Posted in Angst, BL, Drama, Family, Romance

Jelaous (Stalker the series)

By. Miss Lee & Silverniel

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Changmin & Eunhyuk

Genre : angst (Fluffy), romance, drama

Rate : T (Boys Love)

 

Jealous

“Wonie.. apakah kau benar tidak bisa ikut aku untuk promo album di China?” tanya Kyuhyun, namja manis yang telah resmi menjadi kekasih Siwon sejak 6 bulan yang lalu itu, menggandeng mesra lengan Siwon sembari wajahnya di selipkan di ceruk leher Siwon menikmati aroma maskulin yang menguar di tubuh Siwon.

Siwon menghela nafasnya berat, dirinya sebenarnya ingin sekali ikut pergi bersama dengan Kyuhyun, seperti saat Kyuhyun melakukan promo tour di Jepang dan Thailand. Tapi keadaannya saat ini benar – benar tidak memungkinkan, Siwon sudah memasuki semester akhir masa kuliahnya terlebih sang appa kini sudah mulai memberikan emban amanah untuk memegang perusahaan walau belum sepenuhnya.

“Miannae Kyunie, hyung ingin bisa ikut bersamamu. Tapi hyung harus segera menyerahkan bab 3 skripsi hyung agar hyung bisa segera mengajukan seminar. Terlebih perusahaan appa sedang menjalankan tender baru. Sekali lagi miannayo” Siwon semakin mengeratkan pelukan Kyuhyun dilengannya, dengan memeluknya dari samping.

 

Sang penyanyi superstar, Cho Kyuhyun akhirnya jatuh cinta setelah mengetahui perjuangan Siwon yang rela menjadi OB dan bekerja part time hanya untuk dirinya, terenyuh akan segala perjuangannya dan yang akhirnya membuat seorang Kyuhyun, menjadi jatuh dalam pesona seorang Choi Siwon. Kini hubungan mereka telah berjalan selama 6 bulan, banyak suka dan duka yang dilalui. Di mulai dari kesibukan Kyuhyun yang kini sedang dalam masa promo album terbarunya, serta kesibukan Siwon tentang kuliah dan juga perusahaan.

Siwon saat awal – awal berpacaran selalu berusaha menyempatkan diri untuk terus bersama dengan Kyuhyun, rela mengantar – jemput Kyuhyun, menungguinya recording maupun pembuatan Music Video yang mengharuskannya menunggu selama berjam – jam. Tapi bagi Siwon, kelelahannya akan segera terbayar lunas hanya dengan melihat senyuman dan manjaan dari seorang Kyuhyun kepadanya.

“Jadi kau akan ke China lusa?” Siwon memecah keheningan, Kyuhyun mendongakkan kepalanya langsung menatap mata Siwon dalam “Ne.. dan aku pasti akan merindukanmu Wonie hyung, kau tau? Aku akan berada kurang lebih dua minggu disana.” Siwon tersenyum tulus, sembari merapihkan poni Kyuhyun yang menutup matanya, karena tertiup angin. “Bukankah masih ada skype? Atau kita masih bisa berkomunikasi melalui Line? Kakao? Zaman sudah canggih, hyung pun pasti akan merindukanmu.” Kyuhyun kembali memeluk Siwon, membenamkan wajahnya didada Siwon, mendengarkan debaran jantung Siwon yang selalu membuatnya tenang dan aman.

 

“Kajja. Hyung antar kau ke dorm, ini sudah malam, besok kau harus meeting di kantor manajemenmu kan? Jangan sampai kau telat” Siwon menarik Kyuhyun untuk berdiri, diambilnya tangan kanan Kyuhyun, menyelipkan jari jemarinya di antara celah jari jemari Kyuhyun, “Aku pasti akan merindukan moment ini selama di China” Kyuhyun menatap Siwon, lalu mencium pipi Siwon sekilas, “Hyung pun pasti akan merindukannya juga” kini giliran Siwon yang mencium bibir tebal Kyuhyun sekilas.

Mereka berdua tersenyum, lalu melangkah keluar dari balkon apartemen Siwon. Ya Siwon kini telah hidup mandiri, awal permintaannya untuk hidup mandiri sempat ditentang terlebih oleh eomnya, sebagai anak tunggal tentu sang eomma berharap Siwon akan terus bersama dengan mereka walau Siwon nantinya telah menikah sekalipun, eommanya merasa akan kesepian bilamana Siwon tidak berada dirumah. Prinsipnya lebih baik Siwon pulang tengah malam tetapi tetap pulang ke rumah, dibandingkan Siwon keluar dari rumah dan hidup mandiri diluar sana. Dengan berbagai pertimbangan serta permohonan serius dari Siwon, akhirnya sang eomma dan appa mengizinkan Siwon untuk hidup mandiri, dengan satu syarat Siwon harus mau untuk memulai mengurus perusahaan serta Siwon dalam seminggu wajib untuk menginap dirumah min 2x dalam seminggu.

