Posted in Angst, BL, Family, Romance

It Has to be U

By. Miss Lee

Cast : Siwon x Kyuhyun

Sira x Donghae

Genre : angst, family, romance

Rate : T (boys love + straight)

oneshoot (Akhirnya.. moga gak jenuh bacanya)

 

It Has To be U­

Seorang namja tampan sedang membenarkan dasinya, sesekali ia pun masih tetap membenarkan letak handphone yang disampirkan di pundaknya karena kini ia sedang menghubungi adik satu-satunya. Setelah kedua orang tua mereka meninggal karena kecelakaan pesawat, Siwon hanya hidup berdua dengan sang adik. Tapi sudah 3 tahun belakangan ini dirinya harus betah hidup sendiri karena sang adik meminta untuk berkuliah di Jepang, permintaan yang mendadak dan ia tidak bisa menolaknya.

Adiknya yang sangat ia sayangi saat itu menangis tersedu untuk di izinkan melanjutkan studi di Jepang, hingga saat ini Siwon tidak mengetahui apa alasan sebenarnya Choi Sira memintanya untuk mengizinkan melanjutkan study nya di Jepang. Yang ia tahu bahwa saat itu adiknya benar-benar rapuh, ia merutuki dirinya yang tidak mengetahui mengapa Sira terpuruk seperti itu.

“Kau akan pulang minggu depan kan?” Siwon memastikan bahwa adiknya benar-benar akan kembali ke Korea, karena sudah berulang kali Sira mengatakan akan kembali. Tapi pada akhirnya Siwon lah yang harus menemuinya ke Jepang karena Sira selalu memberikan alasan agar tidak kembali ke Korea.

 

“Ne oppa.. kau sangat merindukanku bukan?” tanya Sira dari seberang line sana, Siwon sendiri hanya tersenyum. Pastinya dia sangat merindukan adiknya itu. Bagaimanapun Siwon merasa sendiri saat Sira lebih memilih untuk tinggal di Jepang, walau tidak dipungkiri bahwa setahun belakangan ini dirinya pun tidak merasakan kesepian kembali, karena sudah ada seseorang yang mengisi hatinya.

“Ne yeodongsaeng, cepatlah kembali.. oppa ingin mengenalkan seseorang kepadamu” akhirnya Siwon mengungkapkan keinginannya untuk mempertemukan cintanya kepada Sira, sang adik.

“Oppa sudah menemukan seseorang yang oppa cintaikah?” Sira menanyakan dengan nada yang antusias, karena yang Sira tau semenjak orang tuanya meninggal Siwon lebih suka untuk berkutat dengan file dan hanya akan memberikan kelonggaran waktunya untuk menemaninya, bukan mencari pendamping hidupnya. Ternyata kepergiannya, setidaknya membuat Siwon berpikiran juga untuk mencari pasangan hidup.

 

“heeum..” Siwon hanya mampu berdeham, karena ia hanya tidak bisa menetralkan debaran jantungnya, bila dirinya sudah memikirkan sang pujaan hati.

“Oh Tuhan,, akhirnya.. baiklah secepatnya aku akan segera kembali. Kalau perlu besok aku segera pulang untukmu” Sira kembali antusias menjawab.

“Jinjja? Bogosipheo.. oppa akan menagih janjimu esok” Siwon pun berkata tak kalah antusias saat mendengar bahwa Sira akan mempercepat kepulangannya ke Korea.

“Nado bogosipheo, okay oppa. Saranghae..” sambungan telephone pun terputus, kini Siwon kembali menghubungi seseorang yang amat dicintainya dan juga yang akan Siwon jadikan sebagai istri, ya Siwon memang sudah berniat melamar seseorang itu.

 

“Baby..”

“Hyung.. ada apa pagi-pagi sudah menghubungiku? Apa hyung membutuhkanku untuk memasak?” tanya namja manis yang berstatus namjachingu Siwon, Cho Kyuhyun namja manis itu, sudah mengetahui bahwa bila Siwon menghubunginya pagi-pagi pasti meminta bantuan.

“Bukan itu baby, tapi ada sesuatu yang lain.. eum.. Sira akan kembali” ujar Siwon senang, Kyuhyun yang mendengar bahwa adik namjachingunya akan kembali pun ikut senang. Tapi di sisi lain, dirinya takut apabila adik Siwon tidak bisa menerimanya sebagai namjachingu Siwon.

“Baby.. gwaenchana?” Siwon khawatir karena Kyuhyun tidak membalas ucapannya.

“Ne hyung gwaenchana.. kapan Sira kembali?”

“Besok, kau ikut dengan hyung untuk menjemputnya kan?”

“Ne hyung, aku akan ikut denganmu..”

“Saranghae baby, hyung berangkat kerja dulu. Sampai bertemu makan siang nanti”

“Nado saranghae hyung..”

