Posted in BL, Drama, Romance

Rahasia Hati (Chap.2/ending)

By. Miss Lee

 

hay balik lagi dengan lanjutannya..

okay deh mian kalo ada typo n jalan critanya makin absurd,hehehe…

oia untuk makin kerasa feel sambil dengerin lagunya aja y..

happy read

Cast : Siwon x Kyuhyun

Other cast dicari dicerita saja ya.. 😛

Genre : Drama, Romance

Rate : T (Boys Love)

(Kan ku biarkan ruang hampa didalam hidupku)

Rahasia Hati

“Kyu.. bagaimana pembukaan cabang barumu?” Tanya Eunhyuk hyung, dia adalah sepupu jauhku.

“Berjalan dengan lancar..”

“Kau semakin kurusan Kyu, tidak seperti dulu. Makan dengan baik, jangan terus menyiksa dirimu dengan berbagai rencana penambahan kafe. Menurutku ini sudah cukup sukses untukmu Kyu, kau tinggal mencari pasangan hidup” ini yang aku tidak suka, dia akan selalu menasehatiku untuk mencari kekasih. Aku tau niatnya baik, tapi aku belum dan tidak akan pernah bisa membuka hatiku untuk yang lainnya.

“Apa aku salah berbicara Kyu?” Tanyanya yang melihat bahwa aku seperti tidak senang mendengar ucapannya.

“Tidak hyung, pesanlah menu kesukaanmmu. Aku harus ke kantorku dulu” aku pun langsung pergi meninggalkan Eunhyuk hyung yang hanya bisa terdiam menyaksikan ku pergi. Sebenarnya bukan salahnya bila ia menyarankanku untuk mencari pendamping hidup karena ia tidak pernah tau tentang perjalanan cintaku dengan Siwon hyung dulu, karena waktu itu Eunhyuk hyung sedang berada di Jepang melanjutkan study nya dan juga menikah dengan kekasihnya, Donghae disana. Baru-baru ini dia kembali lagi ke Korea, karena Lee Donghae, istrinya merindukan keluarganya.

 

Flashback

“Chagi..” Changmin melambaikan tangan di hadapan wajahku, karena memang sedari tadi aku hanya terdiam tidak menanggapi segala ocehannya, pikiranku terlalu jauh menuju Siwon hyung.

“Eum.. ada apa Min?” Aku memang kini bersamanya tetapi jiwaku hanya akan bersama dengan Siwon hyung, tidak akan pernah hatiku tergantikan sosok lain untuk mengisinya.

“Chagi.. kenapa kau tak memakannya?”

Aku pun melihat piring yang ada dihadapanku masih lengkap tanpa ada satupun yang ku sentuh, aku tidak mungkin berselera makan bila aku terus memikirkan nasibku. Nasib percintaanku dengan Siwon hyung. Andai Changmin tidak mencintaiku maka semua tidak akan seperti ini? Tapi bukankah semua telah terjadi dan penentuan tanggal pernikahanpun sudah disepakati, aku hanya bisa pasrah dengan keadaan. Andaikan aku bisa menghilang, maka aku ingin menghilang dan mungkin bisa menikmati kebahagiaanku dengan Siwon hyung.

 

“Aku tidak berselera Min.. kau makanlah, nanti kau sakit” aku masih dengan baiknya memberikan perhatian kepadanya, perhatian seorang sahabat tentunya.

“Aku sudah merasa tidak sabar dengan rencana pernikahan kita. Kau juga kan Kyu?” aku hanya bisa membalasnya dengan anggukan lemah dan senyuman palsu dariku. Changmin miannae, aku tau kau tulus mencintaiku, tapi semua itu tidak cukup untuk menarik perhatianku. Aku hanya mencintai Siwon hyung.

Ya.. aku memang memutuskan untuk menerima perjodohan itu, dengan satu syarat bahwa aku akan tetap menjalankan hubunganku dengan Siwon hyung. Orang tuaku pun tidak bisa berbuat banyak, mereka memang mengenal Siwon hyung bahkan keluarganya dengan baik, akan tetapi rasa balas budi itu terlalu menggelapkan pikiran appa yang akhirnya memintaku untuk menikah dengan Changmin. Siwon hyung sampai saat ini tidak mengetahuinya, bolehkah jika aku berharap bahwa Siwon hyung tak akan pernah mengetahuinya? Aku akan berusaha untuk mencari cara menggagalkan pernikahan ini, walau aku tau resikonya. Tapi salahkan kerja otakku yang sekarang bekerja lamban, hingga aku tidak tau bagaimana cara menggagalkannya.

