Posted in BL, Drama, Romance

Dating (Stalker Series)

By. Mis Lee

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Changmin & Eunhyuk

Genre : Romance, drama

Rate : T (Boys Love)

 

Dating

Siwon terbangun saat weekernya berbunyi di saat jam 5 pagi, padahal dia baru saja memejamkan matanya di jam 1 pagi dikarenakan dia baru saja pulang dari kantor jam 11 malam dan selanjutnya saat dia tiba di apartemen, dia memikirkan hadiah apa yang menarik untuk sang kekasih. Tepat tanggal 27 mei adalah hari debut Cho Kyuhyun di dunia hiburan dan Siwon berharap bahwa dia bisa memberikan hadiah yang berkesan bagi sang kekasih.

Berusaha untuk mengumpulkan nyawanya maka Siwon pun bergegas ke ruang gym di apartemennya, sekedar untuk merefreshkan tubuhnya. Karena rencananya seharian ini dia akan bersama sang kekasih untuk berlibur, Kyuhyun sendiri tidak mengetahuinya. Karena Siwon memang meminta sang manager untuk merahasiakan, bahkan Siwon rela membayar fee karena Kyuhyun membatalkan acara pada sore hari di radio serta dia absen untuk latihan drama musical nya yang akan dilaksanakan pada bulan Juni esok.

Setelah sekitar setengah jam lebih melakukan treadmill akhirnya Siwon memilih untuk mengistirahatkan dirinya sebelum dia akan mandi. Setelah merasa sudah tidak berkeringat, Siwon bergegas menuju ke kamar mandi. Selesai mandi Siwon membuka handphone nya, dia membuka sosmednya, tidak lupa membuka akun sang kekasih. Terlihat sudah beberapa ucapan selamat dari para fans Kyuhyun, Siwon pun membuka akunnya lalu memasukan pict sederhana yang ia buat tadi malam dengan mengucapkan,

wpid-1401159525429.jpg

Happy anniv debut 5th Cho Kyuhyun, Siwon ingin mengucapkan kata lain seperti saranghae dibelakangnya, tapi bukankah ia sudah berjanji untuk masih merahasiakan hubungannya? Jadi lebih baik ia mengatakannya kepada orangnya langsung, bukankah itu lebih baik?

 

Siwon menuju dapur untuk memakan pancake dan juga coffe Americano seperti biasa, tapi mendengar suara handphone yang berdering membuatnya terkejut dan tidak sengaja menumpahkan coffee di kemejanya yang sudah rapih. “Shit!! Siapa yang menghubungiku pagi – pagi begini?” dilihatnya layar touch screen handphonennya yang menyala Eunhyuk calling, dengan sedikit enggan Siwon menjawab telephone nya itu “Ada apa hyuk-ah?” tanyanya tanpa basa – basi.

Terdengar suara decakan kesal dari line seberang “Kau tak suka aku menghubungimu?” Eunhyuk balik bertanya dengan nada ketus, “Bukan begitu Hyuk-ah, tapi karna aku terkejut dengan suara handphone maka bajuku kini kotor karna ketumpahan coffee. Oia bagaimana? Kau sudah reserved hotelnya kan? Lalu mobilku pun sudah kau antar langsung kesana kan?” tanya Siwon beruntun.

“Tanya satu – satu Siwon-ssi. Iya aku sudah melakukan semua yang kau inginkan dan perlu kau tau bahwa aku baru saja tiba dari sana subuh tadi, karena itu juga permintaanmu yang menginginkan bahwa mobilmu aku yang membawanya, sepupu yang menyusahkan” sindir Eunhyuk, Siwon hanya tersenyum. Walau Eunhyuk selalu saja menggerutu tetapi dia tau bahwa Eunhyuk akan selalu membantunya, walau dia juga tau ujung – ujungnya pasti Eunhyuk akan meminta sesuatu kepadanya.

 

“Gomawo Hyuk-ah.. kau memang sepupuku yang terbaik” Siwon berkata riang, lalu pergi menuju kamarnya kembali disaat setelah membersihkan baju dan tangannya yang kotor di wastafel di dapurnya. Berjalan menuju lemarinya untuk mencari – cari baju yang pas dipakai hari ini, “Siwon-ah, lusa Donghae ke Seoul..” Eunhyuk menjadi lemas setelah mengatakan hal itu kepada Siwon.