Siwon dan Kyuhyun kini dalam perjalanan menuju dorm, tidak ada perbincangan karena kini Kyuhyun dengan manisnya sedang menyenderkan kepalanya di bahu Siwon sembari memejamkan matanya dan sepertinya Kyuhyun sudah mulai masuk dalam alam mimpinya. Siwon sendiri tidak merasa keberatan dengan sikap Kyuhyun, karena menurutnya saat Kyuhyun manja seperti ini. Siwon merasakan bahwa dia sangat di butuhkan dan di cintai. Setelah berpacaran, sikap Kyuhyun berubah 180° sifat dinginnya saat pertama kali bertemu ntah menguar begitu saja, bergantikan dengan sikap manja dan juga manis terkadang childish, tapi Siwon pun semakin dibuat kagum karena seorang Kyuhyun pun termasuk orang yang pintar terbukti Kyuhyun lebih dulu menyelesaikan pendidikan strata 1 nya di jurusan music arts Universitas Kyunghae sebagai lulusan cumlaude.

 

Jealous

Kini kami telah sampai di depan dorm, tapi aku enggan untuk melepaskan moment romantic yang kini sedang terjadi. Oh Tuhan, apa aku sanggup harus tidak melihat wujudnya secara langsung? Tidak melakukan skinship dengannya selama 2 minggu ke depan? Karena ini adalah kali pertama setelah kami berpacaran, kami akan berpisah lama. Aku tadi mati – matian berusaha untuk bersikap lapang dada dan dewasa, tapi aku pun takut bilamana saat di China nanti Kyuhyun akan merubah sikapnya, karena menemukan namja yang lebih dariku. Aku harus membuang pemikiran negatifku, bila Kyuhyun tau pasti dia akan sangat kecewa kepadaku, karena aku tidak percaya kepadanya.

“Kyu.. Kyu..” akhirnya aku mencoba membangunkannya, tapi sepertinya tidak ada tanda – tanda bahwa Kyuhyun akan bangun dari tidurnya. Aku pun dengan hati – hati mencoba menaruh kepala Kyuhyun di sandaran kursinya, lalu keluar mobil dengan pelan – pelan, mencoba membuka pintu penumpang dan menggendong Kyuhyun ala bridal style menuju dormnya, beruntung ini malam hari dan aku sedang di parkiran, jadi aku tidak perlu takut bila ada wartawan yang akan menangkap moment kami. Kami memang merahasiakan hubungan ini, karena ini permintaan langsung dari manajemen Kyuhyun.

Dengan berhati – hati aku membawa Kyuhyun, agar Kyuhyun tetap terjaga dalam tidurnya. Sehingga kini aku sudah berada di lantai 4, aku segera melangkahkan kakiku menuju dorm bernomor 407. Setibanya aku didepan dorm, aku baru tersadar bahwa aku tidak mungkin bisa masuk, aku tidak mengetahui passwordnya. Karena memang aku selama berpacaran dengannya, hanya selalu mengantarnya sampai parkiran belum pernah memasuki dormnya. Kami selalu berkencan diluar atau tidak di apartemenku. Mengapa aku tau nomer dormnya? Karena memang Kyuhyun yang memberitahukannya, bila sewaktu – waktu aku bermain ke dormnya.

 

Saat aku sedang berpikir bagaimana caranya aku bisa masuk, aku dikejutkan dengan pintu dorm yang terbuka. Aku bisa melihat namja tinggi, kurus yang tak lain adalah Changmin berdiri didepan pintu, diapun tidak kalah terkejutnya sama sepertiku. “Hyung..” ucapnya, aku hanya tersenyum sebagai balasannya, melihatku yang sedang menggendong Kyuhyun, membuatnya seakan tersadar dan memberikan space kosong agar aku bisa masuk ke dalam dorm.

Aku masih berdiri di dalam ruang tengah dorm, aku merutuki diriku sendiri yang tidak pernah bermain ke dorm Kyuhyun sehingga aku tidak mengetahui dimana kamarnya. “Hyung, kau sedang apa? Mengapa tidak langsung dibawa ke kamar?” tanya Changmin yang kini berdiri disampingku, “Aku.. eum.. aku..”

“Ne, waeyo hyung? Kamar Kyuhyun kah yang hyung cari? Kamarnya ada tepat di hadapanmu” tunjuk Changmin dan pabo nya aku, karena aku melihat label di depan kamar Kyuhyun bertuliskan is Cho bedroom. Aku pun langsung memasuki kamar Kyuhyun tanpa berlama – lama lagi, menidurkan Kyuhyun di ranjang king size nya. Di atas ranjang terdapat beberapa boneka Pikachu kesukaannya, aku pun dapat melihat ada dua buah boneka Pikachu pemberianku yang tersimpan rapih di sisi ranjang dekat dinding kamar. Setelah membuka sepatu dan juga jaket Kyuhyun, aku segera menyelimutinya tak lupa memberikan ciuman selamat malam di dahinya. “Gud nite my baby Cho”.

 

“Hyung.. kau akan menginap?” tanya Changmin kembali, sesaat setelah aku keluar dari kamar Kyuhyun, “heum.. anieyo, besok aku harus ke kampusku. Oia Chang, mengapa kau tinggal se-dorm dengan Kyuhyun?” aku sedari tadi ingin menanyakan ini, tapi tidak mungkin bukan aku menanyakannya disaat aku masih menggendong Kyuhyun?