 

It Has To be U

Hari yang dinantikan tiba, kini Siwon dan Kyuhyun sedang menantikan Sira di terminal kedatangan luar negeri. Kyuhyun menatap cemas setiap orang yang sudah mulai keluar dari pintu, ntah mengapa dirinya takut dengan sikap yang akan Sira berikan untuknya. Siwon yang melihat kecemasan Kyuhyun, mencoba menyalurkan kekuatannya agar Kyuhyun bisa tenang. Siwon yakin Sira seseorang yang bijaksana, dia memang sedikit tertutup semenjak meninggalnya kedua orang tua mereka. Tapi Siwon yakin Sira bisa menerima keadaannya yang lebih memilih untuk mengencani seorang namja dibandingkan yeoja.

Sosok Sira mulai terlihat di antara penumpang yang juga baru datang dari Jepang, Siwon melambaikan tangannya untuk memastikan bahwa Sira melihatnya. Sira mulai mendekati Siwon, dirinya hanya berfokus pada Siwon, karena Kyuhyun sendiri lebih memilih untuk menundukkan kepalanya.

“Oppa.. bogosipheo” ujarnya sembari memeluk Siwon. Kyuhyun sempat melirik Sira, tetapi kembali Sira belum menyadari bahwa Siwon membawa seseorang yang akan dikenalkan kepadanya.

 

“Sira.. oppa membawa seseorang” Sira melepaskan pelukannya kepada Siwon. Lalu menolehkan kepalanya kepada seseorang yang sedari tadi setia menunduk, dari postur badannya sepertinya Sira mengenalnya, tapi Sira mencoba mengenyahkan pemikirannya itu. Hingga akhirnya Siwon mengenalkan “Sira,, ini Cho Kyuhyun.. namjachingu oppa”

DEG!! Bagai tersambar petir, kekhawatiran Sira untuk tidak kembali ke Korea benar terjadi. Walau sudah 3 tahun lebih Sira mencoba melupakan cintanya, melupakan Cho Kyuhyun yang kini berstatus sebagai namjachingu, oppa nya. Sira masih terdiam, seperti enggan membalas jabatan tangan dari uluran tangan Kyuhyun, Siwon yang melihatnya hanya bisa mengelus punggung Kyuhyun menguatkan.

“Sira, kau lelah lebih baik kita segera pulang.” Siwon mengambilkan koper Sira, tapi Sira sendiri masih betah untuk berdiam diri. Kyuhyun yang melihatnya semakin dibuat bingung, apa yang harus dilakukannya? “Sira.. kajja” ajak Kyuhyun, Sira yang melihat Kyuhyun mengajaknya berbicara hanya bisa menatap sendu, lalu berjalan mendahului Kyuhyun untuk sejajar berjalan dengan Siwon.

 

“Oppa.. aku lapar, kita makan saja dulu” Siwon yang mendengar permintaan Sira segera membelokan mobilnya menuju restoran langgannya dulu bersama Sira. Kyuhyun terkadang menatap ke arah jok belakang, memastikan bahwa Sira baik-baik saja. Karena gadis itu sedari tadi hanya terdiam dan menatap ke luar jendela.

“Cha.. kita sudah sampai” lamunan Sira terbuyarkan mendengar ucapan Siwon, Sira sendiri lebih memilih untuk langsung memasuki restoran dan memilih tempat duduk dimana ia dan Siwon selalu duduki. Siwon berjalan sembari menggandeng tangan mesra Kyuhyun, menuju arah tempat duduk Sira.

“Pesan apa Sira?” tanya Siwon, Karena sedari tadi Sira hanya membolak-balikan daftar menu makanan, “Apa saja” ucapnya, lalu menyerahkan buku menu kepada waitress, kini dirinya lebih memilih menyibukkan diri dengan handphonenya. Terdapat sebuah pesan yang Sira sendiri sudah mengenal jauh lebih baik dengan orang yang mengiriminya pesan. “Aku berada di Korea, aku tau kau pun berada di Korea. Apakah kita bisa bertemu?” Sira lebih memilih menghapus pesan itu, lalu kembali berfokus melihat lovey dovey Siwon-Kyuhyun.

 

Sira mencoba menahan segala rasa sakitnya saat melihat pemandangan itu. Tapi dirinya bisa apa? Bukankah Cho Kyuhyun, namja yang bisa menjungkir balikan kehidupannya kini berstatus namjachingu oppanya. Cho Kyuhyun adalah temannya semasa SMA dulu, dia dekat bahkan sangat dekat hingga perasaan itu muncul, tapi Sira harus menghapus perasaannya karena Kyuhyun lebih memilih untuk mencintai sahabatnya. Dia seakan mengerti bahwa Kyuhyun mendekatinya bukan karena namja itu mencintainya melainkan Kyuhyun hanya ingin mengorek informasi untuk mendapatkan sahabatnya itu.