“Kau tau darimana? Kau masih mencari tau tentangnya? Sudahlah Hyuk-ah, kau jangan memikirkannya lagi. Aku memang tidak tau inti permasalahan kalian berdua apa? Tapi aku yakin dia pun punya alasan yang tepat saat itu. Kau tidak usah bersedih lagi ya..” Siwon mencoba menghibur Eunhyuk yang sepertinya masih sedih, karena tidak terdengar suara apapun di line seberang.

“Yeboseyo.. Hyuk.. Hyuk..kau masih disana kan? Kau tidak pingsan? Atau kau saat ini tidak ada niatan untuk bunuh diri kan? Hei.. ayolah kau ucapkan sesuatu, Hyuk..” Siwon masih terus saja berusaha agar Eunhyuk mau berbicara dengannya. “Pabo.. mana mungkin aku bunuh diri, karena masalah ini.. sudahlah, kau bersenang – senang dengan kekasihmu itu, manfaatkan waktu dengan baik. Karena aku sudah bersusah payah untuk mewujudkan liburanmu ini. Oia jangan lupa oleh – olehnya untukku ya..” Eunhyuk lalu memutuskan sambungan telephone nya.

 

“Haah.. dia pasti akan bersedih – sedih lagi dikamarnya, aku ingin sekali membantu mengatasi kesedihannya. Tapi hari ini aku harus segera pergi. OMO!! Sudah jam setengah 8” Siwon terkejut saat melirik jam tangannya, dia langsung bergegas mencari baju yang pas untuknya hari ini, kemeja lengan panjang berwarna putih menjadi pilihannya, “Aish ini karena Hyuk yang mengajak berbicara kepadaku lama” Kini Siwon malah menyalahkan Eunhyuk, bukankah tadi dia mengasihani Eunhyuk. Semoga Hyuk selalu sabar mempunyai sepupu yang sikapnya seperti angin.

wpid-1401203944220.jpg

Siwon langsung memakai kemejanya tanpa mengancingkannya dengan benar, memakai sepatu ketsnya terburu – buru. Penerbangan mereka tepat jam 8 dan kini dia masih berada di apartemennya, terlebih Kyuhyun pasti masih tertidur. Membangunkan Cho Kyuhyun seperti kau akan membangunkan beruang yang sedang dalam masa hibernasi. Tapi Siwon tidak mau hari ini menjadi berantakan rencananya, dia sudah memantapkan rencana ini tepat 3 hari sebelum ulang tahun debut Kyuhyun. Setelah masuk ke dalam mobilnya, Siwon melihat ke layar handphone nya, disana ia bisa melihat dirinya yang masih terlihat sedikit eum.. berantakan tetapi aura sexy dan tampannya tidak akan pernah luntur dalam dirinya, lalu tanpa buang waktu lagi Siwon mengendarai mobilnya menuju dorm Kyuhyun.

Sesampainya di dorm Kyuhyun, Siwon segera menuju kamar 407 milik Kyuhyun. Memasukkan kode password, karna Kyuhyun kemarin sudah memberitahukan kepadanya dan kode password itu sangat berguna di saat genting seperti ini. Seperti layaknya seorang pencuri, Siwon langsung masuk menuju kamar Kyuhyun, dapat dilihatnya Kyuhyun masih bergelung dibawah selimutnya dengan muka yang semakin di selipkan di bantal, melihatnya membuat Siwon harus rela menahan nafasnya. Bagaimana tidak Kyuhyun terlihat sangat manis bahkan cantik disaat tidurnya, lihatlah bibir pink nya yang sedikit terbuka membuatnya terkesan sexy dan mengundang untuk dicicipi.

Siwon mendekati sosok kekasihnya, berjongkok didepannya lalu membelai wajah manis sang kekasih, membenarkan rambutnya yang terlihat sedikit berantakan. Mendekatkan parasnya dengan paras Kyuhyun, jarak mereka semakin dekat hingga akhirnya bibir tipis Siwon berhasil mendarat sempurna di atas bibir tebal milik Kyuhyun, morning kiss diperbolehkan bukan? Siwon merasakan manis saat pertama kali melumatnya, seakan ketagihan Siwon semakin memperdalam lumatannya di atas bibir Kyuhyun. Merasakan ada yang mengganggu tidurnya, Kyuhyun berusaha terbangun dari tidurnya. Saat membuka matanya yang terlihat adalah jarak kekasihnya yang sangat dekat dengannya, bahkan dirinya tidak menyangka bahwa kini Siwon mulai terlena dengan permainannya sendiri.