Changmin tersenyum serta memberikan segelas kopi kepadaku, aku sendiri hanya bisa terdiam tanpa membalas senyuman walau tanganku mengambil suguhannya “Memangnya Kyu tidak memberitahukannya pada hyung?” aku menggeleng “Aku sudah tiga hari menginap disini, karena memang kebetulan dorm ku sedang ada perbaikan yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Maka itu manager ku meminta agar aku bisa satu dorm dengan Kyuhyun. Terlebih kami juga sedang terlibat project itu bisa memudahkan kita untuk latihan bersama”.

Mendengar penjelasannya yang masuk akal setidaknya membuatku sedikitnya lega, oh ayolah Siwon, Changmin itu hanya sahabat Kyuhyun. Apa kau akan cemburu padanya? Bukankah Changmin pula yang membantumu bisa mendapatkan Kyuhyun? Daripada aku mencemarkan otakku dengan pemikiran negatif, lebih baik aku pulang saja. “Chang, aku pamit pulang. Eum.. bila Kyuhyun terbangun, katakan bahwa aku pulang ke apartemen dan aku akan segera mengiriminya message. Gomawoyo” aku pun segera menaruh gelas di meja dan melenggang menuju pintu, untuk segera kembali menuju apartemen dikarenakan ini hampir tengah malam dan besok aku harus bangun pagi, aku tidak mungkin kesiangan bukan untuk bertemu dengan dosenku?

 

Jealous

Sudah 3 hari berlalu, Siwon sibuk dengan skripsinya yang harus membuatnya mengejar – ngejar dosen karena kepentingan pengajuan seminarnya, sedangkan Kyuhyun sedang mempersiapkan diri untuk acara konsernya bersama dengan sahabatnya, Changmin. “Kyu kau sudah siap? Changmin apa kau juga sudah siap?” tanya sang manager, yang hanya dijawab dengan anggukan kepala dari keduanya “Baiklah sebelumnya kita berdoa agar konser kita bisa sukses dan berjalan dengan lancar” mereka mengumpul membentuk suatu lingkaran untuk berdoa setelahnya melakukan yel – yel penyemangat.

Kyuhyun dan Changmin berdiri di backstage, terlihat di sisi panggung bahwa penonton sudah menyerukan namanya untuk segera memulai tampilannya. “Tenanglah Kyu jangan nervous” semangat Changmin, karena melihat Kyuhyun yang sesekali merapatkan kedua tangannya pertanda bahwa Kyuhyun merasakan nervous. “Biasanya Siwon hyung, ikut bersamaku dan menyemangatiku. Tapi saat ini dia hanya menyemangatiku melalui pesan singkat saja” keluh Kyuhyun.

Changmin hanya bisa menggelengkan kepalanya, pengaruh Siwon dalam kehidupan Kyuhyun sudah banyak merubah sikap Kyuhyun yang dingin menjadi Kyuhyun yang manja seperti ini. “Sudahlah Kyu, seharusnya dengan tidak adanya Siwon hyung. Kau bisa mempertunjukkan yang terbaik agar Siwon hyung merasa bangga kepadamu. Ajja,, ajja,, hwaiting!!” sembari mengepalkan tangan kanannya ke atas, Kyuhyun tersenyum “Hwaiting!!” ucapnya juga.

 

Penampilan Changmin dan Kyuhyun sungguh memukau penonton, bagaimana tidak lagu yang dibawakan mereka berdua sungguh membuat histeris penonton. Changmin memberikan fan service dengan Changmin berlutut dihadapan Kyuhyun, menggemgam tangan Kyuhyun layaknya seorang kekasih sedang melamar pujaan hatinya, setelah Kyuhyun menyambut uluran tangannya maka di ending Changmin mencium kening Kyuhyun lembut, yang makin membuat penonton berteriak histeris.

Kondisi Kyuhyun saat Changmin melakukan fan service sendiri hanya bisa tersenyum. Walau terbesit dihatinya, jikalau Siwon melihat hal ini dipastikan bahwa Siwon akan cemburu. Tapi tenanglah, Siwon adalah namja yang dewasa, begitu pikir Kyuhyun. Selesainya mereka bernyanyi, semua pertunjukkan konser berjalan dengan sesuai rencana.

Crew konser dan juga Changmin maupun Kyuhyun kini bersiap untuk merayakan kesuksesan konser mereka dengan makan – makan. “Kyu kau besok akan menghadiri acara memasak di salah satu stasiun tv swasta, bersama dengan Changmin. Kalian berdua akan menjadi juri dalam kontes masak itu, jadi kau tidak boleh telat untuk bangun, araseo” pinta sang manajer kepada Kyuhyun dan juga Changmin.

 

“Haah,, kapan kita bisa liburan sih Chang??” tanya Kyuhyun sembari menusuk – nusuk daging ikan yang berada di piring didepannya, Changmin hanya menatap miris ke arah ikan, seandainya ikan itu bisa berbicara dia pasti akan mengatakan aku sudah mati saja masih kau siksa?? Changmin segera mengenyahkan pikiran konyolnya itu, lalu kembali berkonsen kepada Kyuhyun. “Sudahlah Kyu, kita bekerja disini pun anggap saja sebagai liburan, nanti pasti kita akan punya waktu libur. Tenanglah”. Kyuhyun hanya mengangkat bahunya, acuh.