Flashback end

 

(Bila aku harus mencintai dan berbagi hati itu hanya denganmu)

Rahasia Hati­

“Siwon-ah, ada angin apa kau menelephone ku? Dan menyuruhku untuk kemari?” Tanya Yesung yang baru saja datang ke ruangannya. “Bukankah kemarin pun, hyung sering datang kesini?” Tanya balik Siwon yang kini sedang membereskan file-file di atas mejanya dalam satu tumpukan.

“Ya kau benar, tapi kini kau mengajakku makan siang. Hey sudah 6 bulan kau berada di Korea dan baru kali ini kau mengajakku makan siang diluar, bagaimana aku tidak bertanya-tanya” jawab Yesung panjang lebar.

“Sudahlah hyung. Lebih baik kita pergi makan diluar, by the way apa ada rekomendasi kafe yang bagus?” Tanya Siwon kembali.

“Ada sih, tapi apa kau yakin akan berkunjung kesana?”

“Kenapa tidak? Bukankah kafe nya bagus menurut hyung, jadi kenapa tidak kita kesana. Kajja” Siwon pun melenggang keluar ruangannya yang diikuti oleh Yesung dibelakangnya. “Karena kafe itu milik Kyuhyun, Siwon-ah. Apa kau sudah benar-benar menata hatimu” inner Yesung. Yesung memang mengetahui apa yang terjadi pada Siwon, walau Yesung pun tidak tau kelanjutannya seperti apa. Sepanjang dari ruangan Siwon hingga menuju parkiran, tidak kurangnya berpuluh sapaan hangat dari para karyawan Siwon yang sepertinya juga turut senang melihat atasan mereka menjadi sosok yang ramah.

 

Kini mereka sudah berada didalam kafe WK Love. Siwon merasa dejavu saat memasuki kafe ini, banyak desain arsitektur yang membuatnya mengingat masa lalunya. Koleksi botol wine yang tersusun rapi di rak sudut kanan kafe, tak lupa dinding-dinding kafe yang di lukis menara eifel serta saat baru memasuki kafe ada air mancur dengan berbentuk love dengan ditengahnya bertuliskan WK.

“Kau kenapa Siwon-ah?” Tanya Yesung khawatir, Siwon pun langsung tersadar dari lamunannya “Gwaenchana hyung, akh pesan apa saja yang kau inginkan, hyung. Aku ke toilet dulu”

“Chakama, kau akan pesan apa?”

“Samakan saja denganmu hyung” Siwon pun bangkit dari kursinya, melangkah mengikuti petunjuk arah panah yang menuliskan toilet. “Mengapa kafe ini mengingatkanku kepadamu? Mengingatkan keinginan mu untuk berlibur ke paris, bahkan bila aku menyetujui, setelah menikah kau ingin menetap disana” Siwonpun membasuh wajahnya, saat akan mengambil tisu di kotak tanpa sengaja tangannya menyentuh tangan lain di atas kotak itu yang segera membuatnya meminta maaf dan berpaling untuk melihat sang pemilik tangan.

“Kau…”,, ”Hyung..”

 

Flashback

“Yeboseyo.. baby Kyu, kau sedang ada dimana?” Siwon yang sedang mengendarai mobilnya masih sempat-sempatnya untuk menelephone Kyuhyunnya.

“Ak..aku sedang bersama chingudeul untuk mengerjakan tugas”

“Gwaenchana baby?” Siwon khawatir karena suara Kyuhyun seperti orang yang gugup “Ne gwaenchana hyung, hyung aku tutup dulu ya.. aku harus kembali bersama chingudeul, aku tidak enak bila meninggalkan mereka lama-lama”

“Ne baby, belajar yang rajin ya dan jangan lupa makan siangmu” setelahnya Siwon pun memutuskan sambungan telephone nya. Mobil yang ditumpanginya tepat berhenti di sebuah toko baju pengantin. Siwon memang sudah berniat akan meminang Kyuhyun setelah proyek yang ditanganinya untuk penambahan cabang Mall di luar negeri bisa terwujud.

