Posted in BL, Drama, Family, Romance

Stalker

By. Miss Lee & Silvernriel

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Other cast di cari di cerita

Genre : Romance, friendship, drama

Rate : T

 

Stalker

Choi Siwon namja berusia 23 tahun yang masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu Universitas ternama di Seoul, Korea Selatan. Tidak ada yang istimewa dari lelaki ini kecuali satu hal yang sudah dimaklumi teman-teman se-jurusannya, yakni dia begitu menggilai seorang Cho Kyuhyun. Penyanyi yang sedang menjadi buah bibir di masyarakat, karena kemampuan olah vokalnya yang mengagumkan, walau tidak dibarengi oleh sikapnya yang ramah. Kyuhyun adalah sosok penyanyi bersuara merdu yang terkesan dingin kepada siapapun itu, atau mungkin terkesan misterius.

Awalnya perasaan itu hanya berupa kagum semata, ketika pertama kali melihat dan mendengar Kyuhyun bernyanyi pada suatu acara amal yang dilakukan oleh pihak Universitas dimana dirinya berkuliah. Sosok Kyuhyun yang ketika itu mengenakan kemeja burgundy membuat Siwon seolah melihat malaikat tengah bernyanyi di atas panggung. Suara yang begitu halus dan lembut, membuat setiap orang terkagum tidak terkecuali seorang Siwon, yang menatap takjub kepada sosok Kyuhyun. Ketika bernyanyi, dia benar – benar indah. Sosoknya menjadi seperti air yang transparan, terlebih tampak begitu bercahaya.

Itu hanya sepenggal kisah dari seorang Siwon pertama kali menganggumi sosok Kyuhyun. Karena selama 2 tahun menjadi seorang fanboy dari Cho Kyuhyun, perasaannya berkembang tak terkendali, dia telah jatuh hati pada seseorang penyanyi yang berusia 3 tahun dibawahnya. Siwon bahkan rela bekerja paruh waktu hanya untuk membeli apapun tentang Kyuhyunnya, dari tiket konser, merchandise, album dan juga pernak pernik yang menyangkut seorang Cho Kyuhyun.

 

“Siwon-ah, hari ini kau akan kerja part time kembali?” tanya Eunhyuk yang tak lain adalah sepupu jauh dari Siwon, mereka memang satu Universitas tetapi berbeda fakultas. Siwon yang sedang memakan bekal makan siangnya, hanya menganggukan kepalanya tanpa sedikitpun menoleh ke arah Eunhyuk yang sedari tadi melihatnya.

“Kau masih berusaha mengumpulkan uangmu untuk bisa menonton konser Kyuhyun?” tanya Eunhyuk kembali, yang hanya lagi – lagi dibalas dengan anggukan kepala dari Siwon. “Aish bisakah dalam pikiranmu, berhenti memikirkan Kyuhyun? Bahkan dia pun tidak mengenalmu, kau rela sekali bekerja keras hanya untuk membeli tiket konser, merchandise dan apa lah itu yang lainnya. Kau terlalu berlebihan, Siwon-ah” Eunhyuk mencoba menasehati Siwon yang hanya ditanggapi Siwon dengan mengangkat bahu tidak perduli.

“Ini adalah bentuk dari namanya loyalitas sebagai penggemar, berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi idolanya, begitupun sebaliknya.” Siwon menjawab enteng nasehat Eunhyuk, sedangkan Eunhyuk sendiri ingin sekali memukulkan benda apapun yang keras agar Siwon dapat berpikir jernih kembali. “Oh Tuhan kapan kau bisa mengembalikan Siwon kepadaku saat sebelum dirinya menjadi penggemar seorang Kyuhyun?” Eunhyuk bermunajat doa dan Siwon pun hanya menganggukan kepala seolah menyetujui perkataan Eunhyuk tadi, mengundang reaksi pukulan di jidat Siwon dari Eunhyuk karena Eunhyuk merasa di ejek oleh Siwon.

 

“Terserah padamu. Aku tidak akan membantumu lagi untuk meminta izin kepada kedua orang tuamu karena kau sembunyi – sembunyi part time hanya untuk bisa menonton konser Kyuhyun” Eunhyuk meninggalkan Siwon yang dibuat terkejut karena perkataannya. Mana mungkin Siwon bisa dengan mudah pergi menonton konser, bila dirinya tidak meminta bantuan kepada Eunhyuk untuk meminta izin kepada kedua orang tuanya. Siwon bukanlah anak yang berasal dari keluarga middle, dia terlahir sebagai putra tunggal keluarga kaya raya, appa Choi adalah seorang pebisnis handal dan disegani oleh semua pebisnis Korea bahkan Asia. Eoma Choi sendiri adalah seorang ibu rumah tangga, yang selalu berusaha memberikan kasih sayang yang melimpah kepada keluarganya.

Kehidupan Siwon yang bergelimang harta membuatnya dimanjakan oleh kedua orang tuanya, karena bagi mereka kebahagiaan Siwon adalah kebahagiaan mereka juga, apapun yang Siwon mau pasti akan dituruti. Tapi kali ini Siwon hanya tidak ingin bergantung kepada kedua orang tuanya untuk bisa membeli berbagai merchandise termasuk tiket konser Kyuhyun. Dia ingin bila suatu saat nanti Kyuhyun mengetahuinya, dia akan bangga pada Siwon karena Siwon benar – benar membuatnya kagum akan kerja kerasnya untuk bisa membahagiakan Kyuhyun walau dengan cara lain tentunya, seperti sekarang ini bekerja part time untuk tiket konser.