Setibanya di kamar hotel, Kyuhyun langsung merebahkan dirinya di atas ranjang. Bagaimana tidak lelah, dia harus menyanyikan 15 lagu seorang diri ditambah dengan 5 lagu duetnya bersama dengan Changmin. Sebelum masuk ke dalam alam tidur, Kyuhyun dengan sisa tenaganya membersihkan dirinya terlebih dahulu, selesai mandi dia langsung mengambil handphone lalu mengetikan Hyung, tadi konserku sukses. Kau pasti senang bukan? Aku membuatmu bangga, oia besok aku ada acara sebagai juri lomba masak. Andai setelah kita menikah aku bisa memasak, kau pasti akan lebih bangga lagi kepadaku. Baiklah sepertinya ini sudah sangat larut, aku akan menghubungimu lagi besok. Jaljayo. Setelah memijit send, Kyuhyun segera merebahkan dirinya dan langsung masuk ke alam mimpi.

 

­-Jealous

Aku sedang bersiap menuju gedung televisi yang akan menyelenggarakan kontes memasak, jangan tanyakan bagaimana antusiasnya Changmin? Karena dia amat sangat teramat semangat untuk segera hadir disana. Changmin berjuluk food monster, pastilah sangat menyukai acara yang seperti ini. Disana sudah terlihat banyaknya penonton acara, serta ada juga peserta dan juga juri lainnya. Changmin saking semangatnya, sudah ingin segera mencicipi segala masakan yang tersaji.

“Chang, kau jangan memalukan. Walau aku tau kau sangat tidak bisa bersentuhan dengan yang namanya makanan, karena setiap ada makanan kau akan langsung memakannya. Tapi kau harus menjaga imagemu, bagaimanapun kau adalah penyanyi terkenal” aku menasehatinya panjang lebar, walau aku tau belum tentu itu masuk kedalam otak makanannya, menyebalkan.

Acara pun dimulai, ada sekitar 8 peserta yang dibagi menjadi 2 sesi untuk memasak. Mereka sangat lihai dalam hal memasak, aku sedikitnya minder. Bagaimana bila setelah lulus Siwon hyung melamarku? Lalu aku tidak bisa menjadi huswife yang baik untuknya, karena untuk memasak ramen saja aku selalu kelebihan air. Tapi bukankah aku tidak boleh menyerah, aku yakin pasti aku bisa memasakkan masakan yang layak untuk dikonsumsi Siwon hyung.

 

Selama acara memasak dimulai, tidak pernah sedetikpun Changmin mengalihkan pandangannya pada salah satu kontestan yeoja cantik dengan penguasaan masak yang handal, lihat saja bagaiamana cara ia memotong bawang, yang seakan tidak takut teriris jarinya. Dan  sepertinya ia bukan berasal dari China. Tapi sudahlah bukan urusanku, aku pun walau tidak bisa memasak, tapi aku tau bagaimana makanan yang enak dan tidak enak untuk dikonsumsi.

Pemenang kontes memasak, sudah ditentukan, namanya Jung Suha. Aku bisa melihat Changmin sedang mendekati yeoja itu, haah.. pasti dia akan menggoda Jung Suha itu, walau ujung – ujungnya pasti soal makanan lagi. Lebih baik aku menghubungi Siwon hyung saja, aku memijit nomor yang sudah hafal luar kepala, terdengar nada lagu suaraku yang menjadi nada sambungnya.

“Yeboseyo..” jawabnya dari line seberang.

“Yeboseyo, Wonie.. bogosipheo” terdengar kikikan geli dari ujung sana, pasti dia menertawakanku karena aku bersikap manja kembali, “waeyo?” ujarku jutek.

 

“anieyo baby.. kau marah padaku? Karena aku tertawa? Oh itu bukan menertawankanmu. Tapi aku sedang menertawakan sikap Eunhyuk yang membuatku lucu” aku hanya berusaha untuk tidak memperpanjang ucapannya.

“Ne, araseo. Hyung sedang apa? Aku lelah, aku baru saja selesai menjadi juri”

“Waeyo? Bukankah itu acara masak? Pasti kau banyak makan masakan yang enak – enak? Heum.. hyung sedang menunggu dosen, beliau mengatakan akan datang setelah urusan mengajaranya selesai, tapi sudah 15 menit, beliau belum datang juga” keluhnya, oh kasian uri Wonie pasti dia kelelahan.

“Aku jadi tidak berselera karena Changmin memakan jatahku, haah anak itu selalu saja yang ada dalam pikirannya tentang makanan. Owh Wonie, kau sudah makan siang? Ini sudah lewat jam makan siang” aku mengkhawatirkan kondisinya, karena kini aku sedang tidak bersamanya. Maka aku pasti jelas mengkhawatirkannya.

Siwon sempat terdiam, karena Kyuhyun selalu saja membawa nama Changmin bila sedang berbicara dengannya “Belum baby, nanti saja bila sudah selesai bimbingan. Sekalian hyung pulang, oh baby, miannae, dosenku sudah datang. Nanti malam hyung akan menghubungimu, ne..”