 

Siwon pun berjalan menuju toko tersebut, ia berencana untuk sekedar melihat-lihat tuxedo, karena menurut beberapa rekannya yang sudah menikah, bahwa toko baju pengantin di kawasan Seoul itu yang terbaik. Siwon pun memasuki toko tersebut, ntah mengapa hatinya merasa sedih. Bukankah orang yang masuk ke dalamnya akan merasa senang, tapi mengapa ia merasa sedih saat memasukinya.

Siwon pun acuh dan tetap berjalan memasuki hingga kini ia berdiri dideretan tuxedo-tuxedo yang ada disana, ada satu yang menjadi pusat perhatiannya. Tuxedo yang dipasang di mannequin di salah satu sudut toko. Ia pun mendekatinya, tapi sebelum dirinya sampai ke hadapan tuxedo itu, terlihat seorang namja yang lebih tinggi darinya berdiri disana.

“Chagi, sepertinya ini cocok denganmu. Kemarilah” pinta sang namja. Seperti tertimpa batu besar dari atas tebing, Siwon hanya bisa terdiam membeku menyaksikan kekasihnya berjalan menghampiri namja yang memanggilnya dengan mesra “chagi”

 

Seperti merasa diperhatikan maka Kyuhyun pun menolehkan wajahnya kearah seseorang namja tampan yang sedari tadi melihatnya tak berkedip. “Siwon hyung” gumam Kyuhyun. Siwon sendiri hanya bisa melihat kearah Kyuhyun dengan sorot mata kecewa, sedih, marah, banyak perasaan lain yang hinggap di hatinya saat ini. “Siwon hyung!!” ujar Kyuhyun dengan sedikit berteriak, saat dirinya melihat Siwon mulai melangkah mundur dan hendak berbalik menuju pintu keluar.

“Siwon hyung, ini tidak seperti apa yang kau pikirkan hiks..hiks” Kyuhyun mempercepat langkahnya untuk mencegah Siwon pergi semakin menjauh, sedangkan namja lain yang juga sedang bersama mereka, Shim Changmin hanya bisa memandang Kyuhyun terluka, seseorang yang dicintainya dan bahkan akan segera meresmikan hubungan mereka ke pelaminan tidak dihiraukannya sama sekali. Shim Changmin bukan tidak mengetahui bahwa Kyuhyun sudah memiliki kekasih, akan tetapi permintaan kedua orang tuanya yang telah meninggal dan juga karena ia mencintai Kyuhyun yang membuatnya menjadi sosok yang egois.

“Siwon hyung..” GREP.. Kyuhyun sukses melingkarkan lengannya dipinggang Siwon, kepalanya ia sandarkan pada punggung Siwon. Siwon sendiri bukannya tidak tau bahwa kini kekasihnya sedang menangis dibelakangnya, tetapi ia terlalu syok melihat Kyuhyun bersama namja lain di toko baju pengantin bahkan namja lain itu memanggil Kyuhyunnya dengan sebutan chagi.

 

“Kenapa kau lakukan ini Kyu..” mendengar Siwon tidak memanggilnya dengan sebutan baby Kyu membuat ia merasa sakit. “Kenapa kau lakukan ini padaku? Apakah kau sudah tidak mencintaiku lagi?” ujar Siwon yang hanya dibalas dengan gelengan kepala dan suara sesenggukan menahan tangis dari Kyuhyun.

“JAWAB KYU!!” Kyuhyun tersentak dan langsung melepas pelukannya, baru kali ini Siwon membentaknya, sakit hatinya mungkin tidak bisa melebihi rasa sakitnya hati Siwon saat ini. “Jebal percaya padaku hyung.. ini bukan seperti apa yang hyung lihat..”

“Lalu seperti apa?” suara Siwon kembali melembut, karena bagaimanapun hancurnya hati Siwon saat ini, ia sebenarnya tidak bisa melihat Kyuhyunnya menangis terlebih didepannya seperti saat ini.

“Aku dijodohkan hyung..” belum sempat Kyuhyun melanjutkan ucapannya “Kenapa kau tak mengatakannya padaku, baby?”