 

Stalker

“Eunhyuk-ah, jebal ikutlah denganku untuk ke acara fansigning Kyuhyun. Okay, nanti aku akan membelikanmu tablet keluaran terbaru, bagaimana?” aku sedang berusaha membujuk Eunhyuk untuk menemaniku ke acara fansigning Kyuhyun yang akan dilakukan di lapangan daerah apgujeong.

“Ck.. sebenarnya siapa Kyuhyun itu? Sehingga membuat pangeran manja ini rela menjadi stalker nya, bahkan rela bekerja keras hanya untuk mendapatkan barang – barang dengan brand Kyuhyun. Bahkan rela mengeluarkan uangnya yang tidak sedikit untuk membelikan aku tablet keluaran terbaru” Eunhyuk berbicara panjang lebar.

“Owh ayolah, kau tidak perlu membahas apapun. Yang aku butuhkan adalah perkataan iya darimu, bagaimana?” aku terus berusaha membujuknya, sebenarnya aku bisa saja pergi seorang diri. Tapi karena kegiatan part time ku yang membuat berkurangnya waktuku dirumah membuat kedua orang tuaku sedikitnya curiga terhadapku. Walau selama ini kerja part time ku masih berjalan dengan lancar dan aman, tapi aku hanya berusaha agar kedua orang tua ku menganggap aku selalu pergi hang out dengan Eunhyuk.

 

Setelah berpikir cukup lama dan bagaimana aku terus membujuknya, “Baiklah. Tapi jangan melupakan ucapanmu tadi, kajja” akhirnya aku bisa tersenyum lega dengan ucapannya, walau aku pun harus kembali meminta kepada appa untuk membelikanku tablet baru, untuk Eunhyuk. Tidak mungkin bukan? Aku yang membeli memakai uang part time ku, uang itu aku kumpulkan hanya untuk membeli segala mengenai Kyuhyun, bukan yang lainnya.

Dengan semangat aku membawa Eunhyuk menuju mobilku untuk segera pergi menuju daerah apgujeong yang lumayan berjarak jauh dari perumahanku di Seoul. Setibanya aku disana, ratusan bahkan mungkin ribuan fans sudah memadati area. Aku bisa melihat ke arah panggung dimana nantinya akan ada acara fansigning dilakukan, Kyuhyun belum menampakkan diri disana. Aku belum terlambat, tapi saat melihat antrian dengan 100 fans beruntung yang akan mendapatkan tanda tangannya, membuatku sedikit gusar. Bagaimana tidak? Antriannya mungkin sudah menuju angka 80an lebih. Cara satu – satunya agar aku bisa mendapatkan nomer antrian adalah dengan..

Aku mengambil handphone di saku celanaku, mendial nomer..

“yeboseyo.. sekretaris Park, ini aku Choi Siwon.. aku meminta bantuanmu untuk mencoba membujuk promotor agar aku bisa menjadi salah satu fans yang beruntung untuk bisa mendapatkan tanda tangan Kyuhyun. Aku minta sekretaris Park membantuku. Akh dan satu lagi jangan sampai appa tau, araseo. Baiklah aku menunggu dalam 15 menit dari sekarang.”

 

KLIK!! Sambungan pun segera ku matikan, okay waktunya 15 menit dari sekarang maka akan ada orang yang menghubungiku untuk menjadikanku sebagai fans yang beruntung itu. Aku terus menghitung mundur, dan see.. usahaku berjalan dengan mulus. Kepala promotornya yang langsung menghubungiku dan tak lama kini aku berada di antrian. Ternyata sesekali memakai kekuasaan appa boleh juga aku lakukan. Karena kini buktinya aku termasuk dari 100 orang yang beruntung untuk mendapatkan tanda tangan di album oleh Kyuhyun. Aku memilih untuk menjadi orang terakhir yang meminta tanda tangannya, agar aku bisa leluasa lebih lama memandangnya dari dekat.

Antrianku kini mulai berjalan maju, maju dan akhirnya kini aku bisa memandangnya dari dekat kembali, karena tinggal satu orang lagi maka giliranku akan tiba untuk mendapatkan tanda tangannya. Saat giliranku tiba, Kyuhyun sempat melirik sekilas, oh Tuhan.. aku harus segera menghentikan debaran jantungku yang sudah menggila, hanya berpandangan mata saja, aku serasa bisa mati lemas.

“Kyuhyun-ssi aku sangat mengidolakanmu, suaramu begitu indah” aku berusaha untuk memulai percakapan dengannya, tapi Kyuhyun hanya membalas dengan senyuman kepadaku. “Ini untukmu. Aku mengumpulkan uangku untuk membelikannya” ujarku, berharap bahwa dirinya bisa tersentuh dengan tindakanku. Aku memberikannya kado, yang berisi tiket – tiket konsernya dari berbagai Negara yang aku kunjungi, serta aku pun menyimpan di atas tumpukkan itu, sebuah PSP keluaran terbaru yang akan keluar di Korea sekitar 6 bulan lagi. Karena aku khusus memesankannya di perusahaan game di Amerika, setelah berusaha membujuk appa membelikannya, karena memang uangku belum cukup untuk membelikannya.

 

“Gomawo” Kyuhyun menyerahkan lima album yang sudah ditanda tanganinya kepadaku. Karena memang aku membawa lima album Kyuhyun yang terbaru, yang aku beli dari hasil kerja kerasku sendiri. Dan album ini hanya untukku saja. Kyuhyun mengambil kadoku, aku merasa senang saat tangannya menyentuh kado dariku, tapi aku harus merasa kecewa saat dirinya menyerahkan kado yang aku berikan kepada managernya, aku bisa melihat Jonghoon manager menyimpan kado ku di antara tumpukkan kado dari fans lainnya, sebenarnya aku berharap bahwa kado ku akan disimpan di tas milik Kyuhyun langsung, bukan di tumpukkan kado dari fans lainnya, tapi aku tetap bersyukur karena pastinya kado ku akan bisa dibukanya olehnya.