 

“Eungh..” lenguhan Kyuhyun seakan menjadi pembangkit gairah Siwon, dia seakan lupa dengan tujuan awalnya. Siwon bahkan kini sudah berada di atas tubuh Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun sendiri? Jangan tanyakan dia hanya bisa tersenyum dan pasrah apa yang akan dilakukan oleh kekasihnya itu. Kyuhyun maupun Siwon memiringkan kepalanya berlainan arah, semakin memperdalam lumatannya dan bahkan Siwon mulai membuka kancing piyama Kyuhyun satu persatu, tangannya sudah dimasukkan kedalam piyama Kyuhyun, mengelus lembut perut rata Kyuhyun. Karena kebutuhan oksigen dengan terpaksa Kyuhyun mendorong bahu Siwon dan dengan terpaksa pula Siwon harus mengakhiri ciuman panas di pagi hari bersama dengan Kyuhyunnya.

“Hyung..hah..hah..hah..” Kyuhyun mencoba menstabilkan nafasnya, sedangkan tangan Siwon yang berada di dalam baju Kyuhyun masih setia mengelus perut rata Kyuhyun. “Eungh.. hyung, sejak kapan kau berada disini?” dengan susah payah Kyuhyun mencoba bertanya kepada Siwon. Seakan teringat dengan niatnya datang ke dorm Kyuhyun, Siwonpun bangkit dari atas tubuh Kyuhyun. “Hyung, kau kenapa?” Kyuhyun memandang khawatir kekasih yang lebih tua 3 tahun darinya itu. “Hyung…” karena tidak mendapatkan jawaban, Kyuhyun mulai merajuk.

“Oh,, baby mian.. eum lebih baik kita pergi sekarang, kajja” Siwon menarik lengan Kyuhyun lalu membawa tas (ahjumma) yang sering Kyuhyun pakai, tidak lupa Siwon membawa asal baju di lemari Kyuhyun tanpa menjelaskan kepada Kyuhyun terlebih dahulu, Kyuhyun sendiri hanya bisa memandang bingung dengan kelakuan Siwon. “Kajja baby, waktu kita hanya beberapa belas menit lagi..” Siwon langsung membawa Kyuhyun dengan sedikit berlari, Kyuhyun tanpa protes tetap mengikuti Siwon. Tanpa tau bahwa dirinya masih memakai piyama hijau kesayangannya itu, Kyuhyun memakai sepatu asal yang ada di rak sepatunya dan tetap mengikuti langkah Siwon.

 

Dating

Kyuhyun terduduk manis disamping kananku, aku menolehkan kepalaku melihatnya guna memastikan bahwa Kyuhyun masih duduk manis di kursi sampingku. Terlihat wajahnya yang cemberut, aku sendiri tidak mengetahuinya mengapa? Memang saat tadi sepanjang perjalanan menuju bandara Kyuhyun meminta untuk kembali lagi ke dorm untuk sekedar mandi, berganti pakaian dan sarapan. Tapi aku terus membujuknya, karena memang jam keberangkatan kita ke Jeju jam 8 pagi. Aku khusus memakai pesawat pribadiku yang dihadiahkan appa saat aku berusia 17 tahun, untuk mengantarkanku dan kekasih manisku ini menuju Jeju island.

Aku menyiapkan perayaan debut Kyuhyun dengan mengajaknya untuk kencan selama sehari bersamaku di pulau jeju, aku tau bila aku pergi dengannya menggunakan pesawat komersil maka kami pasti tidak akan leluasa, maka itu aku meminta izin kepada appa untuk membantuku memberitahukan pihak bandara agar aku bisa memakai landasannya jam 8 pagi menuju pulau Jeju. Ntahlah berapa biaya yang appa keluarkan demi aku, tapi aku tetap bahagia karena appa mau membantuku. Appa hanya mengatakan demi kebahagiaanku dan calon menantunya, maka appa pasti akan bisa selalu membantu. Oh thanks to my appa.

“Baby.. makanlah, kau belum sarapan bukan?” Kyuhyun semakin menyusupkan kepalanya di dekat jendela pesawat. “Baby, miannae.. hyung tau kau pasti malu karena kini kau…” belum selesai ucapanku, Kyuhyun langsung mengambil roti dan susu yang sedari tadi aku pegang “Diamlah hyung, aku sedang tidak berminat untuk berbicara denganmu” haaah.. dengan bibir yang dipoutkan Kyuhyun kembali menghadapkan wajahnya ke jendela, memangnya pemandangan disana lebih indah daripada wajah kekasihmu ini?? Aku memang harus ekstra bersabar.