“Ne.. hwaiting hyung semoga di acc”

“Ne.. gomawoyo.. kau juga jaga kesehatan selama disana” setelahnya Siwon hyung langsung mematikan sambungan telephone nya, baru saja aku bermanja – manja taunya harus terganggu. Ya sudahlah lebih baik setelah ini balik ke hotel aku tidur saja.

 

Jealous

Selama di China Kyuhyun disibukkan dengan berbagai kegiatan menyanyi dan juga menjadi bintang tamu di acara – acara varshow di China. Siwon masih tetap terus menjalin komunikasi dengan Kyuhyun, ditengah kesibukan skripsi dan juga kerjaannya sebagai manager di perusahaan appa nya.

“Siwon, tumben kau selalu menjadi anak perpus?” sindir Eunhyuk yang kini mendudukan dirinya disamping Siwon, “Aku sedang memperbaiki skripsiku, agar clearance segera di acc selanjutnya aku bisa langsung masuk bab 4-5. Lalu bagaimana dengan skripsimu?” tanya Siwon tanpa mengalihkan atensi fokusnya kepada laptop didepannya.

“Skripsiku baik, wah judulmu keren. Tapi aku yakin narasumbermu itu tidak lain adalah partner bisnismu sendiri, kau licik Siwon” ledek Eunhyuk yang langsung membuat Siwon melabuhkan pandangannya kepada Eunhyuk “Licik apa? Aku kan melakukan observasi langsung ke lapangan dan ini hasil kerja kerasku sendiri, jangan memancing amarahku Hyuk-ah”.

 

“Clam down Siwon, just kidding okay. Kau sensitive sekali, oia lalu bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun? Sekarang dia berada di China, sampai kapan dia ada disana? Bahkan dirinya tidak menontonmu saat seminar kemarin” Eunhyuk lagi – lagi berujar tanpa tau bahwa mood Siwon sedang naik turun, “Bisakah kau diam Hyuk-ah? Aku sedang tidak ingin diganggu dulu, kalau kau ingin mengobrol denganku, datanglah ke apartemenku malam ini” pinta Siwon, Eunhyuk yang mendengar jawaban Siwon akhirnya menutup mulutnya dan lebih memilih meninggalkan Siwon untuk menenangkan pikirannya.

Selepas Eunhyuk pergi, Siwon lebih memilih untuk berselancar internet. Mencoba mencari – cari tentang berita mengenai Kyuhyunnya. Siwon seakan tertarik untuk membuka suatu blog dengan judul paradise musician. Siwon melihat ada tulisan ChangKyu yang membuatnya penasaran, dikliknya tautan itu, hingga terpampanglah foto – foto dimana kebersamaan Kyuhyun dengan Changmin, dari di mulai saat mereka di panggung, restoran, airport bahkan di mall pun tidak luput dari pengintaian para stalker.

Siwon seakan merasakan hawa tubuhnya yang memanas, pandangannya menyorot tajam dimana foto – foto yang terpampang sangatlah mesra mengenai Kyuhyunnya. Dan bagaimana Siwon tidak semakin dibakar api cemburu disaat dirinya membaca komentar – komentar yang di katakan para visitors blog itu.

Wah akhirnya aku melihat kedekatan mereka kembali, mereka memang sangat cocok menjadi couple / Aku sudah yakin bahwa Kyuhyun oppa itu ada something dengan Changmin oppa / Mereka sangat cocok, sudahlah aku merestui kalian / kyaaa… aku suka saat melihat mereka bersama, mereka memang cocok, andai mereka menjadi pasangan aku akan mendukung mereka seratus bahkan seribu persen. Dan masih banyak lagi komentar yang lainnya, yang membuat Siwon harus mencoba menstabilkan deru nafas emosinya.

wpid-photogrid_1400924511352.jpg

Siwon keluar dari perpustakaan dengan wajah yang mengeras marah, Eunhyuk yang kebetulan akan kembali menuju perpus untuk memberikan air mineral kepada Siwon hanya dibuat aneh melihatnya. Tapi Eunhyuk dengan cekatan langsung mendekati Siwon, “Siwon gweanchanayo?” Siwon hanya menggelengkan wajahnya, lalu memberikan kunci mobilnya kepada Eunhyuk, belum Eunhyuk memproses apa yang sedang terjadi Siwon sudah jauh meninggalkannya.

“YAK!! Choi Siwon..” Eunhyuk harus rela berlarian mengejar Siwon. Selama perjalanan, Siwon sama sekali enggan mengeluarkan suaranya, ini persis terjadi disaat dulu Siwon frustasi karena Kyuhyun, apakah ini terjadi kembali? Tapi apa masalahnya sekarang? Eunhyuk hanya bisa menerka – nerka.

Sesampainya di gedung apartemen, Siwon langsung menaiki lift menuju kamarnya. Eunhyuk pun masih dengan setia mengikuti kemanapun Siwon pergi, saat baru memasuki apartemen Siwon langsung menuju dapur mengambil sebotol wine di lemari kaca nya. “Siwon, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau menjadi seperti ini? Apa tadi ada perkataanku yang tidak berkenan dihatimu? Ok, aku meminta maaf, tapi jebal jangan seperti ini Siwon” Eunhyuk tanpa jeda terus berbicara kepada Siwon yang sama sekali tidak ditanggapinya.