Aku berjalan menuju tangga turun, sesekali aku masih melihat ke belakang melihat wajahnya. Tapi dia tidak menolehkan wajahnya padaku, paboWon.. aku ini hanya seorang fans, bahkan dia tak mengenalku, jadi sangatlah wajar sikapnya kepadaku saat ini. Tapi aku berjanji, aku harus bisa berdekatan dengannya, apapun itu caranya. Aku tiba – tiba mempunyai ide cemerlang, baiklah besok aku harus menemui ahjussi Lee.

 

Stalker

Pagi – pagi sekali Siwon sudah berada di kediaman keluarga Lee. Atau mungkin lebih tepatnya rumah dari sepupunya, yakni Eunhyuk. “Siwon-ah, kau ada disini?” Eunhyuk terkejut saat melihat Siwon sudah duduk di ruang makan dan duduk disamping eomanya.

“Eunhyuk-ah, kau itu harus belajar bangun pagi. Lihatlah Siwon, bahkan sudah sejak pagi dia berada disini.” Eoma Lee menasehati Eunhyuk, mereka tidak tau saja bila Siwon mempunyai maksud lainnya dengan datang pagi – pagi dan harus mencari berbagai alasan kepada eomanya untuk mengizinkannya pergi sejak pagi sekali. Eunhyuk sendiri yang setelah dinasehati oleh eomanya hanya mendelik sebal kepada Siwon, sedangkan orang yang dilihatnya malah terlihat asik dengan sarapannya.

Setelah sarapan, tuan Lee a.k.a appa Eunhyuk lebih memilih untuk duduk santai di sofa ruang tengah, karena kini Siwon sedang meminta waktu kepadanya untuk berbicara empat mata. “Jadi apa yang kau ingin katakan Siwon-ah?” tanyanya. Siwon sendiri seakan menjadi gugup di tatap intimidasi oleh tuan Lee.

 

“Sebenarnya, aku kesini. Eum.. ingin meminta bantuan ahjussi” Siwon menjawab dengan berusaha mengepalkan tangannya menahan gugup, dia bukan gugup karena akan memberitahukan niatannya, tapi lebih ke tatapan ingin tahu dari tuan Lee yang seakan dirinya sedang melihat sang appa menanyakan hal pribadi kepadanya. “Memangnya kau ingin meminta bantuan apa?”

“Aku, ingin magang ahjussi” jawab Siwon pelan, tapi masih terdengar oleh tuan Lee. Eunhyuk yang sedari tadi menguping pembicaraan appanya dan Siwon segera ikut terlibat dalam pembicaraan, “Kau akan magang, Siwon-ah” potong Eunhyuk “Kau pasti ingin meminta appa ku untuk, memasukanmu ke dalam WK Entertainment kan?” Eunhyuk kembali menambahkan. Tuan Lee yang tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Eunhyuk, kembali bertanya kepada Siwon “Kau ingin magang? Memangnya ada apa? Dan dimana kau meminta magang?”

“WK Entertainment, aku akan berkerja sebagai apapun disana. Asalkan aku bisa magang disana” pinta Siwon memelas, “Ck, aku sudah tau jawabanmu itu Siwon” Eunhyuk mendengus kesal, tuan Lee yang melihat Eunhyuk selalu saja ikut berbicara langsung menjitak kepala anaknya itu. PLETAK!! “Aw.. appa kenapa memukulku?” Eunhyuk mengelus kepalanya sendiri sembari mendeath glare Siwon yang tersenyum mengejek ke arahnya.

 

“Diamlah Eunhyuk. Lalu kau ingin menjadi apa disana? Apa appa mu sudah mengetahuinya? Perusahaan ahjussi ini kan adalah perusahaan penyalur tenaga kerja, ya kalau kan meminta bantuan ahjussi. Ahjussi tidak bisa meminta mereka untuk menjadikanmu sebagai manager atau mungkin jadi wakil CEO nya. Kau hanya bisa menjadi office boy disana.” Siwon menganggukan kepalanya “Gwaenchana ahjussi, aku mau menjadi apa saja asalkan bisa magang disana. Tapi.. aku meminta tolong sekali lagi kepada ahjussi untuk tidak memberitahukan hal ini kepada appa ataupun eoma”

“Ckckckck… karena cinta kau berani seperti ini Siwon-ah” Eunhyuk lagi – lagi mencibir Siwon, “Jadi kau sedang jatuh cinta Siwon-ah?” tanya tuan Lee antusias, “Ne ahjussi. Tapi sebelum aku bisa mendapatkannya, maka aku tidak bisa memberitahukan siapa orangnya. Untuk itu bantulah aku ahjussi, aku ingin meyakinkan kepadanya bahwa aku bisa bekerja keras tanpa bantuan appa. Menghasilkan uang sendiri dengan bekerja bukan di perusahaan appa” Siwon benar – benar serius dengan ucapannya  dan itu menyentuh bagi tuan Lee. “Baiklah besok, kau kekantorku kita akan langsung ke WK Entertainment”

Eunhyuk hanya mampu terbelalak saat mengetahui sang appa mendukung tindakan gila Siwon “Oh Tuhan semua orang sudah menjadi gila, hanya aku yang waras saat ini” Eunhyuk mengelus – elus dadanya, “Karena kau belum pernah merasakan cinta Eunhyuk, maka itu carilah cintamu dan kau bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Siwon saat ini. Bekerja keras demi masa depannya sendiri, bekerja dari bawah demi bisa sukses karir dan juga kehidupan cintanya” tuan Lee segera berdiri dari sofa dan menepuk – nepuk pundak Eunhyuk. Siwon tersenyum menang karena tuan Lee memahami situasinya, bahkan kini sepertinya tuan Lee akan menjadi supporter utamanya mendapatkan seorang Kyuhyun.