 

Selama perjalanan tidak ada obrolan ataupun manjaannya kepadaku, bahkan kini Kyuhyun tertidur pulas dengan menyenderkan kepalanya di jendela. Aku sendiri masih setia untuk selalu melihat kepadanya, hingga akhirnya pilot memberitahukan bahwa kami sudah tiba di Jeju. Aku sebenarnya tidak rela bila harus membangunkan tidurnya Kyuhyun, tapi aku harus membangunkannya. Kami akan segera menuju pantai Jungmun, “Baby.. bangunlah ini sudah sampai” dengan sedikit mengucek matanya dan meregangkan tubuhnya, Kyuhyun melihatku dan langsung memelukku.

“Mian hyung, aku seperti anak kecil tadi” katanya sembari terus memelukku, “Gwaenchana baby.. kajja, hyung akan membawamu ke tempat yang pasti kau suka” Kyuhyun masih terdiam di tempatnya “Waeyo baby?” tanyaku penasaran.

“Hyung, hari ini aku harus live di radio. Serta aku pun harus latihan untuk drama musical, bagaimana ini?” tanyanya panik, kenapa Kyu baru menyadarinya saat ini? Bukan dari tadi.. haah,, Kyu kau sangat menggemaskan dan membuatku semakin mencintaimu “Kyu.. hari ini semua jadwalmu sudah dikosongkan, aku sejak jauh hari sudah meminta kepada manager hyung untuk mengaturnya, aku pun sudah membayar uang fee karena kau tidak jadi hadir di acara live itu. Jadi tenanglah, kajja rayakan hari debut mu” aku pun beranjak dari dudukku “Hari ini, hari debutku hyung??” tanyanya seakan tidak percaya.

 

“Ne.. kau lupa??” dia mengacak rambutnya “Aish aku lupa hyung, jadi ini adalah bentuk perayaan darimu?” aku hanya mengangguk sembari mengulurkan tanganku untuk digenggamnya, tidak menunggu lama karena Kyuhyun menyambut uluran tanganku, kami berjalan keluar dari pesawat. Sudah ada mobilku yang menunggu kedatangan kami, memang seharusnya mobil pribadi dilarang untuk memasuki area landasan, tapi lagi – lagi aku harus bersyukur karena atas kekuasaan appa ku, aku bisa mengatasinya.

“Mobil kita sudah menunggu baby”, aku segera membawanya masuk ke dalam mobil. Kyuhyun hanya bisa tersenyum senang atas apa yang sudah aku lakukan hari ini kepadanya “Berapa biaya yang hyung keluarkan untuk semua ini?” tanyanya sembari memakai seatbelt. “Appa sebagian besar yang membantu mengeluarkan dananya untuk segala keperluan di bandara dan juga mengantarkan mobilku kesini” jawabku santai, tapi aku dapat melihat Kyuhyun yang hanya terdiam saat aku mengatakannya.

“Appa.. appa hyung yang rela membayar semua ini??” tanyanya memastikan “Ne, baby.. bagi appa kebahagiaanku denganmu adalah alasan utamanya melakukan ini, karena appa merestui kita.” Aku tersenyum sembari melajukan mobilku menuju pantai Jungmun, pantai yang berpasirkan warna – warni hitam, putih dan merah.

 

Dating

Aku tidak menyangka bahwa Siwon hyung mengingat hari dimana aku debut, bahkan aku pun sampai lupa bahwa hari ini tepat 5 tahun aku debut di dunia tarik suara. Saat pertama kali debut banyak orang yang tidak mempercayai bahwa aku mampu berdiri di atas panggung megah dan menyanyikan lagu yang membuat semua orang mendengarnya terlarut akan lagu itu. Aku berusaha keras, agar semua orang dapat melihatku sebagai seorang Cho Kyuhyun dan inilah hasilnya, aku bisa menjadi seseorang. Seseorang yang membanggakan bagi keluargaku dan juga Siwon hyung, menjadi seseorang yang bisa disejajarkan dengan para penyanyi senior. Aku sungguh merasa sangat bersyukur dengan talenta dan juga kemudahan yang Tuhan berikan padaku sehingga aku bisa menjadi seperti ini.

Aku pun bahagia karena di hari jadi debut ku kali ini, aku didampingi oleh namja yang aku cintai, aku sayangi dan aku berharap bahwa dirinyalah yang kelak akan menjadi jodohku. Semoga Tuhan mengizinkannya, “Kyu kau melamun??” tanyanya sembari tetap pandangan di arahkan ke arah jalanan karena Siwon hyung sedang menyetir.