 

Disaat gelas kedua yang akan diminum oleh Siwon, Eunhyuk langsung mengambilnya. “Kau ini kenapa Siwon? Apa yang terjadi padamu?” Siwon kembali tidak menjawab dan lebih memilih memberikan smarthphone nya kepada Eunhyuk, saat Eunhyuk membukanya, sedang terhubung dengan blog yang tadi Siwon baca.

Kini Eunhyuk tau dan mengerti mengapa Siwon menjadi seperti ini “Siwon aku mengerti, kau pasti merasa sakit hati dengan komentar – komentar mereka, tapi Siwon berpikirlah yang jernih, mereka tidak mengetahui hubunganmu dengan Kyuhyun. Wajar bila mereka menyimpulkan demikian, terlebih memang Kyuhyun dekat dengan Changmin karena mereka berteman dari kecil bukan?” Eunhyuk mencoba menasehati.

“Tapi disini sakit Hyuk..(menunjuk dadanya) lalu aku harus bagaimana? Bagaimana bila akhirnya Kyuhyun memilih Changmin, bukan aku?” Siwon kembali meminum wine nya, Eunhyuk merasakan kesedihan itu kembali, Siwon memang dewasa, kuat, bahkan nekat tapi dia hanya akan rapuh bila itu menyangkut dengan Kyuhyunnya. “Siwon, dengarkan aku. Kyuhyun tidak akan pernah mempunyai hubungan lebih dengan Changmin, bila dia mau kenapa bukan dari dulu dia memacari Changmin. Cintanya hanya untukmu, percayalah” Eunhyuk mengambil botol dan juga gelas dari tangan Siwon, membawanya menuju dapur. Memapah Siwon menuju kamar dan membaringkannya di atas ranjang, “Tidurlah, kau jangan memikirkan apapun, araseo”.

 

Sepeninggal Eunhyuk, Siwon hanya bisa memandangi langit kamar tanpa memperdulikan bahwa handphonenya terus berdering. Terlihat My BabyKyu calling, Siwon seakan merasa tidak percaya diri. Dimana semua orang mendukung kedekatan Kyuhyun dengan Changmin, sedangkan dengan dirinya yang benar – benar mempunyai hubungan, Kyuhyun dipaksa untuk menutupinya dan bodohnya mereka menyanggupi hal itu.

 

­-Jealous

“Annyeong Hyuk hyung, mian mengganggumu malam – malam, begini.. “ aku tampak salah tingkah untuk memulai obrolan dengannya, “Apa kau tahu kenapa Siwon hyung tidak mengangkat telephone ku?” tanyaku.

Dari seberang sana, terdengar helaan nafas “Kau mengangguku saat aku akan memulai mengerjakan tugas. Haish, aku tidak mengerti mengapa aku selalu terlibat dalam urusan kalian berdua. Dia cemburu, Kyuhyun.. “ belum sempat Eunhyuk hyung menjelaskan semuanya kepadaku, aku segera memotong ucapannya “Mwo? Cemburu? Pada siapa?” tanyaku berturut – turut.

“Aish! Tentu saja pada lelaki jangkung yang terus bersamamu selama kau di China. Apa kau tidak sadar kalau diluar sana banyak sekali yang menganggapmu dan Shim Changmin sebagai kekasih? Dan jangan dikira bila aku tidak melihat pertunjukkan kalian saat perform di konser, beruntunglah dikarenakan Siwon akan seminar, jadi dia tidak melihat performmu itu. Sesekali bukalah internet dan lihat kelakuan fans kalian berdua.” Setelahnya sambungan telephone pun diputus secara sepihak.

 

Dengan rasa penasaran aku pun membuka beberapa situs yang dikirimkan linknya oleh Eunhyuk hyung, betapa terkejutnya aku saat aku membaca komentar – komentar para fans yang kebanyakan yeoja, membahas tentang hubunganku dengan Changmin.

Omo! Kyuhyun oppa dan Changmin oppa begitu serasi. Lihatlah! Wajah mereka begitu cerah di bandara. / Ah lihat, mereka makan bersama. Aigoo, aku iri dengan mereka, pacarku saja tidak seromantis itu. / Kyaaa…!! Aku baru saha melihat video Just the way you are, omo!! Jantungku seperti berhenti berdetak, melihat tatapan Kyuhyun oppa dan Changmin oppa.. ugh sangat dalam >.<

wpid-photogrid_1400924708988.jpg

Dan masih banyak komentar lainnya, komentar abstrak tentang kedekatanku dengan sahabatku, Changmin. Aku tidak pernah menyangka kalau kedekatanku selama ini, salah diartikan oleh fansku maupun fans Changmin. Apa Siwon hyung membaca semua ini? Aku pun segera meminta,”Manager hyung, antarkan aku ke alamat ini!” sembari memberikan GPS yang menunjukkan arah sebuah apartemen yang berpusat di tengah Seoul.

