kekasihnya . “Bila saat itu tiba, kau bukan lagi Cho Kyuhyun lagi, tapi aku akan menjadikan kau seorang Choi Kyuhyun” inner Siwon dengan terus mempererat pelukannya kepada Kyuhyun.

Aku yakin bisa membuatmu bangga akan diriku hyung, aku akan menunjukkan pada dunia bahwa aku bisa menjadi seseorang yang tidak lagi dipandang sebelah mata. Kekuranganku adalah kelebihanku. Kita pasti akan bertemu dimana kita telah menjadi lebih sukses di masa depan”

-tbc-

 

Hay semuanya, mian terlalu lama menunggu.. dan mian bila ceritanya makin sini malah terasa aneh, sebenarnya kurang puas dengan chap ini, tapi apa daya ide kami lagi kurang baik, hehehe… memang jadinya terlalu memaksakan, tapi kami juga punya tanggung jawab untuk memberikan update’an tidak terlalu lama. Tapi terima kasih yang sudah terus berada disini, selalu menemani update’an AOV ini.. oia chapter depan itu adalah ending jadi ini chapter sebelum ending, tapi kami berharap bahwa ini bisa puas dengan ceritanya #maksa, hehehehe… Kejahatan Stella sebenarnya hal umum, tapi jangan ditiru ya,, tapi akhirnya pada tau kan kejahatan Stella itu apa? Untuk masalah Kyuhyun bisa kembali mendengar bisa terjawab di chapter ending. Udah ya gawsah terlalu banyak kata – kata, terima kasih banyak buat semua yang sudah membacanya.. sampai jumpa di chapter ending dan juga ff yang lainnya 😀

Advertisements

68 thoughts on “Angel of Voice chap.8

  1. Bener2 deh stella jahat bgt, untung eunhyuk ngeliat dia…
    Akhirnya perjuangan wonkyu gak sia2, skrng appa choi udh mulai membuka hatinya untuk kyu.,,

  2. Huhuhu. .
    Akhirnya, wonkyu bsa bersama *lapingus*
    Yaaah, meskipun musti psah dlu. . kkk~
    Tak apa, perpisahan kdang membuat hubungan jdi lbih erat. . kkk~ 😀😀
    Dan lbih bersyukurnya lgi, si stella akhirnya msuk penjara. . yeaaah!!!

  3. Tuh kan belangnya stela keliatan waahh hyukie kereeen ne~
    Ahh akhirnya appa choi mw membuka hatinya buat wonkyu
    Wonkyu jjang
    Authornya semangat ne~

  4. uuuhhh stella rese. jahat banget sih
    huh.. untungnya wonkyu gak kenapa napa.
    ah dan appa choi mulai merestuinya
    berbahagialah wonkyu

  5. stella kena batunya biar habis2 dah skalian.
    6 th waktu yg lumayan lama n wonkyu tetap bisa berhubungan kn secara org tajir gampang kmana2 heee

  6. Stella jahat sekali….
    Eunhyuk hebat….. Prok prok prok

    Yes, sepertinya appa choi mulai menerima kyuhyun…
    Siwon ke amerika.? Selamat berjuang utk wonkyu…. 🙂

    —–1315—–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s