“Anieyo.. eum hyung aku ingin berganti baju” ucapku, karena aku sebenarnya sedari tadi ingin mandi dan berganti baju tapi tadi saat di pesawat aku masih marah kepadanya, jadi aku enggan untuk beranjak dari tempat duduk. “Bergantilah di mobil, tas mu ada di jok belakang” ucapnya santai, aku memukul kepalanya dengan kepalan tanganku “Hyung.. pervert” aku pun hanya bisa mempoutkan bibirku sembari memalingkan mukaku melihat ke luar jendela, aku dapat merasakan tangannya yang mengusap kepalaku lembut “Apapun pakaianmu, bagaimanapun keadaanmu bagiku kau lah yang tercantik, kaulah yang termanis.” Aku sangat yakin bahwa kini wajahku sudah memanas dan memerah, beruntunglah aku masih melihat ke arah jalan, bila tidak? Habislah aku akan digodainya terus.

 

“Cha.. kita sudah sampai..” aku melihat ke sekelilingku, pantai?? Dengan pakaian seperti ini aku akan kepantai untuk kencan?? Mau ditaruh dimana mukaku bila ada yang melihatku seperti ini?? “Baby.. waeyo? Kau malu? Tenanglah tidak ada orang disini.. semua sudah disterilkan” Siwon hyung tersenyum dengan menampilkan dua dimplesnya yang semakin membuatku terpana melihatnya, kau memang sangat tampan hyung. Steril? Bahkan Siwon hyung pun sudah mempersiapkan segalanya, sehingga pantai ini benar – benar sepi, seakan diciptakan untuk kami berdua.

Siwon hyung keluar dari mobil dan berlari kecil menuju pintuku, membukakan pintuku dan mengulurkan tangannya. Aku benar – benar merasakan dimanjakannya, aku menyambut uluran tangannya. Sebenarnya aku memang tidak percaya diri dengan penampilanku saat ini, tapi melihat ketulusan dari matanya dan sikapnya yang selalu memperlakukanku istimewa maka aku melupakannya, aku harus menghargai segala apa yang sudah ia persiapakan untukku.

Siwon hyung melepaskan sepatunya dan sepatuku lalu menyimpannya di dalam mobil, menggemgam tanganku erat. Membawa tubuhku untuk semakin dekat dengannya, aku benar – benar menikmati udara segar dan juga kebersamaan kami saat ini. “Kau suka dengan suasananya?” tanyanya Siwon hyung, aku memandang wajahnya intens lalu memberikan hadiahku padanya, CUP.. hanya kecupan sekilas di pipinya “Gomawo.. aku memang ingin bisa merefreshkan diriku, karena kegiatanku yang sangat padat akhir – akhir ini dan hyung tau? Hyung sukses membuatku serasa diberikan energi kembali” aku tersenyum dan semakin mengeratkan genggaman tanganku dengannya.

 

“Syukurlah bila kau menyukainya baby..” Siwon hyung menarikku untuk duduk di pasir yang ntah mengapa bisa berwarna – warni seperti ini. Merebahkan dirinya lalu menarikku untuk ikut rebahan dan menarik kepalaku untuk bersandar di atas dada bidangnya, “Baby kau mendengar detak jantungku?” aku hanya mengangguk “Jantung ini akan selalu berdetak kencang bila bersamamu, hanya kau yang membuat hyung menjadi seseorang yang special, menjadi sosok yang berusaha untuk bertanggung jawab, mandiri. Agar kau kelak bisa bangga kepada hyung”.

“Aku selalu bangga padamu hyung, segala sikapmu kepadaku menunjukkan hyung sangat menyayangi dan mencintaiku. Tidak ada artinya aku bila dibandingkan segala kasih sayang yang kau berikan kepadaku, hyung” Siwon hyung mengecup puncak kepalaku “Saranghae baby..” aku tersenyum “Ne.. nado saranghae hyung”.