 

Jealous

Dan akhirnya Kyuhyun berdiri cukup lama didepan sebuah pintu apartemen seseorang. Dirinya sudah mengetuk ataupun memencet bel, tapi si pemilik tak juga membukakan pintu. Kaki Kyuhyun gemetar menahan dingin dan lelah, dia baru saja tiba di Seoul dan ingin bertemu Siwon, tapi kenyataannya tidak seperti yang diharapkan. Kyuhyun begitu merindukan Siwon, bagaimana tidak? Sudah beberapa hari dirinya tidak menghubungi Siwon. Dikarenakan kesibukan masing – masing dan kini dirinya harus dihadapkan dengan permasalahan yang dirinya pun tidak pernah mengharapkannya.

“Siwon hyung, jebal.. izinkan aku masuk, kau tau? Diluar sangat dingin..” Kyuhyun pun menyandarkan punggungnya kepintu karena tidak kuat lagi berdiri. Sesekali tangannya masih mencoba menggedor pintu apartemen Siwon. Dia bisa saja langsung masuk ke dalam apartemen Siwon, tapi Kyuhyun tidak ingin menambah permasalahan dengan langsung masuk ke dalam.

“Hyung.. aku tau kau didalam, miannae. Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan Changmin selain sahabat. Kami masuk sebagai trainee dalam waktu yang hampir bersamaan, walaupun dia akhirnya debut lebih dulu dariku. Aku tidak begitu akrab dengan artis lain, hanya Changmin yang tetap ramah padaku saat aku debut dulu, ketika sunbae yang lain justru meragukan anak berusia 18 tahun menjadi soloist.” Kyuhyun menarik nafasnya dengan cukup sulit, karena dinginnya malam kota Seoul membuatnya hampir membeku, ditambah dia sedang tidak memakai jaket. Dirinya hanya memakai baju lengan panjang yang sedikit tipis,”Hyung.. aku kedinginan disini..” Kyuhyun semakin mengantuk karena Siwon sama sekali tidak meresponnya. Uap yang melingkupi wajah Kyuhyun juga semakin menipis dan setelahnya Kyuhyun tidak lagi sadar dengan apapun selain gelap.

 

Siwon sebenarnya sudah sedari tadi berdiri didepan pintu, saat mendengar suara kegaduhan di depan pintu apartemennya, terlebih Eunhyuk mengirimkan pesan yang memberitahukan bahwa Kyuhyun menghubunginya dan Eunhyuk pun menceritakan bahwa dirinya sudha memberitahukan tentang semuanya kepada Kyuhyun, ntahlah Siwon harus berterima kasih atau tidak kepada Eunhyuk karena mulut embernya itu.

Tapi dia masih enggan untuk bertemu dengan Kyuhyun, dia sebenarnya bukan ragu akan cinta Kyuhyun akan tetapi dirinya hanya ragu apakah dia masih pantas bersama dengan Kyuhyun? Bahkan para fans pun lebih memilih Kyuhyun bersama dengan Changmin. Siwon yang sejak awal juga duduk bersandar pada pintu mulai menegakkan tubuhnya ketika tidak lagi mendengar syara Kyuhyun. Perlahan dirinya berdiri dan membuka pintu yang sebenarnya tidak terkunci.

Ck! Kasihan sekali Kyuhyun, seharusnya dia buka saja pintu itu dan masuk ke apartemen Siwon. Baru sedikit pintu terbuka, tubuh Kyuhyun merosot dan seketika Siwon menangkapnya. Dia tersenyum pada Kyuhyun, setidaknya dari kejadian ini dia bisa menyimpulkan sendiri arti dirinya bagi Kyuhyun. Namja manis itu bahkan rela kedinginan hanya demi meminta maaf padanya. Dengan perlahan, agar Kyuhyun tidak terbangun. Siwon membopong tubuh namja berusia 23 tahun itu kekamarnya. Membaringkan tubuh Kyuhyun dan menyelimutinya dengan 2 selimut tebal miliknya. Dia duduk sebentar untuk mengamati wajah Kyuhyun yang seperti anak kecil. Begitu menggemaskan melihat hidungnya yang memerah, juga pipinya yang berisi. Tangannya bergerak mengusap poni ikal Kyuhyun serta mengecup lama kening Kyuhyun.

 

“Pipimu sampai dingin seperti ini..” Siwon mengelus pipi Kyuhyun yang terasa seperti es. Dirinya merasa bersalah, tapi setelahnya dia tersenyum. Ternyata dia begitu mencintai namja manis yang kini tidur diatas ranjangnya. Siwon beranjak dengan pelan, lalu keluar dari kamar untuk mengambil air hangat guna mengompres Kyuhyun.

Dengan telaten Siwon memberikan kompresan di dahi Kyuhyun, sesekali tangannya menggemgam tangan Kyuhyun, memberikan kehangatan untuknya. Tak terasa badan Kyuhyun sudah kembali menghangat, lenguhan kecil terdengar dari mulutnya “Eungh..” Kyuhyun bergerak, Siwon sendiri masih setia menggemgam kedua tangan Kyuhyun. Setelah berusaha membuka matanya, Kyuhyun dapat melihat disampingnya Siwon yang tersenyum tulus kepadanya.