“Aku takut hyung akan marah padaku, demi Tuhan aku tidak pernah ingin ini terjadi padaku.. tapi..” Kyuhyun menggantungkan kalimatnya, ia menghembuskan nafas kasar “Aku tidak bisa menolaknya..” ucapan Kyuhyun seakan memberikan jawaban semuanya. Siwon yang mendengarnya perlahan menurunkan tangannya yang awalnya sedang memeluk Kyuhyun, Siwon kecewa akan jawaban Kyuhyun. Tapi ia pun tidak bisa merubahnya, bukankah Kyuhyun nya, oh mungkin sekarang bukan lagi kyuhyunnya lagi. Telah dijodohkan bahkan mereka akan menikah, lalu bisa apa dirinya?

 

Siwon berjalan kembali menuju mobilnya, tidak dilihatnya Kyuhyun yang tercengang dengan perbuatannya. Kyuhyun yang masih akan melanjutkan ucapannya hanya bisa berdiri kaku melihat kepergian cintanya, kepergian Siwon yang mungkin tidak akan membuatnya bisa bertemu kembali. Tanpa ia dan Siwon sadari, sedari tadi percakapan maupun tindakan mereka tidak luput dari penglihatan Changmin, Changmin pun dapat melihat kehancuran seorang Kyuhyun, seseorang yang amat dicintainya. Kyuhyun kini menangis sesenggukan dipinggir jalan dengan bibir yang tak pernah berhenti mengucapkan “Miannae hyung, saranghae Siwon hyung”, siapapun yang melihatnya pasti akan merasa iba.

Flashback end

 

“Siwon hyung…” Siwon sendiri hanya terdiam membisu melihat seseorang yang akan dilupakannya kini berada dihadapannya, bila ia tidak mengingat bahwa seseorang yang ada dihadapannya itu sudah milik orang lain, ingin sekali ia memeluknya, menghilangkan segala rasa rindunya saat ini.

“Kyu..” hanya ucapan itu yang dapat ia ucapkan, tanpa mau berlama-lama Siwon pun memilih untuk kembali menuju mejanya, tapi belum ia akan pergi, Kyuhyun memegang tangannya erat. “Jangan pergi lagi hyung.. hiks.. aku merindukanmu hiks..hiks” masa bodoh dengan segala status yang kini disandang oleh Kyuhyun tapi ia kini hanya ingin memeluknya, memberikan ketenangan pada Kyuhyun, seseorang yang masih dan akan terus ia cintai.

“bogosipheo baby..” Kyuhyun yang mendengar bahwa Siwonnya sudah kembali menyebut dengan panggilan sayangnya, langsung melepaskan pelukannya. Ia menangkup wajah Siwon dengan kedua tangannya, wajah yang selalu ia rindukan kini berada dihadapannya. Maka itu tanpa menyia-nyiakannya Kyuhyun pun langsung mendekatkan wajahnya pada Siwon. Memberikan ciumannya pada seseorang yang ia cintai, ciuman pelepas rindu, mewakili perasaan cintanya. Siwon pun yang sudah merindukan ciuman itu pun membalasnya dengan agresif, ia benar-benar merindukan bibir tebal Kyuhyun yang selalu terasa manis dilidahnya. Lagi-lagi pasokan oksigen mengharuskan mereka menyudahinya, Kyuhyun menyandarkan dahinya di dahi Siwon. “Jangan melepasku lagi Siwon hyung..” seakan tidak mengerti dengan ucapan Kyuhyun, Siwon pun hanya tetap diam tidak membalas ucapannya.

“Jangan meninggalkanku lagi, aku mencintaimu..”

 

 (Namun bila ku harus tanpamu akan tetap ku arungi hidup tanpa bercinta)

Flashback

Kini Kyuhyun sedang menyendiri di kamarnya, tak ia biarkan satu orang pun untuk memasuki area nya termasuk kedua orang tua nya sekalipun. Wajahnya yang selalu terlihat putih pucat semakin pucat dan sembab, kejadian kemarin membuatnya seperti ini. Menjadi sosok Kyuhyun yang rapuh.

Tok..tok..tok..

“Kyu.. ini Ahra noona, biarkan noona masuk ne?” pintanya, tapi Ahra harus gigit jari karena untuk kesekian kali permintaannya tidak ditanggapi oleh Kyuhyun. Hingga Changmin yang sedang berkunjung ke kediaman Kyuhyun pun hanya bisa menangkap guratan kesedihan dari wajah Ahra.

“Biarkan aku saja yang mencoba membujuknya noona..” pinta Changmin, Ahra yang melihat Changmin berada di lantai atas dan kini mendekat ke arahnya hanya memandang dengan sorot mata yang tajam.