“Sejak kapan kalian berhubungan?” Sira kembali bersuara, dia memang sedari tadi ingin menanyakan hal itu kepada Siwon. Karena setaunya Kyuhyun mencintai seorang yeoja, sedangkan Sira sendiri memang sudah mengetahui bahwa Siwon sedari dulu mempunyai penyimpangan seks, atau mungkin Sira lebih suka menyebutnya bahwa Siwon sosok yang spesial.

“Kurang lebih setahun ini kita berhubungan. Sira bukankah kalian teman masa SMA? Apa kalian tidak dekat? Karena oppa liat sepertinya, kalian berdua seperti tidak saling mengenal” tanya Siwon.

 

“Kami dekat, itu dulu” Sira memandang tajam ke arah Kyuhyun “Mungkin karena sudah lama tidak bertemu kami canggung” ungkap Sira selanjutnya. “Bagaimana kabarmu oppa?” kini Sira mencoba berinteraksi dengan Kyuhyun, “Aku baik, kau?”

“Seperti yang terlihat. Aku baik” Sira menjawab penuh penekanan. Kyuhyun sendiri bukan tidak mengetahui bahwa Sira mencintainya, tapi dulu dia sangat memuja sahabat Sira hingga yang terlihat olehnya hanya sahabat Sira itu, bukan diri Sira. Dan kini saat menjalin hubungan dengan Siwon, ada sosok Sira dalam diri Siwon yang membuatnya nyaman. Tapi kini Kyuhyun tegaskan bahwa dirinya memang sangat mencintai Siwon, sebagai seorang Choi Siwon bukan karena ada bayangan Choi Sira didalamnya, bahkan dia pun siap bila Siwon akan melamarnya.

Percakapan hangat pun kini menyelimuti ketiganya, tapi tanpa WonKyu tau bahwa sebenarnya Sira saat ini sedang melakukan acting didepan mereka berdua. Mencoba terlihat tegar, mencoba terlihat bahagia tetapi sebenarnya hatinya harus hancur kembali untuk kedua kalinya.

 

It Has To be U

Sira sedang duduk di taman dekat perumahannya, Siwon sedang di kantornya. Sebenarnya Siwon meminta Kyuhyun untuk menemani Sira. Akan tetapi Sira menolaknya dengan mengatakan tidak ingin merepotkan calon kaka iparnya itu, terlebih memang setelah kemarin adanya penerimaan dari Sira, oh bukan, lebih tepatnya lampu hijau dari Sira. Siwon langsung menentukan tanggal untuk pertunangan mereka. Terlebih memang kedua orang tua Kyuhyun pun sudah mengenal Siwon dan juga merestui hubungan mereka berdua, lalu Sira bisa bagaimana lagi bila sudah restu mereka dapatkan?

“Sira..” dia tau dan sangat mengenal suara ini. Suara seseorang yang menemaninya dengan setia selama 3 tahun di Jepang, Sira tidak membencinya tapi Sira lebih jenuh karena sosok Donghae terlalu jauh masuk ke dalam kehidupannya.

“Bagaimana kau tau aku berada disini?” Sira tidak memandang wajahnya, tapi Donghae tidak pernah berubah. Dia akan selalu berusaha untuk selalu berada di sisi Sira. “Ikut denganku” dengan sedikit paksaan Donghae menarik Sira menuju mobilnya, Sira sendiri enggan untuk melawan, karena memang dia pun membutuhkan sandaran saat ini.

 

Disinilah mereka, taman yang sangat indah. Sira tidak mengetahui tempat ini, karena selama di Korea kehidupannya tidak akan pernah jauh dari namanya anak metropolitan yang lebih memilih berjalan hang out ke kafe atau ke Mall, dibandingkan ke alam seperti sekarang ini.

“Aku tau ini tidak mudah, tapi kau harus merelakannya” Donghae memang seakan tau seluk beluk tentang Choi Sira, karena memang Donghae mencintai Sira saat pertama kali bertemu dengannya di bus saat di Jepang. Mungkin bisa ia katakan itu adalah cinta pada pandangan pertama. Tapi Donghae harus bisa bersabar, karena Sira bukanlah yeoja yang mudah ditaklukannya, sudah 3 tahun dirinya selalu menjadi stalker bahkan berusaha menjadi sahabat terbaik Sira tapi hasilnya selalu nihil.

“Kau pikir ini mudah?” Sira selalu bersikap ketus kepada Donghae, karena bagi Sira, Donghae hanya namja usil yang selalu mencoba untuk mendekatinya.