 

Stalker

Aku sedang bersiap menuju kantor ahjussi Lee, karena hari ini adalah hari pertama aku magang di WK Entertainment dan itu artinya peluang untuk berdekatan dengan Kyuhyun akan terbuka lebar. Sesampainya di gedung WK Entertainment, degup jantung berpacu seakan sedang berada di arena F1. Langkah kakiku sempat terhenti tak kala aku melihat sosok itu, sosok yang aku cintai, Kyuhyun. Dia sedang berjalan ke arahku, oh tenanglah.. dia tidak mungkin mengenalku, karena selama ini walau aku sering berusaha untuk selalu melihatnya dari dekat tapi untuk tatap muka ini kali kedua setelah aku bertemu dengannya di acara fansigning.

“Siwon, kajja” ahjussi Lee memintaku untuk segera masuk ke dalam lift dan seakan Tuhan sedang baik kepadaku, kini Kyuhyun pun sedang menaiki lift yang sama denganku. Jarakku dengan Kyuhyun tidak terlalu jauh, bahkan kini aku bisa mencium wangi tubuhnya. Benar apa yang orang katakan bahwa Kyuhyun selalu wangi dimanapun dia berada, aku semakin mengaguminya. Andai aku bisa, aku ingin bisa memeluknya dari belakang saat ini juga dan menghirup wanginya setiap waktu.

“Siwon, kajja. Ini sudah dilantai 4, kita akan ke ruangan Mr. Jungsuk terlebih dahulu.” Ahjussi Lee menarikku untuk keluar lift, sedikit kecewa karena aku harus berpisah dengan Kyuhyun. Tapi aku jamin mulai hari ini aku pasti bisa setiap hari berdekatan dengannya. Aku berjalan mengikuti ahjussi Lee menuju ruangan yang tertera di atas pintu CEO WK Entertainment. Setelah berbincang – bincang sekitar 30 menit, maka berada disinilah aku. Pantry bersama ketua OB bernama Yoongguk “Mulai sekarang kita akan bekerjasama Siwon-ssi, untuk hari pertamamu. Kau bersihkanlah ruangan dance di lantai 5 setelahnya kau ke ruangan Jonghoon untuk membantunya membereskan file – file yang akan dipindahkan ke ruangan lantai 6, araseo?” aku hanya menganggukan semangat. Semoga hari ini aku kembali beruntung dan bisa bertemu Kyuhyun kembali.

 

Setelah membersihkan ruang dance yang membuat badanku seakan remuk seketika, karena ruangan ini sebesar kamarku. Ternyata menjadi maid itu melelahkan, baru saja saat aku akan beranjak keluar, seseorang masuk ke dalam ruang dance “Oh.. kau, apa kau yang membersihkan ruangan ini?” aku hanya mampu mengangguk tanpa bisa berkedip sedikitpun “Apa kau menemukan PSP ku disini? Karena sepertinya PSP ku tertinggal” ucapnya sembari berjalan menyusuri ruangan dance mencari di sisi – sisi dinding. “Hey.. kau mendengarku tidak?” aku pun tersadar, lalu mengikutinya untuk mencari benda PSP itu.

Aku bisa melihat benda persegi panjang berwarna abu – abu dibawah sofa yang ada di ujung ruang dance, “Bukankah ini…” belum sempat aku melanjutkan ucapanku “Akh kau menemukannya, gomawo.. eum..” dia menjeda ucapannya “Siwon..” ucapku “Ne Siwon-ssi, gomawo karena kau sudah menemukan PSP kesayanganku. Sekali lagi gomawo” diapun beranjak pergi sembari sempat melambaikan tangannya kepadaku.

“Beruntungnya kau Siwon. PSP mu ternyata dipakai oleh Kyuhyun dan kini Kyuhyun sudah mengenal namamu, progress yang meningkat cepat” aku dengan riang segera keluar menuju tugasku selanjutnya. Ternyata keberuntunganku belum berakhir, karena kini aku sedang berada di ruangan Jonghoon hyung yang tak lain adalah manager Kyuhyun yang akan berpindah ruangan. “Owh kau yang tadi di ruang dance?”  ucapnya, aku hanya memberikan senyuman terbaikku. Lalu Kyuhyun kembali asik dengan PSP nya sembari duduk santai di sofa yang berada di ruangan. Aku bisa melihat mimik mukanya yang berubah – ubah, sungguh menggemaskan. Sungguh berterima kasih Tuhan karena kau semakin membuatku mudah untuk selalu bertemu dengannya.

 

Stalker

Tak terasa Siwon sudah hampir sebulan menjadi seorang office boy di WK Entertainment, Siwon pun sudah mulai akrab dengan beberapa staff disana yang memang dominan akrab dengannya adalah staff yeoja, karena bisa diketahui bahwa pesona Siwon tentu tidak akan pernah luntur walau kini dia seorang OB. Siwon pun sedikitnya mulai akrab dengan Kyuhyun, walau Kyuhyun masih menjaga jarak dengannya. Yang Siwon ketahui adalah Kyuhyun akan terus menempel dengan Changmin, karena mereka sudah bersahabat sejak masih kecil.

Tapi belakangan ini Siwon dibuat gusar dengan gossip dari teman sesama OB yang mengatakan bahwa Kyuhyun sedang dekat dengan seorang aktris pendatang baru, yang berasal dari China. Mereka saling mengenal saat terlibat dalam satu acara yang sama. Siwon masih berusaha positif thinking dengan segala isu yang sedang berkembang, terlebih dirinyapun tidak pernah melihat secara langsung bahwa Kyuhyun sedang dekat dengan Victoria, jadi buatnya itu hanya gossip murahan saja.

