Posted in Angst, BL, Family, Romance

Angel of Voice chap.5

By. Ryupyo & Miss Lee

 

Cast : Siwon x Kyuhyun

Donghae x Eunhyuk

Henry & Sungmin & Ryeowook

Genre : Angst, Romance, Friendship

Rate : T (Boys Love)

 

 

Angel of Voice

Siwon dan Kyuhyun benar-benar menikmati masa kebersamaan mereka, Siwon mengajak Kyuhyun menuju taman di seberang gereja, dimana ia dulu pernah bermain dengan pipi chubby atau angel of voice nya, yakni seseorang yang berada disampingnya kini, cho Kyuhyun. Mereka terlihat bergembira, Siwon tidak pernah melepaskan pandangannya sejenak dari Kyuhyun. Saat Kyuhyun menutup mata dan menghirup udara sejuk dengan menutup kedua matanya, Siwon tidak pernah melepas padangan matanya untuk melihat keindahan ciptaan Tuhan. Kyuhyun membuka matanya dan merasakan ada yang memandanginya, ia pun menolehkan wajahnya. Tapi terkejutnya ia saat jarak pandang dirinya dengan Siwon hanya ada sejengkal tangan. Menyadari posisi mereka yang terlalu intim, keduanya pun mengalihkan pandangan kearah yang lainnya.

“Kyu lihatlah, cantik bukan?” Siwon menepuk pundak Kyuhyun, lalu menunjukkan kupu-kupu yang bertebangan di atas bunga-bunga yang akan bermekaran. Kyuhyun pun mendekati bunga-bunga itu. Menikmati pemandangan indah yang sudah ia rindukan selama ini, Kyuhyun terus berjalan mendekati sungai kecil di dekat bunga-bunga yang bermekaran. Sungai yang masih nampak seperti dulu, bersih dan jernih. Dengan jahilnya Kyuhyun menyipratkan air ke muka Siwon.

Siwon yang terkejut dengan perbuatan Kyuhyun, hanya bisa berteriak untuk menghentikan kegiatan Kyuhyun “Yak!!  Kyu.. Kyuhyun-ah, hentikan bajuku basah” Kyuhyun sendiri karena memang tidak bisa mendengar apa yang Siwon katakan dan terus melakukannya, tertawa menikmati Siwon yang hanya bisa terus berusaha menghindari air cipratannya. Hingga akhirnya Siwon pasrah dengan kegiatan Kyuhyun dan mengikuti Kyuhyun untuk ikut bermain air.

 

Melihat Kyuhyun tersenyum dengan riang membuat hati Siwon pun ikut senang. “Hyung..” Siwon pun menolehkan wajahnya ke samping, arah Kyuhyun.”Wae Kyu?”

“Basah..” sembari melihatkan baju seragamnya yang memang basah karena main air tadi dengan Siwon, “Chakama..” Siwon pun berlari menuju mobilnya. Kyuhyun sendiri yang melihat Siwon pergi hanya terpaku ditempatnya, sembari matanya terus mengamati tingkah Siwon. Tak lama Siwon pun kembali mendekati Kyuhyun. “Pakailah, nanti kau sakit” sembari memakaikan jaketnya kepada Kyuhyun, Kyuhyun sendiri yang diperlakukan seperti itu oleh Siwon hanya bisa berusaha menutupi rona merah yang menjalar di kedua pipinya, dengan menundukkan kepalanya.

“Kyu.. kau lapar?” Tanya Siwon yang hanya dibalas dengan anggukan Kyuhyun, “Kalau begitu kajja, kita cari kafe di sekitar sini.” Siwon pun berdiri, tapi tidak dengan Kyuhyun yang masih betah duduk di atas rerumputan hijau disana. Siwon yang menyadari Kyuhyun tidak mengikutinya hanya kembali berjongkok didepan Kyuhyun. “Gwaenchana?” Kyuhyun seakan malu untuk mengatakannya “Aku.. aku.. eum, aku.. lelah hyung” ujar Kyuhyun yang hanya dibalas dengan acakan rambut dari Siwon.