 

“Aku tidak berkata demikian Sira-yah, aku tau kau merasakan sedih. Tapi kau bisa merasakan kebahagiaan bila kau menginginkannya” nasehat Donghae, Sira mendelik tajam ke arah Donghae, dia ingin sekali bisa memaki namja itu tetapi yang ada kini air mata yang sudah sedari ia tahan keluar dengan lancangnya.

“Lepaskan bayangan Cho Kyuhyun, hiduplah dengan cinta baru. Dia bukanlah untukmu..”

“Lalu siapa jodohku? Kau kah?? Heish..” Sira mendecak sebal, segala pernyataan Donghae memang benar tapi bukankah ini perasaan, bukan telapak tangan yang bisa saja gampang untuk di bolak-balik.

 

“Aku tau ini tidak mudah, tapi kau bisa menjalaninya dengan baik saat di Jepang. Lalu mengapa saat ini kau merubahnya kembali” Donghae terus memberikan pengertian kepada Sira.

“Oh shit!! Kenapa kau selalu mencampuri urusanku” Sira menghapus air matanya kasar.

“Karena aku mencintaimu Sira.. aku mencintaimu.. aku ingin kau membuka mata dan hatimu untukku” Sira tidak menanggapi pernyataan cinta Donghae, dia lebih memilih meninggalkannya sendiri di taman. Donghae sendiri tidak ada niatan untuk mengejar Sira, ia tau bahwa keadaan Sira saat ini sedang dalam keadaan buruk, dia hanya ingin membuat Sira memikirkan segalanya dengan baik.

 

Disinilah Sira berada, berjalan seorang diri di pinggir sungai Han, rasanya semua ini sangat menyakitinya. Melihat kaka nya sendiri berbahagia dengan namja yang juga ia cintai. Bila dulu ia masih bisa menerima dan mencoba melupakan karena Kyuhyun memilih sahabatnya, tapi ini tidaklah mudah. Kyuhyun kini pendamping kakanya, bila semua sudah diatas ambang kemampuan dirinya, ingin sekali ia menenggelamkan dirinya ke sungai Han ini dengan membawa segala luka yang ada dalam dirinya.

Sira mengeluarkan keluh kesahnya dengan menangis, bila orang – orang melihatnya pasti akan merasakan iba, tapi beruntunglah karena kini keadaan sedang sepi. Dia bisa menikmati kesendirian ini. Dari jauh Donghae terus mengawasi Sira, dia tau Sira membutuhkan waktu seorang diri, tapi dengan keadaan Sira seperti itu bisa saja ada orang jahat yang bisa memanfaatkannya dan Donghae tidak akan membiarkan hal itu terjadi kepada cintanya.

 

It Has To be U

Siwon berjalan dengan bergandengan tangan mesra bersama Kyuhyun, menikmati indahnya malam hari. Keadaan cuaca yang sedikit dingin membuatnya semakin merasakan romansa romantis, karena kini tangan Siwon membawa tangan Kyuhyun ke dalam saku jaketnya semakin membuat mereka berdua semakin merapatkan tubuh.

“Kau senang Kyu?” Kyuhyun hanya mengangguk lalu tersenyum.

“Hyung.. tanggapan Sira tentang hubungan kita?”

“Dia memang tidak mengatakan secara gamblang untuk merestui ataupun tidak, tapi aku yakin Sira selalu menginginkan kebahagiaan diriku. Dan aku hanya akan bahagia denganmu, pasti Sira akan menyetujuinya”

 

“Benarkah hyung?”

“Percaya padaku, baby.. Sira pasti merestui kita”

“Ne hyung, aku percaya itu. Sira adalah yeoja yang baik, apakah Sira sedang dekat dengan seorang namja?” tanya Kyuhyun kembali

“Wae baby?” Siwon mengernyitkan dahi saat Kyuhyun menanyakan hal itu kepadanya, dia seakan tersadar bahwa dirinya terlalu sibuk akan segala urusan pribadinya sehingga dia tidak mengetahui siapakah seseorang yang sedang atau dekat dengan Sira.

“Anieyo. Tapi bukankah sudah waktunya Sira bisa merasakan kebahagiaan dengan seseorang yang mencintainya?” tanya Kyuhyun, seakan tersadar Siwon merasa bahwa ia bukan kaka yang baik untuk Sira. Karena tidak pernah sedikitpun dirinya mencoba untuk mencari tau bahwa adiknya itu sedang mencintai seseorang atau tidak, yang ia tau hanya Sira sudah cukup berbahagia bersama dengannya tanpa ada seseorang yang menjadi namjachingunya.

 

“Hyung..”

“Ne.. baby.. aku bukanlah oppa yang baik untuk Sira, lihatlah betapa menyedihkannya diriku? Dimana aku tidak mengetahui sama sekali bahwa yeodongsaeng ku sedang memiliki namjachingu atau tidak” Siwon terdiam di tempatnya, Kyuhyun yang melihatnya merutuk dirinya karena sudah membuat Siwon bersedih.