Siwon terkadang membawa kameranya dan secara diam – diam mencoba memfoto kegiatan Kyuhyun, perjuangannya untuk bisa mendapatkan Kyuhyun dan juga ingin bisa selalu dekat dengan Kyuhyun pun membuahkan hasil. Karena dirinya di ajak oleh Jonghoon untuk makan malam, merayakan keberhasilan lagu Kyuhyun yang sudah 8 minggu terus bertengger di posisi puncak.

 

“Makanlah yang banyak Siwon-ssi” ucap Kyuhyun, dengan memberikan daging panggang di mangkuk Siwon. Tentulah itu membuat hati Siwon makin berbunga, selain Karena sikap Kyuhyun tetapi juga karena makan malam ini hanya dirinya yang di undang secara khusus untuk makan malam bersama dengan ChangKyu dan juga Jonghoon. Setelah acara makan malam selesai, Changmin pamit untuk melanjutkan syuting drama nya. Ya selain menjadi penyanyi, Changmin pun sudah merambat menjadi seorang actor. Karena itu pula Kyuhyun merasa sendirian bila berada di kantor manajemennya, hanya Siwon lah tempatnya untuk bisa mengobrol. Kyuhyun bukanlah tipe orang yang mudah dekat dengan orang lain, tapi dia tidak tau alasannya apa hingga dirinya bisa merasa senang dan tenang berada didekat Siwon.

Kyuhyun ingin sekali menanyakan kepada Siwon apakah dirinya adalah orang yang membelikan PSP saat di acara fansigning, tapi Kyuhyun seakan menyadari bahwa tidak mungkin itu adalah Siwon. Walau mungkin wajahnya sama tapi nasib mereka berbeda bukan? Jadi bisa dipastikan itu bukanlah Siwon yang dia kenal saat ini. Karena PSP yang diberikannya pastilah sangat mahal, tidak mungkin Siwon yang notabene adalah OB bisa membelikannya, itu pikir Kyuhyun.

“Siwon, mari kami antar pulang” ajak Jonghoon, Kyuhyun pun berharap bahwa Siwon mau ikut dengannya, Karena dia bisa lebih lama untuk memandang wajah tampan Siwon. “Gwaenchana, aku bisa pulang dengan menaiki bus. Lagi pula sepertinya arah dorm dengan rumahku berjauhan, gwaenchana..” Siwon berusaha menolak karena dia tidak ingin penyamarannya diketahui oleh Kyuhyun dan juga Jonghoon.

 

Jonghoon tidak mungkin memaksa Siwon, sedangkan Kyuhyun sendiri merasa kecewa karena Siwon tidak bisa ikut bersamanya. Dengan tersenyum manis Kyuhyun pergi meninggalkan Siwon yang masih betah berdiri didepan pintu masuk resto, setelah melihat bahwa kondisi aman. Siwon segera menghubungi sopir pribadinya untuk menjemputnya, tidak butuh waktu lama sekitar 10 menit menunggu maka mobil jemputannya pun tiba, dengan tergesa Siwon langsung memasuki mobilnya. Berharap tidak ada satu orang pun yang melihatnya menaiki mobil mewah.

Selama bekerja Siwon tidak pernah absen memberikan setangkai bunga mawar merah di depan loker Kyuhyun. Siwon pun merasa senang karena Kyuhyun tidak pernah keberatan dengan pemberiannya itu, terbukti dia tidak pernah menemukan bunga yang diberikannya di tong sampah, yang artinya bahwa Kyuhyun menerimanya dengan senang hati, walau dia seakan menjadi secret admired nya Kyuhyun, atau mungkin stalkernya Kyuhyun seperti ucapan Eunhyuk saat itu.

 

3 bulan sudah Siwon bertahan menjadi seorang OB walau setiap hari dirinya selalu merasakan sakit diseluruh tubuhnya, karena memang pekerjaannya itu tidaklah ringan. Dan selama itu pula lah Siwon harus dengan baik membagi waktu antara kuliahnya dengan pekerjaannya ini. Tapi demi Kyuhyun, Siwon ikhlas menjalaninya. Hingga sampai Siwon tanpa sengaja melihat breaking news di tv yang sedang ditonton oleh rekan kerjanya. Acara itu sedang membahas tentang kedekatan Kyuhyun dengan Victoria, berita yang sudah lama menghilang kini kembali muncul kembali. Dengan langkah tergesa Siwon segera menemui Kyuhyun, beruntunglah Kyuhyun sedang berada di ruangan Jonghoon seorang diri.

wpid-photogrid_1399813163009.jpg

 

Kyuhyun yang terkejut dengan kedatangan Siwon ke ruangan managernya hanya mengernyit bingung, karena kini tatapan Siwon seakan menyiratkan kemarahan, kekecewaan dan juga rasa sedih yang mendalam. Ada apa dengan Siwon? Inner Kyuhyun. “Jelaskan padaku, apa yang terjadi sebenarnya?” Kyuhyun yang tidak mengerti ucapan Siwon hanya terdiam tidak menanggapi, “Aku tanyakan sekali lagi apa yang sebenarnya terjadi? Apa hubunganmu dengan yeoja itu?” seakan baru mengetahui arah pembicaraan Siwon, Kyuhyun berdiri dari kursi Jonghoon.