 

“Naiklah kepunggungku, aku akan membawamu sampai mobil, kajja” Siwon pun sudah memposisikan dirinya untuk menggendong Kyuhyun ala piggy back, tapi tidak ada tanda-tanda Kyuhyun akan menaiki punggungnya. Siwon yang gemas dengan tingkah malu-malu Kyuhyun akhirnya lebih memilih untuk menggendong Kyuhyun ala bridal style.

Kyuhyun sendiri yang terkejut dengan perlakuan Siwon, langsung melingkarkan lengannya di leher Siwon dan menyembunyikan wajahnya di antara perpotongan leher Siwon. Dia sungguh malu dengan perlakuan manis Siwon kepadanya, tapi dibalik itu semua Kyuhyun pun merasakan debaran jantungnya berdegup begitu kencang, tak dipungkirinya bahwa dirinya menyukai segala perlakuan Siwon terhadap dirinya ini. Dan tanpa ia tau bahwa Siwon selalu mengembangkan senyumannya disetiap langkahnya untuk menuju mobil.

“Kita seperti sudah menikah saja Kyu.. aku bahagia seperti ini” inner Siwon yang makin mengeratkan pangkuan tangannya untuk menggendong Kyuhyun. Jarak mobil dengan taman sebenarnya tidak terlalu jauh, tapi Siwon berusaha memperlambat jalannya hanya ingin untuk menikmati setiap moment yang dirasakannya saat ini.

 

Angel of Voice­

“Mau makan apa Kyu?” tanyaku setelah kita sampai di kafe Italia yang kebetulan baru beberapa bulan ini buka di daerah ini, kemajuan yang pesat juga di Nowon.

Kyuhyun membuka-buka menu, lalu mengetukan jarinya di atas menu yang dia inginkan. “haah.. lagi-lagi dia tidak mau berbicara” innerku, “Baiklah kau mau memesan itu?” Kyuhyun menganggukan kepalanya. Setelahnya aku memanggilkan pelayan untuk menuliskan menu pesanan kita.

“Ada yang bisa saya bantu?” ujar waitress ramah

“Aku pesan spaghetti bolognaise dua dan air mineral nya dua, itu saja” setelah menuliskannya, waitress pun pamit.

 

“Kyu.. kau senang hari ini?” lagi-lagi Kyuhyun tidak menjawab pertanyaanku, ia hanya menganggukan kepalanya. Aku memang harus bersabar, tapi bila dilihat-lihat Kyuhyun saat diam ataupun mengeluarkan suaranya, ia terlihat lucu dan manja. Aku pasti akan selalu melindungimu Kyu.

Tak lama pesananan kami pun datang, selama makan tidak ada obrolan diantara kami berdua. Kyuhyun terlihat menikmati makanannya, aku pun hanya bisa sesekali mencuri pandang dirinya yang sedang makan. Melihat ada bekas saus di sudut bibirnya “Kyu, diwajahmu..” aku pun langsung mengambil tisu dan mengelap bekas saus di sudut bibirnya yang hanya mampu dibalas dengan kerjapan mata berkali-kali oleh Kyuhyun, andai ini bukan ditempat umum mungkin aku akan menciumnya saat itu juga, dia benar-benar manis.

Oh Siwon.. buanglah pikiran kotormu itu, aku mencoba mengenyahkan pikiran kotorku. Kyuhyun yang melihatku menggeleng-gelengkan kepala, mencoba menanyakan tentangku “Gwaenchana, hyung?” akhirnya ia mulai bersuara kembali.