Kami menikmati segala deburan ombak, angin pantai dan teriknya matahari yang silih berganti menjadi teman kami. Hingga akhirnya Siwon hyung duduk sehingga badanku yang menyandar padanya ikut terbangun juga, “Baby.. kita masih ada tempat yang akan dikunjungi, kajja” Siwon hyung berdiri lalu membersihkan bajunya dari pasir pantai serta membantuku untuk membersihkan pula bajuku dari pasir pantai, setelahnya menggendongku dengan bridle style “Hyung..” kagetku “Tenang baby, hyung hanya tidak ingin kau lelah dan kakimu kotor lagi..” Siwon hyung terus berjalan menuju mobil, sedangkan aku hanya bisa menyusupkan wajahku di pundaknya, sungguh aku malu dengan segala sifat gentle nya yang seakan membuatku seperti seorang yeoja, tapi ntahlah aku pun menikmati segala perhatian dan juga sikap tulusnya itu.

 

Dating

Kini Siwon dan Kyuhyun berada di Jeju Teddy Bear Museum, disini banyak koleksi teddy bear dengan dipakaikan berbagai pakaian dari mulai yang tradisional sampai internasional, baju pernikahan hingga baju yang sehari – hari. Kyuhyun terus mengamati segala bentuk dan boneka beruang yang di pamerkan di museum. “Hyung, lihatlah itu bagus bukan?” tunjukknya dengan memperlihatkan boneka beruang yang sedang berdiri dengan memakai baju layaknya jas panjang ala mafia merk LV dan memang baju yang dipakainya itu asli dari LV bernilai 2 miliar (rupiah) “Kau suka baby? Bila kau suka nanti aku akan membelikannya sama seperti yang terpampang disini” tunjuk Siwon, Kyuhyun sendiri hanya bisa terdiam karena Siwon seakan membeli barang untuknya itu sangatlah mudah walau itu harga mahal sekalipun.

“Anieyo hyung.. aku hanya suka saja melihatnya” lalu Kyuhyun pun berjalan menuju boneka beruang lainnya, tapi tidak dengan Siwon. Dia mengeluarkan handphone touch screennya lalu memfotonya dan mengirimkannya kepada sekretaris Park, menuliskan pesan Aku menginginkan boneka teddy bear sama persis seperti ini, dengan memakai baju yang sama dan juga dari merk yang sama. Berapapun harganya beli saja, lalu langsung kirimkan ke hotel Shilla Jeju kamar no. 203 jam 20.00 KST barangnya sudah harus berada dikamar. Setelah mengirimkan pesan Siwon berjalan santai menuju kekasihnya.

Setelah puas menikmati seisi museum Siwon pun mengajak Kyuhyun menuju restoran yang tidak jauh dari museum. “Hyung.. aku ingin sekali merasakan makanan di pinggir jalan. Bagaimana bila sekarang kita makan seperti orang pada umumnya?” pintanya yang langsung di setujui oleh Siwon, tetapi siapa yang meminta, siapa juga yang enggan untuk turun. Kyuhyun baru menyadari bahwa dirinya masih tetap berpakaian piyama. Dia tidak menyadari karena memang dari pantai hingga ke museum, tidak ada orang yang memperhatikannya, dikarenakan tempat itu sudah terlebih dahulu disterilkan oleh Siwon, sehingga hanya akan ada mereka berdua saja disana.

Terpaksa Siwon lah yang membelikan ddokboki dan berbagai jenis makanan lainnya sesuai permintaan Kyuhyun di pasar, “Hyung.. ini sangat enak, eum aku sudah lama tidak pernah memakan makanan pasar lagi sejak aku debut” keluh Kyuhyun, Siwon sendiri lebih memilih untuk menghapus saus yang berada di sudut bibir Kyuhyun, “Gomawo” Kyuhyun tersenyum dan kembali memakan makanannya.

 

Setelah menghabiskan makanannya, Siwon kembali membawa Kyuhyun menuju kebun raya yeomiji. “Uwaaahhh… pemandangannya,, daebak” Kyuhyun terkagum dengan sajian didepan matanya, berbagai jenis tumbuhan serta juga buah- buahan yang berada di kebun raya ini. “Baby kemarilah.. ini..” memberikan buah sejenis jeruk tetapi ukurannya lebih kecil ke tangan Kyuhyun, “Bagaimana manis kan?” tanya Siwon. Kyuhyun mengangguk antusias, “Ne hyung.. ini sangat manis” Kyuhyun memakan buah jeruk itu dengan cangkangnya, karena memang buah itu bisa dimakan layaknya apel, yang dimakan juga dengan cangkangnya.

“Hyung.. kita berfoto disini” tunjuk Kyuhyun di antara bunga – bunga yang sedang bermekaran sehingga pandangan warna – warni, menjadikannya semakin indah dipandang mata. “hana..dul..set..” Kyuhyun mengarahkan tangannya ke atas untuk mengambil gambarnya bersama dengan Siwon. Berbagai ekspresi dan gaya dilakukan keduanya untuk berselca.