“Kenapa kau ingin tau? Memangnya kau siapaku sehingga aku harus memberitahukannya padamu?” tanya Kyuhyun balik, “Aku..aku.. aku penggemarmu, aku hanya tidak ingin kau berdekatan dengan orang yang salah” Siwon gugup saat dipandang intens oleh Kyuhyun “Hanya karena kau penggemarku, lalu kau bisa mengatur kehidupan pribadiku? Begitukah? Lalu bila aku mengatakan bahwa aku mempunyai hubungan yang istimewa dengan Vic, apa maumu?” tanya Kyuhyun dingin. Dia sebenarnya tidak marah, tapi ntahlah kenapa seakan pertanyaan itu lah yang keluar dari mulutnya.

 

“Aku tau aku hanyalah seorang fansmu, aku bukanlah siapa – siapa bagimu. Tapi aku hanya ingin yang terbaik bagimu, salahkah? Aku hanya takut kepopuleranmu dimanfaatkan oleh pihak mereka, karena aku tau bahwa Victoria adalah seorang aktris pendatang baru” Kyuhyun yang tidak suka Victoria dijelek – jelekkan merasa terpancing emosi, karena Siwon yang tidak tau apa – apa mencoba menasehatinya.

“Kau hanyalah fansku jadi bukan berarti kau bisa menjelekkan orang lain dihadapanku, aku lebih tau yang mana yang baik dan tidak untukku. Aku salah menilaimu, ternyata kau hanyalah orang yang bisanya ikut campur dalam urusan orang lain, lebih baik kau segera keluar dari ruangan ini. Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi” Siwon terdiam membisu tak kala kata menyakitkan keluar dari mulut Kyuhyun, perjuangannya selama ini untuk bisa dekat dengan Kyuhyun menjadi sia – sia saat Kyuhyun sendiri yang memintanya untuk pergi menjauh darinya.

Siwon masih terdiam hingga ia mencoba untuk mengumpulkan kekuatan dirinya “Aku.. aku memang fans yang tidak tau diri, tapi  izinkan aku mengatakan ini. Saranghae Cho Kyuhyun” Kyuhyun terkejut Siwon menyatakan perasaan kepadanya, dia akui bahwa Siwon membuat jantungnya berdebar, membuatnya seakan terlindungi bila berada didekatnya. Tapi pernyataan cintanya ini sungguh bukan diwaktu yang tepat “Pergilah Siwon, aku sedang tidak ingin melihatmu” Siwon memandang sendu Kyuhyun, tetapi Kyuhyun sama sekali seperti enggan melihatnya. Dengan langkah gontai Siwon berjalan menuju pintu, sesekali pandangannya di arahkan kepada Kyuhyun, tapi namja manis itu seakan enggan untuk melihatnya lagi. Hingga akhirnya pintu menutup, Kyuhyun hanya mampu terduduk lemas, “Mengapa aku mengatakan kata yang menyakitkan kepadamu, Siwonie”

 

Stalker

Sudah seminggu ini Kyuhyun tidak pernah bertemu kembali dengan Siwon, Siwon seakan menghilang dari arah pandangnya. Dia ingin sekali menanyakan kepada rekan sesama OB mengenai Siwon, tapi gengsinya terlalu tinggi untuk mencoba mencari tau. Kyuhyun dibuat penasaran dengan sosok Siwon, karena setelah Siwon menghilang maka bunga yang selalu tersimpan dibawah lokernya pun seakan menghilang. Hubungan Kyuhyun dengan Victoria masih berjalan sebagai teman, berbagai media masih sesekali memberitakan tentang kedekatannya. Tetapi tidak ada kata bantahan maupun mengiyakan dari pihak Kyuhyun maupun Victoria, sehingga isu itu tetap ada walau kini isu sudah mulai mereda.

“Kyu-ah gwaenchana?” tanya Changmin, karena dirinya merasakan keanehan pada diri Kyuhyun. Semenjak sosok Siwon menghilang, Kyuhyun seakan meredup pancaran hidupnya. “Ne, gwaenchana cwhang.. apa hari ini kau ada syuting kembali?” Kyuhyun balik bertanya, “Aku free hari ini, waeyo? Apa kau akan mengajakku untuk minum?” Changmin berharap dengan pergi bersamanya, setidaknya Kyuhyun tidak akan murung kembali.

Kyuhyun mengangguk menyetujui permintaan Changmin. Setelah selesai dengan urusannya di kantor manajemen mereka, maka kini Kyuhyun dan Changmin memilih untuk bersantai di kedai langganannya, kedai jjangmyeon yang sering mereka kunjungi sewaktu sekolah Senior High School.

 

“Kau akhir – akhir ini berubah Kyu? Ada yang sedang kau pikirkan?” Changmin mencoba untuk memulai pembicaraan, Kyuhyun yang baru akan menyantap jjangmyeonnya memilih mengurungkannya. Dan kini dirinya menuangkan soju ke dalam gelasnya, sekali tegak Kyuhyun meminumnya, Changmin yang melihatnya hanya bisa memandang sedih, beginilah Kyuhyun bila sedang tertimpa masalah.

“Kyu-ah, sudahlah.. kau belum memakan makananmu, berhenti meminum soju” Changmin mencegah Kyuhyun meminum minumannya yang sudah gelas ketiga yang diteguknya. “Kau tau Cwhang.. disini sakit” Kyuhyun menunjuk ke arah dadanya, “Kau terlihat seperti orang yang patah hati Kyu” Kyuhyun tertawa sinis “Ya, sepertinya begitu”.

Makan malam ChangKyu hanya berisikan curahan hati Kyuhyun yang bingung dan sedih akan kepergian Siwon, serta dirinya yang masih bingung mengartikan kedekatannya dengan Victoria. Karena baginya Siwon dan Victoria sama berharganya.