“Hyung.. kau kah itu? Benarkah ini dirimu?” tanya Kyuhyun memastikan, “Ne baby.. ini aku Siwon mu” Siwon mengecup punggung tangan Kyuhyun. “Hyung.. aku mohon dengarkan aku,, aku..” Siwon membungkam bibir Kyuhyun dengan bibirnya, Kyuhyun beberapa kali mengerjapkan kedua matanya. Siwon hanya mengecup bibir Kyuhyun “Ssstt.. hyung sudah mendengarkan semua penjelasanmu. Hyung salah, hyung tidak mempercayaimu.. hyung terlalu naif akan diri hyung sendiri”.

 

Kyuhyun bangun dari tidurnya dan menggelengkan kepalanya “Tidak hyung, aku yang salah. Kedekatanku ternyata disalah artikan oleh mereka, aku yang salah karena menyetujui keinginan manajemen untuk menutupi status kita dan akhirnya membuat semuanya…” Siwon memeluk Kyuhyun, mengelus punggungnya lembut “Baby.. yang terpenting saat ini, hubungan kita akan jauh lebih baik. Mungkin dengan semua ini, membuat hubungan kita semakin erat, sekali lagi miannae..” Kyuhyun mengeratkan pelukannya kepada Siwon. “Kau baru pulang dari Korea?” tanya Siwon saat mereka melepaskan pelukannya “Heum.. dan aku langsung kesini tanpa ke dorm dulu, aku lelah hyung.. aku pun lapar”.

Siwon menarik badan Kyuhyun untuk mengikutinya ke dapur. “Hyung buatkan ramen ne, kau duduklah disini” Kyuhyun duduk dikursi dengan tangannya menumpu wajahnya dan memperhatikan Siwon yang sibuk dengan alat masaknya, meja makan langsung terhubung dengan dapur memudahkan Kyuhyun untuk memperhatikan Siwonnya. “Cha.. masakan selesai, makanlah..” Kyuhyun menghirup aroma ramen yang menggiurkan, tetapi dirinya masih enggan untuk memakannya “Waeyo?” Siwon yang memperhatikan Kyuhyun dengan raut muka penasaran.

“Hyung benar tidak marah lagi padaku?” tanyanya, Siwon tersenyum sembari mengecup dahi Kyuhyun lama “Tidak baby, miannae karena hyung sudah seperti anak kecil. Tapi melihat perjuanganmu tadi, hyung yakin kau memang benar – benar memilih hyung” PLETAK “Baby, appo.. kenapa kau memukul kepala hyung?” tanya Siwon sembari mengusap kepalanya yang dipukul sendok oleh Kyuhyun “Hyung tidak boleh lagi jealous dengan Changmin, dia itu hanya sahabatku. Terlebih Changmin kini sedang dekat dengan seseorang, hyung tau Jung Suha, pemenang kontes memasak di China yang kini jadi sasaran Changmin untuk dijadikan kekasihnya. Aku berharap bahwa yeoja itu enggan menerima cinta Changmin” Kyuhyun lalu memasukkan kuah ramen ke dalam mulutnya.

“Baby kau tidak boleh mendoakan yang jelek kepada Changmin, bila Changmin sudah mempunyai kekasih maka kedekatanmu dengan dirinya tidak akan mungkin disalah artikan lagi.” Nasehat Siwon, Kyuhyun hanya mengangguk menyetujui dan kembali focus dengan makanannya. Siwon sendiri hanya tersenyum geli melihat bagaimana cara makan Kyuhyun yang seakan tidak makan beberapa hari itu, tapi dia seakan bersyukur bahwa kini kehidupannya nyaris sempurna, dengan adanya Kyuhyun, Siwon merasa kehidupannya lebih indah. Dia berharap bahwa hubungannya dengan Kyuhyun akan terus berjalan dengan baik.

 

-end-

 

 

hay bertemu lagi dengan kami…

oia ini bukan sequel tapi akan jadi kayak series tapi itu juga masih rencana, kami akan membuat ff sesuai bila ada sesuatu yang memang bisa dibahas menjadi ff saja, hehehehe… salah satunya ya ini.. mian kalo ending nya gak suka,, tapi makasih yang sudah mau membacanya..

makasih buat yang selalu hadir dan yang baru hadir di WKC ini..

Advertisements

61 thoughts on “Jelaous (Stalker the series)

  1. oh….dan emang changkyu ga bisa dipisahkan karena mereka emang dekat
    kdang bingung si sbnere lbh penting kekasuh pa sahabat
    dua2nya didasari cinta dengan bentuk yg berbeda

  2. ehuhuhu Siwon cemburu sama Chwang. kkkkkkkk
    Siwon kalo mood nya buruk jadiii paraaaaah Eunhyuuuk jadiii korban kalo moodnya buruuk kayak cewek lgi PMS. wkwkwkkkkk

    Tenang Siwon Kyu hanya milikmuuuu.
    Hyuk yg selalu direpotkan dengan hubungan WonKyu poorHyuk

    semangat berkarya author^^

  3. Siwon yang jealous tuh emang deh ya heu suka ngambil kesimpulan sendiri tanpa mikir 2x terlebih dahulu ;;;; kalo kyu sukanya sama chwang ga mungkin sama kamu dong om hm gimana si 😂 wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s