Siwon sesekali memfoto Kyuhyun yang sedang tersenyum, berlari ke arah bunga yang bermekaran, saat Kyuhyun sedang mencicipi buah – buahan dan masih banyak lagi, “Kau semakin hari, semakin membuatku mencintaimu” Siwon lalu memasukkan handphone nya ke sakunya kembali, lalu mengikuti Kyuhyun kemanapun dia pergi. “Hyung aku lelah” rajuknya manja, Siwon berjongkok didepannya “Naiklah ke punggung hyung, kita ke hotel setelah ini. Sepertinya hari pun sudah akan memasuki petang” Kyuhyun mengikuti perintah Siwon untuk naik ke punggungnya, melingkarkan kedua lengannya di leher Siwon, “Hyung.. gomawo.. hari ini sungguh sangat berkesan untukku. Aku sungguh bahagia, bisa menghabiskan waktu bersamamu”. Siwon hanya tersenyum tanpa membalas perkataan Kyuhyun, Siwon merasakan berat di bagian punggungnya. Sepertinya Kyuhyun ketiduran saking kelelahannya hari ini.

 

 

Dating­

Sesampainya di Hotel, Siwon masih enggan untuk turun keluar dari mobilnya. Karena memang selama perjalanan hingga setibanya di hotel Kyuhyun masih tertidur dengan pulasnya. Hingga matahari kini sudah tidak menampakkan sinarnya, digantikan dengan sinar dari rembulan. “Eungh..” lenguhan Kyuhyun, menyadarkan Siwon dari lamunannya yang sedari tadi hanya memperhatikan Kyuhyun tertidur, Kyuhyun menggeliatkan badannya “Kita sudah sampai di hotel hyung?” tanya Kyuhyun yang hanya dibalas dengan senyuman dari Siwon.

“Pasti hyung enggan membangunkanku kan?” tanyanya yang pasti disetujui oleh Siwon itu, “Ck.. hyung selalu kebiasaan, kajja kita masuk ke hotel” tanpa berlama – lama Kyuhyun langsung keluar dari mobil dan berjalan santai menuju hotel. Siwon menyampirkan jas nya di bahu Kyuhyun “Hyung takut kau kedinginan baby, kajja” Siwon merangkulkan tangannya di pinggang Kyuhyun.

“Selalu saja memperlakukanku layak seorang yeoja” keluh Kyuhyun, “Tapi kau suka kan?” pukulan ringan dilayangkan Kyuhyun dibahu Siwon, tapi tidak bisa dipungkiri perkataan Siwon memang benar adanya. “Baby.. kita makan malam di kamar saja eoh” Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya.

 

“Mandilah hyung, aku mau mengecek handphone ku dulu” Siwon pun bergegas menuju kamar mandi, Kyuhyun mengambil handphoenya yang disimpan didalam tas lalu duduk di kursi yang berdekatan dengan rak buku yang tertata rapih disana lalu mengambil selca dirinya setelahnya menguploadkan ke twitternya.

wpid-1401203920055.jpg

Gomawoyo, hari ini aku sangat bahagia karena banyak mention yang ku terima atas anniv debut ku ini. Maafkan aku karena baru bisa membalas mention kalian semua saat ini, karena ini sudah malam maka aku tidak akan berkata banyak, jaljayo.. Kyuhyun mengirimkan pesannya di akun social media nya.

Lalu beranjak menuju kamar yang memang dibatasi oleh dinding pemisah antara kamar dengan ruang santai, Kyuhyun dapat melihat di atas ranjang terdapat boneka teddy bear persis yang berada di museum. Kyuhyun berjalan perlahan menuju ranjang dan mengambil boneka itu “Pasti ini dari Siwon hyung” sembari melihat ke arah pintu kamar mandi,”Gomawo.. saranghae hyung..” sembari tersenyum tulus.

Kyuhyun menyimpan kembali bonekanya setelah handphone nya bergetar pertanda ada panggilan masuk, Kyuhyun melihat siapa yang menghubunginya malam – malam Changmin calling, dengan malas Kyuhyun mengangkatnya “Kyaaa… akhirnya kau mengangkat telephone ku.. oia Kyu aku ingin memberitahukan pemberitaan penting, kau pasti akan langsung mentraktirku karena kini aku sudah resmi berpacaran dengan Jung Suha” Kyuhyun menjauhkan handphone nya karena Changmin benar – benar bersuara nyaring seakan bahwa ini masih jam 10 pagi.