 

Stalker

Sama seperti Kyuhyun, keadaan Siwon pun tidak jauh menyedihkan. Eunhyuk bahkan harus mau susah payah membawa Siwon pulang dalam keadaan mabuk, mencoba memberikan alasan agar kedua orang tuanya maupun orang tua Siwon, mengetahui bahwa Siwon sedang patah hati. “Mau sampai kapan kau akan seperti ini Siwon-ah?” Eunhyuk memandang sedih keadaaan sepupunya itu.

“Kyu.. saranghae.. saranghae” racau Siwon dalam tidurnya, Eunhyuk yang mulai jenuh dengan keadaan Siwon ini berniat akan menemui Kyuhyun untuk memberitahukan yang sebenarnya. “Tenanglah Siwon, biarkan kali ini aku membantumu untuk mendapatkannya. Aku sedih melihatmu seperti ini” Eunhyuk lalu beranjak dari ranjang Siwon dan segera menuju pintu untuk segera pulang ke rumahnya.

 

Pagi hari menyambut indah, tapi tidak bagi Siwon maupun Kyuhyun yang kini masih bermalasan di bawah selimut mereka masing – masing. Siwon yang masih bertahan untuk tetap tidur walau sebenarnya dia sudah tidak mengantuk, sedangkan di lain tempat Kyuhyun pun melakukan hal yang sama. Hanya berbedanya adalah Kyuhyun harus benar – benar untuk bangun dari tidurnya setelah bel nya terus saja menyala. Dengan tidak senangnya, ia berjalan gontai menuju pintu, membuka pintu dengan setengah hati.

“Annyeong.. kau Kyuhyun kan? Perkenalkan aku Lee Eunhyuk, sepupu Siwon” mendengar kata Siwon, membuatnya langsung seakan bersemangat kembali, dibuka pintunya lebar, meminta Eunhyuk untuk masuk ke dalam dormnya.

“Kau ingin minum apa Eunhyuk-ssi?” tanya Kyuhyun sopan, “Tidak perlu, aku hanya ingin membicarakan sesuatu padamu” Kyuhyun yang tau ini adalah pembicaraan serius maka dia langsung mendudukan dirinya di sofa sebelah Eunhyuk.

 

“Sebelumnya aku ingin menceritakan tentang Siwon, jadi aku mohon kau tidak memotongnya. Cukup mendengarkan apa yang aku katakan setelah aku selesai, silahkan kau untuk berbicara ataupun mengusirku” Kyuhyun mengangguk semangat dengan perjanjian Eunhyuk “Siwon adalah sepupu jauhku, kita dari kecil bersama. Hingga saat ini kita pun berkuliah di Universitas yang sama walau berbeda fakultas. Siwon ia anak tunggal dari keluarga Choi.” Kyuhyun terkejut saat mendengar marga Siwon, karena setaunya nama Choi Siwon tidak asing didengarnya, seakan tersadar dia baru menyadari bahwa Siwon adalah anak pengusaha terkaya di Korea.

“Dia mulai berubah semenjak bertemu denganmu di acara amal Universitas, di saat melihatmu bernyanyi, disanalah kegilaannya dimulai. Siwon berani berbohong kepada kedua orang tuanya dengan mengatakan bahwa tugas kuliah semakin banyak sehingga setiap hari dirinya akan terus pulang malam. Tapi sebenarnya dia bekerja part time di kafe milik sahabatku. Dia melakukannya untukmu”

“Siwon pun mengumpulkan uang gajinya hanya untuk membeli album – albummu, menonton konsermu di berbagai Negara yang kau singgahi. Siwon pun rela mengantri dalam keadaan panas hanya untuk bisa meminta tanda tanganmu, Siwon pun rela menjadi OB dengan bantuan appa ku untuk bisa bekerja di WK Entertainment karena tujuan utamanya adalah bisa semakin dekat denganmu, mengirimimu bunga setiap hari, mencoba untuk mengabadikan momentum dengan kamera pribadinya. Dia sudah gila karena menganggumimu, tapi kini Siwon semakin gila karena dia sangat mencintaimu” Eunhyuk memandang datar ke arah Kyuhyun.

 

Kyuhyun hanya bisa menunduk tanpa mau berkata – kata apapun, merasa bahwa dirinya sudah mengatakan yang sebenarnya pada Kyuhyun. Eunhyuk memilih untuk berpamitan pulang. Sepeninggal Eunhyuk, Kyuhyun masih betah untuk duduk terdiam memandang televisi yang sedang menayangkan dirinya yang sedang bernyanyi. “Bila kau menganggumiku karena melihatku bernyanyi, maka aku akan mengulangnya kembali Siwonie”.

 

Kyuhyun meminta bantuan Jonghoon untuk bisa melaksanakan konser tunggal yang akan dia persembahkan untuk Siwon. Kyuhyun pun meminta Eunhyuk membantunya untuk membawa Siwon menonton penampilannya, Kyuhyun berharap bahwa dengan ini dia bisa mengembalikan hidupnnya, mengembalikan Siwonnya. Dia tidak akan mengatakan hal yang menyakitkan kembali, bila Siwon akan kembali menyatakan perasaannya kepadanya.

Pertunjukkan pun dimulai, pertunjukkan gratis bagi para penggemar Kyuhyun membuat penampilannya dibanjiri para penonton. Kyuhyun memandang cemas layar ponselnya, karena sedari tadi Eunhyuk belum memberikan satupun pesan yang mengatakan bahwa dirinya sudah berada di arena pertunjukkan atau belum. Kyuhyun hanya mampu berdoa bahwa lagu yang sebentar lagi yang akan ia bawakan bisa didengar dan disaksikan oleh Siwon.