 

“Bisa aku berbicara padamu?” Changmin yang mendengar ajakan Ahra langsung mengiyakannya. Mereka berdua telah berada di taman belakang, sesekali Changmin menatap Ahra yang hanya bisa memandang lurus dengan tatapan kosong.

“Noona..” Changmin berusaha menyadarkan Ahra dan berhasil kini Ahra memandang Changmin, tapi pandangan itu terlihat begitu menyedihkan dan sarat permohonan. “Jebal, tinggalkan Kyu.. dia tidak bahagia bersamamu” air mata yang berusaha dibendung oleh Ahra kini mengalir tanpa aba-aba membasahi kedua pipi mulusnya.

“Noona..” belum sempat Changmin melanjutkan ucapannya, Ahra sudah memotongnya “Jebal Changmin.. bila kau memang benar-benar mencintai namdongsaeng seharusnya kau juga bisa melihatnya bahagia dengan orang yang dicintainya. Apa pernah Kyuhyun tersenyum tulus padamu? Apa pernah Kyuhyun tertawa bahagia bersamamu? Apa pernah Kyuhyun merajuk kepadamu? Apa pernah Kyuhyun memintamu sesuatu?” semua pertanyaan Ahra hanya dibalas dengan gelengan kepala Changmin.

 

“Kau mencintai Kyuhyun bukan?” Changmin kini menganggukkan kepalanya. “Kau mencintainya dengan tulus?” Changmin kembali mengangguk “Bisakah kau melepasnya?” Changmin terdiam, dia hanya bisa memikirkan apa yang harus ia lakukan. Hingga akhirnya Changmin berdiri dan langsung masuk ke dalam rumah Kyuhyun, Ahra yang melihat hanya acuh dan kembali menatap lurus ke kebun yang tepat berada dihadapannya.

Changmin memasuki ruang keluarga Kyuhyun, disana terlihat kedua orang tua Kyuhyun yang terdiam membisu. Changmin langsung mendudukan dirinya di sofa tepat berhadapan dengan kedua orang tua Kyuhyun.

“Ahjussi.. ahjumma.. aku tau mungkin aku adalah beban bagi kalian, kalian ingin membalas jasa kedua orang tuaku. Bahkan saat ini kalian ingin menukar kebahagiaan Kyuhyun hanya untuk bisa membalasnya. Tapi kini aku ingin mengatakan bahwa aku, Shim Changmin bahagia atas perjodohan ini, tapi aku Shim Changmin hanya akan menjadi sahabat bagi Cho Kyuhyun.” Ujar Changmin to the point.

 

“Changmin…” ucapan eoma Cho terputus “Aku ingin membatalkan semuanya ahjussi, ahjumma.. aku ingin melihat Kyuhyun bahagia walau bukan denganku. Terima kasih kalian mau menerima perjodohan ini, tapi mungkin aku dan Kyuhyun tidak pernah digariskan untuk berjodoh menjadi sepasang suami istri. Dengan ini juga aku meminta izin untuk pamit, aku akan menjalankan bisnis mendiang appa di Amerika” Changmin berdiri lalu sedikit menunduk hormat “Aku pamit.. salam kepada Kyuhyun dan juga Ahra noona” sebelum pergi menuju pintu eoma Cho langsung memeluk Changmin. “Gomawo.. gomawo Changmin-ah” yang hanya dibalas dengan senyuman dari Changmin.

 

Changmin pergi dengan hati yang tenang, karena ia bisa melepas dengan ikhlas Kyuhyun. Kyuhyun yang amat dicintainya. Kyuhyun yang mengetahui tentang pembatalan pernikahannya hanya bisa tersenyum senang, tetapi senyuman itu kembali hilang sejak ia mengetahui kepergian Siwon dari Yesung. Yesung yang ditemuinya di apartemen milik Siwon, hanya memberitahukan bahwa Siwon akan menetap lama di Eropa. Setelah itu Yesung pun sama seperti Siwon menghilang. Kyuhyun tidak bisa lagi mencari tau tentang Siwonnya. Semua akses komunikasi dengan Siwon terputus begitu saja, karena Siwon tidak pernah mengangkat telephone nya maupun membalas email dan juga message nya.