 

“Changmin-ah.. kau menghubungiku hanya untuk itu??” tanya Kyuhyun sebal “But.. congrats akhirnya kau laku juga, eum.. traktir? Bukankah kau yang resmi berpacaran, mengapa aku yang harus mentraktirmu. Sudahlah nanti kita bicarakan saja saat aku kembali ke Seoul, haah kau menganggu kesenanganku” dengan seenaknya Kyuhyun langsung memutuskan sambungan telephonenya, tepat saat dimana Siwon keluar dari kamar mandi.

Siwon hanya memakai bathrobe dan tidak menalinya dengan benar sehingga dada bidang dan perut six packnya terlihat sangat menggoda, terlebih air dari rambutnya yang mengalir ke dadanya memperlihatkan aura sexy seorang Siwon. “Oh Tuhan, mengapa aku berfantasi liar” Kyuhyun bergumam lalu menundukkan kepalanya “Aku mau mandi hyung..” Kyuhyun segera melesat menuju kamar mandi tanpa menoleh ke arah Siwon yang seakan tau apa yang sedang Kyuhyun pikirkan.

Selang 20 menit kemudian, Kyuhyun nampak sudah segar setelah mandi. Kyuhyun masih memakai piyama nya tadi pagi, “Kau masih memakai piyama mu itu? Gantilah.. pasti kau gatal karena keringat, setelahnya kita makan malam ya baby” Kyuhyun pun menuruti permintaan Siwon, lalu mengganti baju nya dengan piyama yang disediakan oleh pihak hotel.

 

Kyuhyun tampak manis dengan piyama berwarna hijau, salah satu warna kesukaannya. “Duduklah disini..” Siwon menepukkan sofa disebelahnya, acara makan malam pun berjalan dengan lancar. Kyuhyun tidak terlalu banyak makan karena dia mengatakan bahwa Kyuhyun sedang ingin berdiet, Kyuhyun hanya lebih banyak makan buah – buahan. Sehabis makan malam, kini mereka berdua berbaring di ranjang.

“Hyung..” panggil Kyuhyun setelah kini mereka berbaring “Ne..” , “Gomawo.. aku tau mungkin hari ini sudah berapa kali aku mengucapkannya. Tapi aku benar – benar berterima kasih, karena hyung mau membawaku berlibur. Ini kencan kita lagi setelah sekian lama kita tidak pernah melakukannya, mengingat kau dan aku sama – sama sibuk dengan pekerjaan masing – masing” ujar Kyuhyun, “Ne baby.. hyung minta maaf karena hyung pun menjadi sibuk hingga kita jarang bersama, tapi ini adalah pembalasan dari hari – hari yang sudah kita lewatkan sia – sia karena kesibukan kita. Semoga kau menyukai apa yang sudah aku persiapkan selama disini baby, heumm.. mian besok pagi kita harus kembali lagi ke Seoul. Tapi hyung janji bila ada waktu luang, maka hyung akan membawamu ke tempat liburan yang jauh lebih romantic dari ini” Kyuhyun mendongakkan kepalanya mencium bibir Siwon sekilas, lalu kembali tertidur di dada Siwon, “Gwaenchana hyung. Aku mengantuk.. jaljayo..” Kyuhyun mengeratkan pelukannya, Siwon pun ikut mengeratkannya dan membelai lembut rambut Kyuhyun. Hari ini sungguh hari terindah bagi keduanya, kesibukan mereka terkadang membuatnya  jarang bersama, tapi walau hanya satu hari mereka bisa kembali merasakan kebahagiaan itu. Biarlah hari esok akan dijalani dengan semangat yang sudah terisi saat hari ini.

 

 

-end-

 

kembali lagi dengan saya, membawa cerita the series. sbenrnya saya juga gak tau ini apa romantis taw ga?? tiba2 aja kepikiran ide sperti ini..

oia walo telat tapi happy anniv ya buat kyu.. n thq bgd loh bang won udh mau ngtweet pagi2 buat ngucapin k kyu n bkin kita para wks mnggila, hahahahaha… mana kyu ngasih selca balasan untuk siwon itu kyute bgd dah…

oia mkasih y buat yang udah baca dan commentnya..

mks udh slalu mampir k WKC kami ini ^^

Advertisements

65 thoughts on “Dating (Stalker Series)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s