“Ne.. gwaenchana.. makanlah lagi” tapi Kyuhyun langsung menyodorkan piringnya ke tengah meja, “Aku sudah kenyang” ujarnya yang langsung meminum minumannya dan mengelap bibirnya. Semua gerakannya tidak luput dari perhatianku, kau memang terindah Kyu. Aku terpesona denganmu dan akan selalu terpesona akan dirimu.

 

“Kau ingin langsung pulang?” tanyaku walau aku merasa enggan untuk mengakhiri momen kebersamaanku ini. Kyuhyun sendiri langsung menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi, lalu menganggukan kepalanya. Aku sedikit kecewa, tapi tak masalah masih ada hari esok untuk aku kembali pergi bersamanya. Kasian Kyuhyun pasti kelelahan terlebih dia baru keluar dari Rumah Sakit.

Setelah melewati perjalanan yang lumayan jauh dari Nowon ke Seoul, kini kami telah berada di depan kediaman keluarga Cho. Kyuhyun sendiri selama perjalanan tertidur karena kelelahannya. Aku sempat mencuri-curi pandang ke arahnya yang sedang tertidur, wajahnya begitu damai dan juga, aku suka melihatnya tertidur, layaknya seorang bayi yang lucu dan menggemaskan.

“Kyu.. Kyu..” aku mencoba menepuk bahunya, sebenarnya aku enggan untuk membangunkannya, akan tetapi bila ia terus tertidur dengan posisi duduk, pasti punggungnya akan sakit. Kyuhyun sedikit terusik dengan gerakanku “Kyu.. ireona, kita sudah sampai” dengan mengerjapkan mata menyesuaikan cahaya yang masuk dalam pandangan mata, Kyuhyun pun akhirnya tersadar dari tidurnya. “Kita sudah sampai Kyu” ujarku kembali. Kyuhyun melihat keluar kaca mobil, lalu melepaskan seatbeltnya. “Hyung gomawo” ujarnya tulus sembari tak lupa memberikan senyuman manisnya kepadaku, saat akan membuka pintu ntah aku sadar atau tidak, refleks aku menarik lengannya lalu mencium keningnya. Kyuhyun hanya mampun terdiam, aku yang tersadar akan tingkahku “Akh.. eum.. mian Kyu, selamat malam. Mimpi indah” Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya lalu memanjat keluar mobil sembari melambaikan tangan dan langsung memasuki rumahnya. Aku sendiri masih merutuki kejadian tadi, walau aku juga senang melakukannya.

 

Angel of Voice

Siwon membuka kunci layar handphone nya, sekitar 15 panggilan dan juga 20 message yang masuk ke dalam handphone nya, dari orang yang sama, Stella. Siwon membuka satu persatu message itu, semua berisi…

(Oppa kau dimana?)

(Oppa mengapa tidak mengangkat telephoneku? Apa oppa masih marah karena aku kembali lagi ke London?)

(Oppa.. angkat telephoneku!!)

(Oppa, kenapa tidak mengangkat telephone ku? Aku hanya ingin memberitahukan bahwa lusa, aku akan ke Jepang untuk acara fashion show, selama seminggu dan tidak diperbolehkan untuk membawa alat komunikasi. Jadi aku tidak akan bisa menghubungimu selama beberapa waktu, miannae. Bogosipheo oppa.. :* )

 

Tapi tidak ada niatan dari Siwon untuk membalasnya maupun menelephone balik Stella, ntahlah perasaan cinta itu seperti sedikit demi sedikit terkikis dengan kehadiran Kyuhyun. Bahkan mungkin dia seakan menyadari, saat dimana ia melihat Kyuhyun bermain harmonika, membuatnya seakan jatuh ke dalam pesona Cho Kyuhyun melebihi pesona Stella. Ataukah Siwon memang tidak menyadarinya bahwa ia telah jatuh dalam pesona Kyuhyun sejak pertama kali bertemu dengannya di gereja saat beberapa tahun silam.