“Anieyo hyung.. kau adalah oppa yang terbaik untuk Sira, kau sudah melindunginya hingga Sira menjadi seperti saat ini, bila kau merasa kurang memberikannya perhatian. Tidakkah saat ini waktunya untuk memperbaiki semuanya?” Kyuhyun berusaha menyemangati Siwon. Beruntunglah Siwon mendapatkan Kyuhyun yang mencintai dirinya apa adanya dan selalu memberikan support nya untuknya. Siwon membawa Kyuhyun kedalam ciuman hangatnya, cuaca yang dingin pun seakan tidak mereka rasakan karena yang kini mereka rasakan adalah kebahagiaan diri dan juga sentuhan hangat dari orang yang mereka sayangi dan kasihi.

 

It Has To be U

“Mian, menunggu lama kah Sira?” Kyuhyun bergegas duduk di bangku yang berhadapan dengan Sira. Tadi malam Sira mengiriminya pesan untuk bertemu, maka disinilah mereka berada, dikafe yang diminta oleh Sira.

“Aku tidak akan berbasa-basi. Sebenarnya apa tujuanmu mendekati oppa ku?” tanya Sira sarat akan intimidasi terhadap Kyuhyun. Kyuhyun sendiri seakan mengetahui dan mengantisipasi bila hal ini sewaktu-waktu terjadi padanya.

“Aku tidak mempunyai tujuan tertentu untuk mendekati bahkan memiliki hubungan dengan Siwon hyung, semuanya mengalir tanpa kita yang mengaturnya.” Sira seakan tidak puas dengan jawab Kyuhyun, masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa Siwon akan segera melepas masa lajangnya dengan Kyuhyun.

 

“Mengapa kau memilih Siwon oppa? Mengapa tidak yang lainnya?” Sira tidak bisa lagi menahan air matanya untuk tidak turun dari kedua mata indahnya, dia terlalu sakit untuk mencoba tegar dihadapan namja yang sampa saat ini dia cintai.

“Sira, miannae bila aku membuatmu terluka dan bersedih. Aku tidak pernah berharap demikian, aku tidak pernah bisa memilih bagaimana hatiku menentukan seseorang yang akan aku cintai. Bila ternyata itu Siwon hyung, bukankah itu takdir? Aku tau ini menyakitimu. Aku tidak menyalahkanmu bila kau tidak menyetujui hubunganku, tapi..” belum tuntas Kyuhyun meneruskan pembicaraannya,

“Jangan temui dirinya lagi. Aku mohon.. kalian menyakitiku, hiks..hiks.. aku tidak mungkin meminta Siwon oppa untuk menghindarimu, untuk itu aku minta kau yang menghindari Siwon oppa” Sira langsung berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih mencerna ucapan Sira. “Tapi kini kau menyakiti Siwon dan aku, Sira…” Kyuhyun meremas tangannya, menahan kesedihan yang kini menjalar di dadanya.

 

Sesaat Sira keluar dari kafe, Donghae sudah menunggunya didepan pintu. Tanpa aba-aba, Donghae langsung menyeret Sira mengikutinya dan membawanya ke dalam mobil. Donghae mengemudikan mobil dengan kecepatan penuh, tidak diindahkannya protes dari Sira untuk mengurangi kecepatannya.

Hingga Donghae langsung memarkirkan mobilnya di pinggir pantai, Sira sendiri seakan tersadar bahwa dirinya dibawa oleh Donghae jauh dari pusat Seoul. Sira yang melihat Donghae keluar dari mobilnya, segera mengikutinya. Menarik paksa Donghae untuk melihat ke arahnya, ya dirinya marah karena Donghae selalu saja mengikutinya bahkan selalu ikut campur dalam setiap permasalahannya, walau tanpa disadari olehnya bahwa Donghae pula yang bisa membantunya untuk memecahkan masalah.

“Apa maksudmu membawaku kesini? Mengapa kau selalu ada disaat aku enggan untuk melihatmu” Sira berteriak marah, Donghae sendiri hanya bisa memasang wajah yang tidak bisa terbaca oleh Sira. Yang ada dalam pikiran Sira saat ini adalah dirinya ingin sekali menceburkan Donghae ke lautan agar dia bisa hidup dengan tenang.

 

“Apa yang kau inginkan dariku hah? Kenapa kau selalu mencampuri urusanku? Inikah caramu mencintaiku, dengan selalu membuat masalah dalam hidupku? Bisakah kau enyah dari hadapanku, jangan pernah muncul kembali di hadapanku?” Sira terus memberondong pertanyaan yang lebih tepatnya seperti sebuah pernyataan kepada Donghae.