Flashback end

 

(Hanya dirimu yang pernah tenangkanku dalam pelukmu saat ku menangis)

Rahasia Hati­

Aku kini berada dimeja tempatku tadi dengan Yesung hyung makan, tetapi disini juga ada Kyuhyun yang duduk disampingku, “Apa ada cerita yang aku tidak tau?” tanyaku.

“Aku.. aku.. aku tidak jadi menikah dengannya hyung..”

“Maksudmu??” Yesung hyung langsung mencoba menanyakan jawaban Kyuhyun tadi.

“Aku tidak jadi menikah dengan Changmin.. setelah kejadian itu, keesokan harinya Changmin datang ke pada kedua orang tuaku, dengan berbesar hati Changmin menolak perjodohan kami.”

“Tapi kenapa?” aku masih penasaran, mengapa Changmin melepaskan Kyuhyun begitu saja.

 

“Aku tidak tau hyung, hanya saja aku merasa bersalah padanya. Kedua orang tua nya telah tiada, aku ingin membantunya bahagia walau bukan berarti aku ingin menjadi pendamping hidupnya. Aku hanya menanggapnya sebagai sahabat terbaikku. Setelah percakapan itu, Changmin berpamitan dengan keluargaku, karena ia akan memulai hari barunya di Amerika. Kini aku pun mengetahui bahwa ia telah menikah dengan Kim Kibum, teman semasa elementary school nya.”

“Aku ingin memberitahukannya padamu, tetapi saat aku berada diapartemenmu Yesung hyung mengatakan kau sudah pergi ke Eropa. Aku berulang kali mengirimkan email tapi tidak ada satupun balasan dari mu hyung”

Aku memandang ke arahnya yang menunduk sedih “Miannae baby, hyung salah. Seharusnya hyung memperjuangkanmu, bukan dengan pengecutnya meninggalkanmu. Miannae, mian.. jeongmal miannae, baby”

Kyuhyun mengambil tanganku dan menggemgamnya erat “Tidak hyung, jangan menyalahkan dirimu lagi.. karena semua telah terjadi. Maka lebih baik kita melupakannya, anggap saat itu adalah ujian terbesar hubungan kita.”

“Jadi apakah kita kembali merajut cinta ini?” tanyaku memastikan. Hanya anggukan jawabannya, semburat merah muncul dikedua pipinya. Inilah Kyuhyun yang selalu aku rindukan.

 

“Ja.. kita makan, hentikan dulu lovey dovey kalian” Yesung hyung merusak moment kami. Tapi aku pun harus berterima kasih padanya, andai Yesung hyung tidak mengajakku kemari mungkin aku masih tidak akan mengerti dan mengetahui tentang kebenarannya.

“Tapi aku senang pada akhirnya kalian bisa bersama kembali. Maka Siwon pasti akan segera menyusulku untuk menikah bukan?” ucapannya yang langsung membuatku tersedak.

“Gwaenchana hyung?” Tanya Kyuhyun khawatir, “Ne baby, gwaenchana..”

“Ya kau benar Yesung hyung.. aku akan segera mengikatnya di pelaminan, pada akhirnya kau akan berganti marga menjadi Choi Kyuhyun, bagaimana baby?” kyuhyun hanya tersenyum malu, tapi aku tau dengan pasti bahwa ini jelas adalah jawaban YA atas pertanyaanku. “Secepatnya aku pasti akan menikahimu, baby. Aku janji”

 

-end-

Advertisements

48 thoughts on “Rahasia Hati (Chap.2/ending)

  1. jd gitu ceritanya, sukur deh babykyu gak jd nikah ama changmin, mereka itu lebih pantas jd sahabat. cuma sayang siwon udah keburu pergi ke eropa dan baru 5 tahun kemudian dia kembali ke korea. dan akhirnya wonkyu bertemu lg, mereja meang udah jodoh. sequel wonkyu nikah.

  2. Happy endiiiing…..yaaayyyyy….
    Memang feelnya berasa banget ya kalo bacanya sambil dengar lagunya…nyesek ama sedihnya langsung ketengkep jlebbb dihati…

  3. sukaaaaaaaaaaaaaa sama endingnya… 🙂 🙂
    salut sama changmin yang udah berbesar hati merelakan kyu…
    yesung Oppa… aigooo…
    kita merindukanmu bang…
    cepet balik yah dri wamil… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s