“Mengapa semua menjadi seperti ini?” ucap Siwon yang masih saja setia memandangi pesan dari Stella, tak lama handphone nya pun bergetar menandakan pesan masuk. Dilihatnya siapa yang mengiriminya pesan malam-malam, wajah cerah dan tarikan bibir membentuk senyuman lebar tertampang di wajah Siwon. Tertera Angel of voiceKyu masuk ke dalam inbox nya, dengan tidak sabarannya Siwon membuka pesan Kyuhyun.

 

(Good Night)

Walau hanya dua kata yang tertulis di dalamnya, tapi bagi Siwon itu sangat berarti. kurang dari satu menit Siwon langsung membalas pesan Kyuhyun. Ternyata keinginannya bertukaran nomor handphone saat di gereja tadi, membuahkan hasil dimana kini dirinya bisa semakin dekat dengan Kyuhyun, bukankah ini awal yang baik untuk hubungan mereka kedapannya?

(Good Night too Kyu.. have a nice dream, see u..)

Siwon lalu menyimpan handphone nya di atas meja kecil disamping tempat tidurnya, lalu ia pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Tak lama ia langsung pergi tidur, Siwon benar-benar melupakan keresahan hatinya mengenai Stella, kini ia tersenyum didalam tidurnya dan menginggaukan nama “Kyu..”.

 

Siwon yang kini sedang bersama dengan kedua sahabatnya dikantin menikmati makan siang mereka, “Siwon-ah, bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun?” Donghae membuka percakapan.

“Memangnya ada apa, kau ingin mengetahuinya?” selidik Siwon dengan menatap Donghae penuh pertanyaan, berbeda dengan Eunhyuk yang seakan mempunyai dunianya sendiri tanpa berkeinginan untuk bertanya juga kepada Siwon. “Gwaenchana, aku hanya ingin tau saja. Lalu apa kau sudah menanyakannya kepada Kyuhyun tentang angel of voice?” yang dibalas dengan gelengan kepala dari Siwon.

“Wae? Bukankah lebih tenang bila kau tau yang sesungguhnya, walau kau juga mempercayainya bahwa Kyuhyun itu adalah angel of voice mu”

Dengan meletakkan sumpitnya diatas mangkuk setelahnya meminum air mineral dalam botolnya, Siwon pun menjawab pertanyaan Donghae “Aku tidak perlu menanyakannya kembali, karena aku mengetahuinya melalui hatiku yang mengatakan bahwa Kyuhyunlah orangnya.” Eunhyuk yang mendengar ucapan Siwon hanya tersenyum senang.

“Aku senang bila kau juga senang Siwon-ah, terlepas Kyuhyun adalah angel of voice mu atau tidak. Aku melihat Kyuhyun memang orang yang baik dan pantas untukmu” ujar Eunhyuk yang hanya dibalas dengan senyuman menenangkan dari Siwon. Eunhyuk tau bahwa Siwon lambat laun pasti akan memilih Kyuhyun dibandingkan Stella dan dia akan mendukung hal itu seratus persen tentunya.

 

Angel of Voice

Aku berangkat sekolah dengan perasaan yang tidak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata, Siwon hyung pagi ini kembali datang menjemputku. Dan kini aku sedang berada diperjalanan menuju Sekolah, ntahlah ini perasaanku saja atau tidak, tapi aku merasakan bahwa perjalanan dari rumah menuju sekolah seakan menyita waktu yang lama, padahal biasanya waktu yang ditempuh kurang dari setengah jam.

“Hari ini kau ada latihan kembali Kyu?” Tanya Siwon hyung setelah kita keluar dari mobil, berjalan menuju gedung Sekolah. Aku hanya memberikan anggukan, lalu Siwon hyung menghentikan langkahku dengan menggemgam lenganku erat. “Aku yakin kau bisa mengharumkan nama Sekolah. Aku yakin itu Kyu”

Aku hanya tersenyum untuk mewakili jawabanku. “Kalau begitu, aku akan menunggumu hingga kau selesai latihan, seperti sebelumnya.” Siwon hyung pun langsung berjalan meninggalkanku yang belum menjawab iya atau tidak untuk menerima tumpangannya kembali. Tapi ntahlah, aku pun merasa senang kini hubunganku dengan Siwon hyung semakin dekat.