“Kyu, 5 menit lagi kau naik ke atas panggung” Kyuhyun semakin cemas karena Eunhyuk masih belum menghubunginya, Kyuhyun pun masih terlihat gengsi untuk menghubungi Eunhyuk terlebih dahulu. “Kyu.. waktunya..” ujar Jonghoon, dengan langkah yang berat Kyuhyun mulai melangkah mendekati panggung, dia masih berharap bahwa Siwon sudah ada di tengah – tengah para penonton.

 

Kyuhyun menampilkan penampilan terbaiknya, sesekali dirinya menghapus keringat yang membasahi wajahnya. Pandangannya berusaha mencari sosok Siwon, walau itu sulit karena yang datang bukan ratusan bahkan ini ribuan. Tetapi Kyuhyun mencoba untuk selalu memberikan yang terbaik untuk para fansnya, hingga lagu berakhir Kyuhyun tidak bisa melihat apakah Siwon sudah hadir dan menyaksikan penampilannya atau tidak.

Kyuhyun berjalan pelan menuju ruang ganti, kini penampilan di atas panggung sedang menampilkan Changmin. Kyuhyun duduk didepan cermin di ruangannya, sesekali wajahnya menatap layar ponselnya. Kyuhyun hanya bisa terdiam, mungkin dia memang tidak ditakdirkan bersama dengan Siwon, hingga Kyuhyun pun tersenyum memandang ke arah kaca dan membenarkan penampilannya, setelah tadi dia berganti baju. Saat ini Kyuhyun memakai kaos putih terkesan santai, saat dirinya sedang membenarkan rambutnya, terlihat dikaca seorang namja memakai kemeja biru berlengan panjang dan dengan sengaja melipatnya hingga siku, mengarahkan kameranya ke depan kaca. Dari posturnya Kyuhyun dapat menyimpulkan bahwa ini,

wpid-1398862712107.jpg

 

“Siwon..” Kyuhyun segera mengalihkan pandangannya menuju Siwon yang berada di belakangnya, dengan tersenyum Siwon “Aku menyukai penampilanmu, kau memang selalu yang terbaik. Suaramu indah” Siwon kembali tersenyum setelah mengatakan kata pujian kepada Kyuhyun.

Kyuhyun langsung memeluk Siwon “Jangan pergi lagi, kau tau aku sakit saat kau tak ada” Siwon tersenyum mendengar ucapan Kyuhyun “Tidak, aku akan selalu disini bersamamu. Aku berjanji” Kyuhyun melepaskan pelukannya, “Maafkan aku Siwon hyung, aku salah karena..”

“Ssstt.. sudah, yang sudah terjadi jangan pernah dipikirkan kembali. Jangan merusak moment kita ini, Kyuhyun-ah apakah kau mau menjadi kekasihku?” Siwon kembali mengucapkan kata itu, Kyuhyun yang tidak ingin kembali melakukan kesalahan untuk kedua kalinya langsung mengangguk setuju, “Saranghae..” Kyuhyun langsung mengecup bibir tipis Siwon.

Seakan otak Siwon yang lambat memproses ucapan Kyuhyun, membuat Kyuhyun merengut karena Siwon tidak membalas ucapannya “Nado, baby.. nado saranghae..” Siwon membawa Kyuhyun kedalam pelukan hangatnya, lalu melonggarkan pelukannya menangkup wajah Kyuhyun dengan kedua tangannya, jarak mereka semakin dekat bahkan hembusan nafas panas menerpa wajah masing – masing, seakan tau apa yang akan terjadi selanjutnya keduanya memejamkan mata. Bibir itupun kini menempel sempurna, terdiam untuk mencoba mengartikan perasaan mereka, salah satu bibir bergerak melumatnya seakan terbawa suasana maka Kyuhyun mengalungkan lengannya ke leher Siwon untuk memperdalam ciuman mereka.

Ketiga namja yang sedari tadi menguping dan menyaksikan bagaimana kisah kasih WonKyu terjalin hanya dapat tersenyum senang, saat melihat keduanya kini bisa bersama. Menyatu dalam ikatan cinta kasih yang bahagia.

 

-End-

 

suha… akh sebelumnya, diriku tak tau ini hasilnya bagus apa ga?

kalo g,yoweis nnt kapan2 dbuatin lagi tapi itu juga kapan2 kalo inget #plak hehehehe…

tapi moga suka ya..

dan buat semuanya yang sudah dengan tidak sengaja membacanya, mian bila ceritanya gak bgus.. apalagi mungkin tidak sesuai dengan judul.. duh beneran deh, awalnya ide numpuk tapi pas dituangkan langsung kabur ma siwon yang mpe skrg ga balik2 k korea..

mending gtu g balik k koreanya ada di indonesia, kan lumayan bisa dgeret nikah, #gubrag hehehehe.. udh panjang lebar.. ini panjang bgd menurutku sih, maka itu saat stelah membaca jgn lupa tetes matanya biar g sepet baca mulu, hehehehe…

untuk angel of voice, smoga sabar menunggu.. karena masih harus izin tetua dulu ya.. lirik ryu,, cepet sembuh ryu.. ayo cpt2 edit..

mks yg udah mampir lagi ksini jgn bosen2, buat yang baru dtg.. slmat dtg…

ayo kita sebarkan cinta WK ke seluruh dunia ^^

Advertisements

79 thoughts on “Stalker

  1. Baca series ini lagi ke yang entah berapa kalinya 😂 Tapi kayaknya baru comment sekali ini… Hehehe maafkan aku ;;
    Aku suka bgtbgtt sama series ini hihi dan aku salut sama perjuangan siwon yang ngebeli segala pernak pernik yang berhubungan dg kyu dengan usahanya sendiri tanpa bantuan orang tuanya (kecuali pas fansign wkwk)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s