“Sudah cukup berbicaranya?” tanya Donghae tenang, “Apa kau tidak bisa berpikir ulang untuk mengucapkan semuanya kepada Kyuhyun? Inikah yang kau katakan kau mencintai Kyuhyun? Membuatnya menderita dengan memintanya meninggalkan Siwon”

“Kau!! Mendengar ucapanku?” Donghae sedikit menjauh berjalan, berdiri di bibir pantai. “Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu, apakah pernah kau melihat Siwon sebahagia itu saat tidak bersama dengan Kyuhyun? Apakah selama ini Siwon mengetahui isi hatimu? Apakah pernah Siwon membawa kekasihnya kepadamu dan memperhatikan hidupnya?”

 

Sira tersenyum sinis mendengar segala ucapan Donghae “Lalu apa yang kau inginkan? Aku merestui hubungan mereka? Lalu aku akan menderita seumur hidup dengan melihat oppa ku bersama Kyuhyun? Heuh.. kau tau itu menyakitiku, cara untuk bisa menyelesaikannya adalah dengan melihat mereka berpisah maka yang akan menderita bukan hanya aku, tapi oppa dan Kyuhyun, bukankah itu impas?”

PLAK!! Tamparan keras diterima oleh Sira dari Donghae, dengan wajah yang penuh amarah Sira hanya bisa menatap tajam penuh sorot kebencian kepada Donghae. “Aku baru menyadari bahwa aku mencintai yeoja yang salah, aku sangka kau adalah yeoja yang baik. Kau dengan ikhlasnya memilih untuk mencoba hidup baru agar tidak teringat bayangan masa lalu, karena cintamu bertepuk sebelah tangan. Kau tidak ingin hidup rapuh dengan membebankan oppamu, tapi apa saat ini yang terjadi? Kau hanya makhluk egois.”

Sira mengeretukkan giginya, dirinya marah. Tapi bukan karena Donghae, dia marah dengan dirinya sendiri yang kini berubah menjadi Sira yang jauh dari Sira yang sebenarnya, perkataan Donghae seolah menyadarkan dirinya. Selama ini Siwonlah yang selalu bersamanya, mengurusinya dengan penuh cinta dan kasih sayang. Siwon selalu berusaha untuk memberikan waktunya bersama dengannya, mencoba untuk memberikan tempat sandaran baginya, tapi dirinyalah yang membatasi diri. Jadi tidak salah bila kini Siwon mencintai Kyuhyun, karena sedari awal Siwon memang tidak mengenal Kyuhyun dan bahkan tidak mengetahui bahwa Kyuhyun lah yang membuat Sira menjadi sosok rapuh dan membuatnya mengambil keputusan untuk berkuliah di Jepang.

 

Donghae mendekati Sira, mendekapnya erat. Sira sendiri sudah tidak bisa menahan tangisannya. Dirinya lelah dengan semua ini, bukankah di Jepang dirinya berjanji untuk bisa hidup lebih baik? Melupakan masa lalunya dan akan mencoba meraih masa depannya. Menjalani hidup yang baru dengan kisah cinta baru, tapi semua seakan tidak terjadi setelah Kyuhyun muncul dihadapannya sebagi namjachingu Siwon.

Donghae mengelus lembut punggung Sira, mendekapnya erat menyalurkan rasa sayangnya dan juga perlindungannya. “Kau bisa menjalaninya dengan baik, aku bisa membantumu. Percayalah” Donghae mencium rambut Sira sayang.

 

It Has To be U

Sira mempersembahkan sebuah lagu di acara pertunangan kakanya itu dengan baik, mencoba selalu memberikan senyuman terbaiknya, walau hatinya sangat sakit bahkan sangat sakit. Tidak bukan kakanya lah yang menyakitinya melainkan takdir yang membawanya harus merasakan untuk kedua kalinya merasakan terpuruk karena cinta.

Cinta yang tidak akan pernah terbalaskan, mencintai namja yang kini mendampingi kakanya. Dan seakan semakin menyesakkan dadanya, dia dapat melihat senyuman bahagia dari kakanya serta Kyuhyun, namja yang ia sangat cintai. Andai dirinya bisa memilih mungkin dia tidak ingin mengalami jatuh cinta kepada  namja bernama Cho Kyuhyun, merasakan sakitnya mencintai tanpa dicintai.

Sira terus bernyanyi menahan segala sesak didada, Siwon bukan tidak mengetahui bahwa adiknya itu bernyanyi bukan penuh kebahagiaan tetapi ada yang lain, tapi penampilan apik Sira selalu membuatnya menghilangkan perasaan tidak nyaman itu. Hingga akhirnya Sira turun dari panggung dan memberikan ucapan selamat kepadanya dengan memeluk penuh sayang. Inilah akhir dari perasaan cintanya dengan Kyuhyun.