 

“Kyu.. hari ini kita latihan kembali di ruang musik jam 3 sore ya” ujar Henry yang mencoba mengingatkanku kembali.

“Ne Henry-ah” jawabku, Henry yang mendengar jawabanku hanya terdiam ditempat dan terus menatapku. “Kau menjawabku? Kau benar-benar menjawab ucapanku Kyu-ah?” Tanya Henry yang benar-benar saat ini seperti orang yang sedang mendapatkan undian berhadiah, antara tidak percaya dan juga senang. Aku hanya tertawa geli melihat ekspresi wajahnya yang seakan, diminta aku mencubit pipi gembulnya.

“Henry-ah..” Henry langsung memelukku kegirangan “Aku sudah tau bahwa kau bisa berbicara kepadaku, gomawo Kyu..” aku sendiri tidak terlalu mengerti apa yang Henry ucapkan, karena dia sedang memelukku dari samping sehingga aku tidak bisa membaca gerak bibirnya dengan baik. Henry sendiri dan semua orang di Sekolahan ini belum mengetahui yang sebenarnya, bahwa aku seorang tuna rungu. Siwon hyung mengatakan padaku bahwa ia tidak akan membiarkan orang-orang kembali merendahkan diriku.

 

“Kyu.. Kyu..” Henry menepuk-nepuk bahuku pelan, “Ne..” ujarku pelan “Kau melamun, kenapa?” tanyanya yang hanya aku balas dengan senyuman. Aku sendiri lebih kembali focus dengan buku bacaanku, sedangkan Henry lebih memilih untuk kembali duduk dibangkunya dan juga kembali focus dengan handphone androidnya, aku bisa melihat dari samping, bahwa ia sedang membuat partitur lagu. Andaikan aku bisa mendengar mungkin aku bisa mendengerkan lagu yang ia kini buat, tapi aku tidak boleh sedih. Bukankah Siwon hyung mengatakan padaku bahwa aku memiliki kelebihan yakni bisa merasakan indahnya alunan nada dengan kata hatiku.

 

Angel of Voice

Hari pertunjukkan pun tiba, kini semua orang sedang sibuk dibelakang panggung. Tidak terkecuali pula dengan perwakilan dari Blue Sapphire. Kini mereka pun sibuk untuk mempersiapkan penampilan mereka yang akan tampil untuk urutan ketiga setelah kedua sekolahan saingan terberatnya dari tahun-tahun sebelumnya.

“Bagaimana ini Jongwoon hyung tidak bisa bernyanyi karena tenggorokannya sakit, bila dia memaksakan diri maka akan berbahaya dengan pita suaranya” ucap Henry yang tiba-tiba datang dengan mimik muka panik.

“Kenapa semua bisa seperti ini?” pertanyaan dilontarkan oleh orang-orang yang sedang berada diruangan.

 

Donghae yang mendengar penuturan Henry mencoba menenangkan semua orang yang berada di ruangan “Tenanglah.. sekarang bukannya waktu untuk meributkan hal itu. Yang kita pikirkan adalah siapa yang akan menggantikan penampilan Jongwoon hyung?”

“Kyu.. maukah kau menggantikan Jongwoon untuk penampilan solo? Aku yakin kau bisa Kyu dan aku yakin kau bisa memainkan keyboard dengan baik. Keyboard dan piano tidak terlalu jauh untuk memainkannya. Bagaimana Kyu?” pinta Henry yang juga diamini oleh semua orang yang berada disana.

“Tapi..” Kyuhyun bingung untuk bisa menerima atau menolaknya.

“Aku yakin kau bisa Kyu” kini Eunhyuk yang coba membujuk Kyuhyun. Kyuhyun dilemma, dia tau ini adalah suatu impiannya sejak lama. Tapi tidak mudah baginya untuk menerimanya, setelah apa yang pernah terjadi dengannya sesaat di Kanada dulu.

 

Siwon yang melihat Kyuhyun seakan dilemma, akhirnya mencoba untuk meyakinkan Kyuhyun agar ia mau menerimanya. Mungkin ini akan menjadi satu kesempatan awal untuk mewujudukan Kyuhyun. “Kyu.. kau masih mengingat segala ucapanku? Aku akan selalu menjaga dan melindungimu, tidak akan aku biarkan satu orang pun menyakitimu kembali, kau percaya padaku bukan?”

Lama Kyuhyun berpikir, hingga akhirnya ia pun menganggukan kepalanya. Siwon pun langsung memeluk Kyuhyun menyalurkan rasa bahagia, melindungi.

“Lalu siapa yang akan menggantikan permainan piano Kyuhyun di penampilan grup kita?” kini seakan menyadari bahwa posisi Kyuhyun akan kosong, Sungmin siswa tingkat tiga jurusan music ikut angkat suara yang juga sekaligus gitaris band Blue Sapphire School.

“Ryeowook.. dia anak tata boga, tapi dia juga sangat handal dalam bermain piano. Kalian tenanglah, aku akan memanggilkan dia untuk kemari” usul Siwon mencoba menenangkan semuanya, Siwon segera berlari keluar mencoba mencari sosok Ryeowook. Tak butuh waktu lama bagi Siwon membawa seorang Ryeowook kehadapan teman-temannya.

 

“Ryeowook sudah datang” Siwon menunjuk kearah Ryeowook yang seakan kebingungan mengapa dirinya dipanggil ke ruang tunggu, “Sebenarnya ada apa?” Tanya Ryewook. “Kau maukan menggantikan posisi Kyuhyun sebagai pianis di dalam grup kami, kami benar-benar membutuhkanmu saat ini” pinta Donghae to the point, baru kali ini Ryeowook bisa melihat seorang Lee Donghae yang notabene anak seorang kepala Yayasan memintanya seperti itu.

“Tapi.. aku tidak pernah latihan dengan kalian, bagaimana cara kita menyatukan nada?” tanyanya. “Tenanglah, aku yakin kau bisa mengikuti nada kami saat kau pertama kali mendengarnya. Aku yakin itu” jawab Sungmin penuh dengan keyakinan mencoba membujuk Ryeowook yang akhirnya membuahkan hasil karena Ryeowook mau menerima perminataannya.

“Kalau begitu formasinya adalah aku sebagai violin, Siwon hyung bassist, Eunhyuk hyung drummer, Sungmin hyung gitaris dan Ryeowook-ah sebagai pianis nya. Deal” ucap Henry yang langsung diprotes oleh Siwon dan Eunhyuk yang tanpa mereka sadari mereka masuk kedalam grup, tanpa persetujuan mereka sebelumnya.

 

“Chakama, mengapa aku harus menjadi drummer kalian dan Siwon menjadi bassist kalian, kami tidak pernah mengikuti latihankan?” sergah Eunhyuk yang diangguki oleh Siwon.

“Drummer dan juga bassist kami pun tidak bisa hadir, mereka terkena macet dan bila mereka datangpun kita sedang tampil.” Jawab Henry “Oh Tuhan, mengapa semua jadi bermasalah seperti ini?” jawab Siwon, dirinya dan Eunhyuk hanya bisa mampu berpandangan. “Ayolah Hyuk-ah, Siwon-ah, ini demi Sekolahan kita juga kan?” pinta Donghae yang juga anggukan dari Kyuhyun menyetujui permintaan Donghae serta tatapan penuh harap dari Henry dan Sungmin.