 

Setelah pertemuan dan pembicaraannya dengan Donghae, Sira tersadar bahwa ia egois bila terus berharap bahwa Kyuhyun bisa membalas cintanya dan meninggalkan Siwon. Sepulang dari perjalanannya dengan Donghae, Sira langsung meminta Siwon mempercepat pertunangannya dengan Kyuhyun dan dengan bersemangat pula Sira membantu menyusun segala persiapan pertunangan kakanya itu.

Kyuhyun pun dibuat takjub oleh perubahan sikap Sira, dirinya tau bahwa Sira mencoba untuk menerima takdir hidupnya dan dia sangat bangga akan tekad Sira itu, Sira pun sudah mau menyebutnya kembali dengan sebutan oppa. Seakan meruntuhkan dinding pemisah antara mereka, Sira pun sudah tidak membahas tentang perasaannya kembali dengan Kyuhyun, bahkan dengan pandainya Sira selalu tersenyum di hadapan Siwon dan juga Kyuhyun, terkadang memberikan lontaran-lontaran kata yang mampu membuat seorang Cho Kyuhyun merona karena digoda oleh Sira tentang Siwon.

Sira melepas pelukan Siwon, “Aku sangat berbahagia sekali oppa, akhirnya oppa bisa mendapatkan seseorang yang bisa menemani oppa dan juga menjaga oppa selamanya.” Siwon melihat ke arah Sira “Mengapa berkata seolah kau akan meninggalkan oppa?”

 

“Aku tidak mungkin meninggalkanmu oppa. Bukankah pada akhirnya oppa akan menikah dan aku pun pasti akan menikah” Sira tersenyum dan memberikan kecupan dipipi Siwon, lalu setelahnya menarik lengan Kyuhyun untuk disatukan dengan tangan Siwon. “Hidup berbahagialah, aku pasti akan selalu mendoakan kalian untuk selalu diberikan kelanggengan dan juga kebahagiaan. Aku mencintai kalian berdua” lalu memeluk keduanya.

“Sampai kapanpun, kau adalah yeodongsaeng oppa yang manis dan oppa cintai, saranghae Sira” Siwon semakin mengeratkan pelukannya. Sampai seseorang di hadapan mereka memandang penuh haru, “Ekhm..” interupsi itu seakan membuat ketiganya melepaskan pelukan satu sama lain.

“Hae-ah, gomawo kau sudah datang” Sira terkejut ternyata Siwon mengenal seorang Donghae, apakah selama ini Donghae sengaja mendekatinya dikarenakan dia diminta oleh Siwon atau.. pemikiran Sira terpecah saat merasakan tepukan halus dipundaknya “Hay.. kita bertemu kembali” Donghae tersenyum manis, Sira sendiri lebih memilih untuk melenggang pergi meninggalkan Donghae, Siwon dan Kyuhyun yang bertanya-tanya akan sikapnya itu.

 

“Sira-yah..” Donghae terus memanggilnya, setelah jarak mereka mulai mendekat Donghae langsung memeluk Sira dari belakang hingga membuat Sira sempat memberontak untuk melepaskannya. “Tenanglah, kau membuatku seakan ingin memperkosa seorang yeoja” ucapnya yang langsung dihadiahi dengan dorongan siku Sira.

“Aku seorang yeoja, kau ternyata sudah mengenal Siwon oppa, jadi selama ini..” ucapan Sira menggantung begitu saja saat Donghae membalikan tubuhnya, mereka berhadapan dengan jarak yang sangat dekat “Ya aku adalah sahabat Siwon, ya aku mengikutimu karena permintaan Siwon dan ya aku menerima permintaan tolong Siwon karena aku mencintaimu, bukan cinta karena pada pandangan pertama di Jepang. Tapi cinta pada pandangan pertama saat kau datang ke kantor Siwon, 4 tahun yang lalu. Aku mencoba mengutarakan niatku untuk mendekatimu kepada Siwon dan hasilnya, Siwon merestuiku setelah melihat perjuanganku untuk mendapatkanmu. Kau harus tau bahwa Siwon menyetujui aku untuk bisa memilikimu setelah kau kembali Korea, saat ini”

Sira menatap takjub segala ucapan Donghae yang tanpa jeda itu. Sira tersenyum, “Gomawo…” Sira kini bisa merasakan perasaan bahagia sebenarnya saat mengetahui betapa dirinya dicintai dan seakan benda berharga yang selalu dilindungi oleh kakanya tanpa secara langsung.

 

Dari jauh terlihat pasangan Siwon dan Kyuhyun yang berpelukan mesra, melihat ke arah Donghae dan Sira yang kini pun sama dengan mereka sedang berpelukan. “Hyung, tau apa yang membuatku semakin bahagia di hari pertunangan kita ini?”