Akhirnya Siwon pun mau tak mau mengiyakannya, lalu Siwon mengalihkan pandangannya menuju Eunhyuk meminta jawabannya. “Baiklah ini demi Donghae” jawab Eunhyuk sekenanya, yang hanya mampu ditatap penuh tanda Tanya oleh semua orang tak terkecuali Donghae sendiri. “Wae? Ada yang salah?” merasa diperhatikan Eunhyuk mencoba mempertanyakannya. “Demi Donghae??” Tanya Siwon dengan mata seolah menuntut kejelasan yang sejelas-jelasnya.

“Ya.. bukankah Sekolahan ini adalah milik keluarganya Donghae? Tidak salah bukan?” Eunhyuk yang seakan mengetahui kesalahannya saat berucap mencoba berdalih. “Terserah padamu” Siwon menjawab dan langsung pergi meninggalkan Eunhyuk yang terpaku karena ucapannya tadi. Tanpa Eunhyuk tau bahwa Donghae tersenyum penuh kebahagiaan mendengar ucapan spontan Eunhyuk, dia tau bahwa Eunhyuk sebenarnya pun menyukai dirinya.

“Jadi grup band kita, formasinya sesuai dengan yang tadi aku ucapkan bukan?” Tanya Henry kembali, yang hanya dibalas dengan angkat bahu malas oleh semua orang “Haah,, cinta memang rumit. Okay aku saja yang menjawab deal!!” Henry pun duduk didepan kaca sembari merapihkan penampilannya dan sesekali mencoba memainkan violinnya.

 

Penampilan band Blue Sapphire sukses memukau penonton, hingga akhirnya mereka kembali menuju backstage. Kyuhyun pun ikut menikmati pertunjukkannya, ia memang tidak tau nada yang dikeluarkan oleh tiap suara dari alat music itu. Tapi dirinya mengetahui dari setiap mimik penonton yang menatap kagum penampilan mereka.

Siwon melangkahkan kaki menuju arah Kyuhyun yang berdiri melamun di sudut ruangan. Setelah mereka diminta untuk beristirahat dulu, sebelum penampilan Solo Kyuhyun. “Hyung aku takut” saat Kyuhyun melihat Siwon berada didekatnya kini.

“Aku yakin kau mampu Kyu, angel of voice. Suaramu indah, permainanmu sangat indah.” Jawab Siwon memberikan semangat kepada Kyuhyun.

 

“Cho Kyuhyun giliranmu keatas panggung”

“Hyung..” Kyuhyun yang enggan untuk berdiri dari duduknya menatap Siwon untuk bisa menahannya lebih lama didalam ruangan, dia benar-benar merasakan ketakutan saat ini.

“tataplah aku, bermainlah untukku, pikirkan diriku. Kau akan menjadi Kyuhyun yang membanggakan. Cha, naiklah keatas panggung, aku akan berdiri di sisi kanan panggung untuk selalu menemanimu”

Kyuhyun mengangguk, lalu dengan perlahan menaiki panggung. Ratusan pasang mata sedang mengarahkan tatapan padanya, dia seakan menginginkan menghilang saat itu juga. Tapi melihat Siwon yang berdiri di sisi kanan panggung. Membuatnya harus bersemangat, dia tidak boleh mengecawakan Siwon, Ahra dan juga orang tuanya yang kini hadir untuk melihat penampilannya. Kyuhyun pun duduk didepan keyboard yang sudah disediakan diatas panggung, dengan sedikit ragu ia mulai menekan tuts demi tuts, mencoba merasakan irama yang ia timbulkan dari keyboard itu.