“Apa baby?”

“Melihatmu yang kini menjadi milikku walau belum seutuhnya, karena kita belum sah menikah. Tapi juga karena Sira bisa mendapatkan kebahagiannya.” Kyuhyun menarik lengan Siwon untuk semakin erat memeluknya, “Dan kau tau baby apa yang membuat hyung semakin mencintaimuu?” Kyuhyun menggeleng pelan,

“Yakni karena kau bisa membuatku bahagia, tersenyum serta bisa membuat Sira kini mendapatkan kebahagiannya. Aku seakan tersadar bahwa Sira bukanlah yeoja manis kecilku lagi, tapi dia sudah menjad yeoja yang dewasa, kini aku akan semakin bahagia bila Sira bisa bahagia bersama dengan Donghae” Siwon mengelus wajah Kyuhyun, semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun. Hembusan nafas Siwon menerpa wajah Kyuhyun yang membuatnya otomatis memejamkan matanya dan detik itu pula kedua bibir itu terpaut, menyalurkan cinta kasihnya. Siwon terus melumatnya, bukan dengan nafsu tapi itu bentuk rasa sayang dan juga rasa terima kasihnya karena Kyuhyun mau menjalani kehidupan bersama dengannya, mengarungi segala kebahagiaan dan juga terpaan yang siap menghadang dalam kehidupan mereka nantinya.

-End-

 

hay bertemu lagi..

kalo jdul sama isi gak nyambung maaf aja y..

soalnya emg suka aja ma lagunya yeppa, hahahaha….

makasih ya yang udah nyempetin drinya untuk berkunjung dan juga membaca ff2 disini, okay untuk di ff ini saya sendiri gatau ini angst atau ga.. lalu ini fokus kemana juga gatau #plak nulis sesuai keinginan aja dan hasilnya adalah seperti ini..

untuk video yeppa dan juga kyuppa di pertengah dan akhir itu hanya penghias cerita. sedangkan penampilan soyu sistar itu termasuk dalam inti cerita, anggap sira itu soyu aja ya.. bukan saya ngefans soyu tapi saya mmg suka lagunya aja, hehehe.. walo sbnrnya saya suka sih ma sistar walo g masuk fandomnya, karena fandom saya hanya elf dan saya hanya menshipper wonkyu, hehehehe.. tapi kalo suka gpp kan? 😛

udah akh terlalu banyak berbicara.. makasih banyak skali lagi y…

sampai jumpa di postingan slanjutnya..

Advertisements

40 thoughts on “It Has to be U

  1. syukurlah pada akhirnya semua pada bahagia, wonkyu bisa bersatu dan sira juga bisa ikhlasin si kyu buat siwon. ya mau diapain lg orang namany cinta kan susah klo mau dipisahin kekeke

  2. ah…
    untungnya happy ending…
    bahagia rasanya wonkyu bahagia 🙂 🙂
    dan hae pun bahagia 🙂
    bagussss… sukaa sama ceritanya 🙂

  3. Sira itu sebenerx pengen diganti huruf s jd v kn jdx vira gitu…hahaha….
    Kn lumayan vira bs dicintai begitu dalem ma hae..wlpn cintax bertepuk sebelah tangan ke kyu…*BakalDisambitViraNi…kkkkkk*
    Ya yg penting smuax berakhir happy end dech…..

  4. Ternyata benar dugaanku di awal, kyuhyun ada sesuatu dng adiknya siwon….
    Sira hebat… 😀 melepaskan kyuhyun utk siwon dan memberikan hatinya utk donghae…..

    ——1315—–

  5. Satu kata, DAEBAK 😢😙 dengan sifat setiap karakter yg pas banget. Cerita yg seolah nyata dan konflik yg gadibuat2. Dan sifat Sira yg aku suka banget. Dari rasa sakit hati yg ia rasakan ketika melihat orang yg dicintai sudah dimiliki orang lain dengan di bentengi rasa keegoisan untuk melenyapkan rasa sakit hati itu namun pada akhirnya ia belajar dan mencoba untuk mengikhlaskan. Dan itu ga semudah membalikkan telapak tangan untuk menjalaninya. Namun akhirnya rasa itu terbayar dengan sebuah cinta yang tulus. Serius, ceritanya nyampe banget ke hati thor. Keep writing yg seperti ini ya thor, hwaitingg ^^

    1. owh makasih banyak..
      iya sbg sira pst g mudah untuk dy mlepas kaka nya bersama dengan orang yang dulu ia cintai jdi ada rasa egois juga..
      tp bruntungnya happy family y?
      eh happy ending hehehe

  6. wow daebak!

    awalnya khawatir ..
    tp syukurlah akhirnya semua baik baik saja ..dan wonkyu pun hubungannya tetap langgeng baik baik saja ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s