 

Seakan merasa nyaman dengan nadanya, Kyuhyun pun mulai bernyanyi. Berusaha menikmati dan meresapi setiap irama yang ia keluarkan dari ketukan tangannya. Tetapi tak lama ia berhenti, bayangan masa lalu kembali lagi diingatannya. Kejadian dulu dimana semua orang bertepuk tangan melihat penampilannya, seperti melemparkan pikirannya saat di Kanada dulu. Dimana ia memenangkan penghargaan dan dimana ia pun harus merelakan impiannya untuk menghilang seiring kondisinya yang tidak bisa mendengar. Semua penonton yang menyaksikannya terdiam, ikut terdiam menunggu penampilan Kyuhyun dilanjutkan, tapi tidak ada tanda-tanda bahwa Kyuhyun akan melanjutkan penampilannya. Melihat itu para penonton terdengar bisik-bisik yang menginginkan Kyuhyun untuk turun dari panggung.

Kyuhyun mencoba mengumpulkan kembali keinginannya untuk bisa membahagiakan semua orang. Terlebih Siwonnya, Kyuhyun melihat kearah kanan panggung dimana Siwon sedang melihatnya. Siwon tersenyum tulus sembari mengepalkan tangannya ke udara, memberikan semangatnya. Kyuhyun berdiri dari duduknya, ia berjalan beberapa langkah untuk melihat kearah penonton, dia bisa melihat dengan jelas Ahra dan kedua orang tuanya sedang duduk sembari memberikan dukungannya. Kyuhyun memejamkan matanya mencoba untuk kembali berkonsentrasi.

Disaat Kyuhyun sedang memejamkan matanya, Siwon meminta Henry, Eunhyuk, Sungmin dan juga Ryeowook untuk kembali ke posisi masing-masing dalam formasi band. Setelah sesaat membuka matanya Kyuhyun pun mulai untuk bernyanyi, ia tau ia tidak bisa mendengar, tapi ia akan membuktikan bahwa kekurangannya ini tidak akan pernah menghambat seorang Cho Kyuhyun untuk meraih impiannya dan perkataan siwon seolah menjadi mantra baginya ” kau tidak perlu tahu bagaimana suaramu kau cukup tahu bagaimana perasaanku saat mendengar suaramu”. kyuhyunpun akhirnya mencoba menyanyikan sebuah lagu dengan mengandalkan kata hatinya.

 

Semua orang terkagum dengan penampilan Kyuhyun yang sangat memukau, semua orang terhanyut dengan bait demi bait yang Kyuhyun nyanyikan. Kyuhyun melakukannya sangat baik, seakan ia telah menjadi artis terkenal yang bisa menguasai panggung dan juga menguasai lagu hingga semua orang bisa mendapatkan feedback dari lagu itu. Hingga lagu berakhir Kyuhyun hanya mampu terdiam, ia berusaha menetralkan degup jantungnya yang seakan ingin keluar begitu saja.

Kyuhyun menyadari bahwa ia bisa memberikan kepuasan kepada orang-orang yang mendengarkan suaranya. Terlihat dari respon penonton yang memberikan standing applause padanya. Walau ini adalah awal tapi ia tau bahwa ia masih bisa bangkit untuk mengejar impiannya. Impiannya sebagai seorang penyanyi dan musisi. Diantara para penonton keluarga Choi, Jung dan juga Lee yang ikut menyaksikan penampilan Sekolah serta anak-anak mereka, ikut terpukau dengan penampilan Kyuhyun. “Suara yang sangat indah..” ujar Mr. Choi penuh dengan kekaguman. Namun,,,

BRUKKKK

” KYUHYUNNNN!!”

 

 

 

-tbc-

 

makasih buat smua yang udah baca dan comment, makasih karena mau menunggu tiap update angel of voice ini. Karena ini duet jadi kami butuh waktu untuk membuat semuanya menjadi satu kesatuan, tapi beruntunglah kami berdua punya pemikiran yang sama hanya keluangan waktu yang kami sulit untuk mencarinya..

skali lagi terima kasih sudah mau membaca ff ini.. dan terima kasih sudah selalu mampir ke WKC ^^

Advertisements

41 thoughts on “Angel of Voice chap.5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s